Modus Baru Penipuan OpenAI, Fitur Undangan Jadi Senjata Siber
- Istimewa
Modus yang lebih berbahaya dikenal sebagai vishing. Penyerang mengirimkan pemberitahuan palsu yang mengklaim langganan pengguna telah diperpanjang dengan nilai transaksi besar. Korban diarahkan untuk segera menghubungi nomor tertentu guna “membatalkan” tagihan tersebut. Kontak telepon palsu ini justru membuka risiko keamanan lanjutan atau pencurian data.
Penyerang sengaja menonjolkan isi penipuan dengan format huruf tebal. Meskipun secara struktural pesan tersebut tidak selaras dengan format undangan kolaborasi proyek yang asli, penyerang meyakini korban tidak akan memperhatikan anomali ini.
Langkah Mitigasi dan Tanggung Jawab Platform
Mengingat modus Penipuan OpenAI ini mengandalkan kepercayaan pada brand besar, pengguna harus meningkatkan kewaspadaan. Selalu verifikasi undangan yang diterima dengan cermat, bahkan jika berasal dari domain terpercaya.
Pengguna wajib menghindari mengklik tautan yang disematkan atau menghubungi nomor telepon yang tertera dalam email mencurigakan. Gunakan selalu otentikasi multi-faktor (MFA) untuk semua akun digital yang sensitif.
Lazaricheva juga mendorong pengguna segera melaporkan email mencurigakan kepada penyedia platform. Lebih lanjut, Ia merekomendasikan brand teknologi besar seperti OpenAI untuk mempertimbangkan ulang fitur-fitur mereka agar tidak dapat disalahgunakan penyerang siber.