Smartphone Pertama dengan 3 OS! NexPhone Jalankan Android, Windows 11, dan Linux Sekaligus
- NexPhone
Gadget – Dunia smartphone selama ini didominasi oleh dua sistem operasi: Android dan iOS. Namun kini, batas itu mulai kabur. Nex Computer, perusahaan yang dikenal sebagai pengembang aksesoris laptop dan PC, meluncurkan terobosan radikal: NexPhone, smartphone pertama di dunia yang secara resmi menjalankan tiga sistem operasi sekaligus Android 16, Windows 11, dan Linux berbasis Debian.
Bukan sekadar gimmick, NexPhone dirancang untuk menjadi perangkat hibrida yang bisa berfungsi sebagai ponsel harian, workstation Linux, bahkan PC Windows portabel semua dalam satu genggaman. Dengan harga USD 549 (sekitar Rp9 juta) dan pengiriman mulai kuartal III 2026, pertanyaannya bukan hanya “apakah ini mungkin?”, tapi “apakah ini benar-benar dibutuhkan?”
Artikel ini mengupas tuntas konsep unik NexPhone, cara kerja triple-OS-nya, spesifikasi teknis, target pengguna, serta tantangan besar di balik ambisi teknologinya.
Konsep Revolusioner: Tiga Sistem Operasi dalam Satu Perangkat
NexPhone tidak menggunakan emulator atau virtualisasi ringan. Ia memanfaatkan NexOS, sebuah lapisan manajemen sistem yang memungkinkan pengguna:
- Menggunakan Android 16 sebagai sistem utama untuk aplikasi harian, media sosial, dan komunikasi.
- Menjalankan Linux (Debian) di dalam lingkungan Android melalui container atau chroot ideal untuk developer, sysadmin, atau pengguna CLI.
- Boot langsung ke Windows 11 for ARM, lengkap dengan antarmuka berbasis tile ala Windows Phone dan dukungan Progressive Web Apps (PWA).
Yang menarik, Windows 11 di NexPhone bukan versi modifikasi atau ROM custom melainkan sistem operasi resmi Microsoft yang dioptimalkan untuk arsitektur ARM. Ini berarti kompatibilitas dengan aplikasi Win32 (via emulator), Microsoft Office, Edge, dan bahkan beberapa game ringan.
Antarmuka Windows-nya sengaja mengadopsi desain Metro UI lama bukan karena nostalgia, tapi karena efisiensi pada layar kecil dan navigasi sentuh yang intuitif.
Desktop Mode: Jadikan NexPhone Sebagai PC Portabel
Salah satu fitur paling menjanjikan dari NexPhone adalah kemampuannya bertransformasi menjadi PC mini. Cukup hubungkan ke monitor eksternal via USB-C dengan video-out, tambahkan keyboard dan mouse, dan pengguna bisa langsung bekerja di:
- Lingkungan Windows 11 untuk dokumen, spreadsheet, atau presentasi
- Terminal Linux untuk coding, server management, atau penetration testing
- Android untuk multitasking ringan atau akses aplikasi mobile eksklusif
Nex Computer bahkan menyediakan USB-C hub khusus yang mengintegrasikan port HDMI, USB-A, Ethernet, dan pengisian daya menjadikan NexPhone sebagai alternatif ultrabook murah bagi pelajar, freelancer, atau profesional lapangan.
Desain Tangguh, Bukan Mewah: Fokus pada Ketahanan, Bukan Estetika
Berbeda dengan flagship yang mengejar desain premium, NexPhone justru tampil sederhana dan fungsional. Tapi jangan salah di balik tampilannya yang minimalis, perangkat ini dibangun untuk bertahan di kondisi ekstrem.
Sertifikasi Ketahanan:
- MIL-STD-810H: tahan guncangan, getaran, suhu ekstrem, dan kelembapan
- IP68: kedap air hingga kedalaman 1,5 meter selama 30 menit
- IP69K: tahan semprotan air bertekanan tinggi dan pembersihan uap panas
Ini menjadikan NexPhone ideal untuk pekerja konstruksi, petugas lapangan, militer, atau traveler ekstrem yang butuh perangkat andal di lingkungan keras.
