LG Luncurkan AC Whisen 2026 dengan Teknologi AI Cold Free!
- LG
Gadget – LG Electronics resmi memperkenalkan generasi terbaru dari lini premium air conditioner-nya: LG Whisen Objet Collection Tower I dan View I Pro 2026. Diluncurkan di Korea Selatan pada 22 Januari 2026, kedua model ini bukan sekadar pembaruan estetika melainkan lompatan besar dalam teknologi pendinginan berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang untuk mengatasi masalah klasik AC konvensional: udara terlalu dingin saat sedang mengeringkan kelembapan.
Inti inovasi terletak pada AI Cold Free, sistem pendinginan dua tahap yang memungkinkan ruangan tetap sejuk tanpa sensasi dingin menusuk. Dibanderol antara KRW 4,2–5,97 juta (sekitar Rp42–60 juta), AC ini menyasar konsumen premium yang mengutamakan kenyamanan, efisiensi energi, dan otomasi rumah pintar.
Artikel ini mengupas tuntas cara kerja AI Cold Free, fitur AI canggih, desain ergonomis, serta posisi Whisen 2026 dalam ekosistem rumah cerdas LG.
Masalah Lama AC Konvensional: Dingin Berlebih Saat Dehumidifikasi
Selama puluhan tahun, AC bekerja dengan prinsip sederhana: mendinginkan udara hingga titik embun, sehingga uap air mengembun dan terbuang. Namun, proses ini selalu menghasilkan suhu ruangan yang turun drastis, membuat penghuni merasa kedinginan meski hanya ingin mengurangi kelembapan.
LG menjawab keluhan ini lewat AI Cold Free, sebuah sistem eksklusif yang memisahkan proses pengeringan dan pendinginan menjadi dua tahap berbeda menggunakan heat exchanger ganda:
- Tahap 1 – Pengeringan: Udara dilewatkan melalui koil pendingin pertama untuk menghilangkan kelembapan.
- Tahap 2 – Reheating: Udara kering kemudian dipanaskan kembali secara presisi agar mencapai suhu yang diinginkan pengguna tanpa rasa dingin berlebih.
Hasilnya: udara kering, sejuk, dan nyaman, cocok untuk iklim tropis seperti Indonesia yang lembap tapi tidak ingin “beku” di dalam ruangan.
AI Airflow dengan Sensor Radar: AC yang Tahu Di Mana Anda Duduk
Teknologi pendinginan bukan satu-satunya inovasi. LG juga meningkatkan AI Airflow dengan sensor radar berfrekuensi tinggi yang mampu:
- Mendeteksi keberadaan dan pergerakan pengguna dalam ruangan
- Mengukur suhu lokal di sekitar tubuh pengguna
- Menyesuaikan arah dan kekuatan hembusan angin secara real-time
Saat ruangan panas, sistem mengaktifkan aliran udara kuat untuk pendinginan cepat. Begitu suhu ideal tercapai, aliran beralih ke mode halus atau terarah, menghindari hembusan langsung ke tubuh sekaligus menghemat energi hingga 15% menurut uji internal LG.