Honor Watch GS 5: Smartwatch Pertama Skrining Henti Jantung
- Istimewa
- Honor Watch GS 5 menjadi smartwatch pertama yang mendukung riset skrining henti jantung mendadak (sudden cardiac arrest).
- Perangkat ini menawarkan daya tahan baterai ekstrem hingga 23 hari, memecahkan masalah pengisian daya harian.
- Honor membanderol Honor Watch GS 5 seharga 699 yuan atau sekitar Rp1,7 juta, menantang dominasi Huawei di pasar wearable.
Merek elektronik raksasa asal China, Honor, resmi menggebrak pasar jam tangan pintar global. Honor meluncurkan perangkat wearable terbarunya, yaitu Honor Watch GS 5, dalam gelaran peluncuran Magic 8 Pro Air pekan ini.
Peluncuran ini menandai langkah strategis perusahaan menghadirkan "penjaga proaktif" bagi kesehatan pengguna. Perangkat baru ini membawa dua keunggulan utama yang jarang ditemukan di kelasnya.
Pertama, Honor Watch GS 5 mampu melakukan skrining henti jantung mendadak. Kedua, perangkat ini menawarkan daya tahan baterai fantastis yang mencapai 23 hari. Tentu saja, Honor Watch GS 5 siap menjadi penantang serius bagi kompetitor utama mereka, seperti Huawei.
Terobosan Biometrik: Skrining Henti Jantung Mendadak
Honor kini memimpin inovasi di sektor pemantauan biometrik. Watch GS 5 secara eksklusif menjadi satu-satunya jam tangan pintar di industri yang mendukung riset mendalam mengenai skrining henti jantung mendadak.
Teknologi ini bekerja jauh lebih canggih dibandingkan pelacak denyut nadi standar.
Sistem pada Honor Watch GS 5 secara spesifik mendeteksi kemampuan saraf vagus. Saraf tersebut berfungsi mengatur ritme jantung melalui pemantauan kekuatan deselerasi detak jantung.
Perangkat lunak canggih di dalamnya aktif membangun profil jangka panjang pengguna. Profil ini berguna untuk mengidentifikasi tren kardiovaskular serta risiko tersembunyi yang mungkin tidak disadari.
Fungsi Peringatan Dini dan Kesehatan Kardiovaskular
Fitur skrining ini berfungsi sebagai sistem peringatan dini yang sangat krusial, atau
first-alert. Perangkat dapat mendeteksi penyakit atrium dan jantung.
Penyakit tersebut mencakup detak prematur, sleep apnea, hingga irama jantung yang tidak teratur kapan saja. Fitur ini jelas menempatkan Honor di garis depan teknologi kesehatan wearable.
Daya Tahan Baterai Tak Tertandingi hingga 23 Hari
Satu keluhan utama pengguna smartwatch adalah keharusan pengisian daya harian. Honor menyelesaikan masalah ini dengan inovasi signifikan.