Beli HP Dapat Helm dan Baterai 6.000 mAh: Nubia V80 Max Siap Jadi Idola Baru Ojol?
- Nubia
Gadget – Bunyi yang terdengar saat Nubia V80 Max menghantam lantai ubin bukanlah suara "krak" kaca pecah yang menyayat hati, melainkan bunyi "buk" yang tumpul dan padat.
Saat ponsel seharga Rp 1,8 jutaan ini dipungut kembali, tidak ada rasa licin yang mengkhawatirkan. Panel belakangnya memiliki tekstur kasar yang kesat, seolah menempel erat di kulit telapak tangan yang basah oleh keringat sekalipun. Inilah realitas fisik dari jagoan baru Nubia Indonesia yang resmi meluncur kemarin (22/1/2026).
Di saat pabrikan lain berlomba memoles bodi kaca mengkilap yang rapuh, Nubia justru mengambil jalur nekat: merilis perangkat yang siap "dihajar" di jalanan aspal tanpa perlu dimanja.
Dimensi Solid untuk Visibilitas Maksimal
Mari bicara jujur soal dimensi fisik Nubia V80 Max. Saat digenggam, bobotnya terasa mantap dan substansial. Ini bukan beban yang memberatkan, melainkan sensasi padat yang meyakinkan—tanda ada baterai jumbo 6.000 mAh yang siap menemani aktivitas seharian tanpa perlu repot menggenggam powerbank tambahan yang panas.
Konstruksi bongsor ini hadir dengan tujuan yang jelas. Saat disimpan di dalam saku celana, profilnya yang tebal justru memberikan rasa aman; ponsel terasa "duduk" dengan pas dan tidak akan mudah terselip atau jatuh tanpa disadari ketika sedang berkendara.
Nilai dari dimensi ekstra ini baru benar-benar terasa saat layar 6,9 incinya menyala di bawah terik matahari Jakarta jam 12 siang. Peta navigasi terlihat sangat lega, garis jalannya tegas, dan pengguna tidak perlu menyipitkan mata sedikit pun untuk melihat titik jemput. Sebuah kompromi ukuran yang sangat sepadan demi kenyamanan visual di jalanan.
Fitur yang Mengerti "Kerasnya Jalanan"
Sertifikasi ketahanan jatuh TÜV hingga 1,8 meter dan rating IP64 pada ponsel ini bukan sekadar stiker promosi. Saat cipratan air hujan atau debu jalanan mengenai bodinya, tidak ada kepanikan untuk segera mencari tempat berteduh.
Nubia juga menyuntikkan fitur Link Booster dan GPS presisi tinggi. Bagi para pengemudi ojol atau kurir logistik, ini berarti kuncian lokasi (lock GPS) yang lebih "menggigit" dan sinyal yang tidak mudah hilang timbul saat harus masuk ke gang-gang sempit yang terhalang beton.