Layar dan Material:
- 6,58 inci LCD (2403 x 1080 piksel, 120 Hz)
- Dilindungi Gorilla Glass 3
Panel LCD dipilih demi stabilitas termal dan konsumsi daya rendah bukan demi warna vivid seperti OLED
Spesifikasi Teknis: Performa yang Seimbang untuk Multi-OS
Untuk menjalankan tiga sistem operasi, NexPhone membutuhkan hardware yang kuat namun efisien. Berikut rinciannya:
- SoC
Qualcomm QCM6490 (ARM64, octa-core) - GPU
Adreno 643 - RAM
12 GB LPDDR5 - Penyimpanan
256 GB UFS + microSD (hingga 1 TB) - Baterai
5.000 mAh, fast charging 18W, wireless charging - Konektivitas
Wi-Fi 6E, Bluetooth 5.2, NFC, USB-C 3.1 (dengan DisplayPort Alt Mode)
Qualcomm QCM6490 dipilih karena:
- Kompatibel penuh dengan Windows 11 on ARM
- Mendapat dukungan driver dan keamanan hingga 2036
- Efisien untuk beban kerja multi-OS
Meski bukan chipset flagship, QCM6490 cukup untuk menjalankan Linux ringan, Android 16, dan Windows 11 versi ARM terutama dalam skenario desktop mode dengan pendinginan pasif.
Kamera dan Multimedia: Cukup untuk Kebutuhan Dasar
NexPhone tidak menargetkan fotografer atau content creator. Kameranya fungsional:
- Belakang: 64 MP (utama) + 13 MP (ultra-wide)
- Depan: 10 MP untuk video call dan meeting online
Kualitas gambar cukup untuk dokumentasi, scan dokumen, atau Zoom meeting sesuai dengan filosofi perangkat sebagai alat produktivitas, bukan hiburan.
Harga dan Ketersediaan
- Harga: USD 549 (~Rp9 juta)
- Pre-order deposit: USD 199
- Pengiriman: Mulai Q3 2026
- Target pasar: Profesional IT, developer, pekerja lapangan, dan tech enthusiast
Dengan harga di bawah flagship Android, NexPhone menawarkan nilai unik bukan dari kamera atau desain, tapi dari fleksibilitas sistem operasi dan ketahanan ekstrem.
Tantangan Besar: Apakah Triple OS Benar-Benar Praktis?
Meski inovatif, NexPhone menghadapi sejumlah tantangan:
- Kompleksitas Penggunaan: Rata-rata pengguna mungkin bingung mengelola tiga OS.
- Pembaruan Sistem: Siapa yang bertanggung jawab atas update Windows, Android, dan Linux?
- Daya Tahan Baterai: Menjalankan Windows 11 di ARM tetap boros daya dibanding Android.
- Aplikasi Windows Terbatas: Banyak software x86 tidak berjalan optimal di ARM.
Namun, bagi niche market seperti developer embedded, sysadmin, atau agen lapangan yang butuh akses ke berbagai lingkungan sistem NexPhone bisa jadi alat serba guna yang revolusioner.
Kesimpulan: Bukan untuk Semua Orang, Tapi Game-Changer bagi yang Tepat
NexPhone bukan smartphone biasa. Ia adalah eksperimen berani yang menantang norma industri. Dengan menggabungkan Android, Windows 11, dan Linux dalam satu perangkat tahan banting, Nex Computer menawarkan solusi unik bagi mereka yang tidak ingin membawa tiga perangkat berbeda.
Apakah ini masa depan smartphone? Mungkin belum. Tapi bagi segelintir pengguna yang membutuhkan fleksibilitas maksimal dalam bentuk portabel, NexPhone bukan sekadar gadget ia adalah senjata produktivitas.
Dan siapa tahu? Jika sukses, kita mungkin akan melihat Samsung, Apple, atau Google mulai mengeksplorasi konsep serupa dalam lima tahun ke depan.
| Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Anime, Game, Tech dan Berita lainnya setiap hari melalui social media Gadget VIVA. Ikuti kami di : | |
|---|---|
| @gadgetvivacoid | |
| Gadget VIVA.co.id | |
| X (Twitter) | @gadgetvivacoid |
| Whatsapp Channel | Gadget VIVA |
| Google News | Gadget |