Korea Selatan Rilis Regulasi AI Pertama: Pengawasan Wajib!
- GSMArena
Terlebih lagi, semua keluaran yang dihasilkan oleh AI generatif harus dilabeli secara jelas. Ini berlaku untuk konten yang sangat sulit dibedakan dari realitas. Tujuannya adalah melawan disinformasi dan meningkatkan kesadaran publik.
Sanksi dan Periode Tenggang
Pemerintah memberikan masa tenggang minimal satu tahun bagi perusahaan untuk menyesuaikan diri. Pemberlakuan denda baru akan dimulai setelah periode tersebut berakhir. Sanksi ini cukup signifikan.
Perusahaan yang gagal melabeli keluaran AI generatif dapat menghadapi denda hingga 30 juta KRW. Jumlah ini setara dengan sekitar 20.480 Dolar AS. Langkah tegas ini menunjukkan keseriusan Korea Selatan dalam menegakkan Regulasi AI Korea Selatan.
Analisis Dampak Global dari Undang-Undang Dasar AI
Meskipun bertujuan menciptakan ekosistem AI yang aman, undang-undang ini menimbulkan kekhawatiran serius di kalangan startup lokal. Para pengembang teknologi cemas terhadap ketentuan undang-undang yang dianggap masih samar.
Ambiguita hukum ini dapat mendorong pendekatan yang kurang inovatif. Startup mungkin memilih strategi yang aman, tetapi kaku, hanya untuk menghindari risiko regulasi yang mahal. Mereka takut kehilangan keunggulan kompetitif.
Kementerian Sains dan TIK telah merespons kekhawatiran ini. Mereka menyediakan platform panduan khusus selama masa tenggang. Selain itu, sebuah pusat dukungan didedikasikan untuk membantu perusahaan, khususnya startup. Dengan langkah ini, Korea Selatan berusaha menyeimbangkan inovasi teknologi dengan keselamatan publik, memimpin jalan bagi standar global Regulasi AI Korea Selatan di masa depan.