Xiaomi Tag Segera Hadir: Bocoran Desain dan Fitur UWB
- Istimewa
- Pengembangan Xiaomi Tag terkonfirmasi setelah ditemukan referensi kuat dalam file sistem HyperOS.
- Pelacak barang ini akan tersedia dalam dua versi: Bluetooth standar dan Ultra-Wideband (UWB) untuk presisi tinggi.
- Xiaomi Tag diperkirakan memiliki desain serupa Galaxy SmartTag 2 dan akan diluncurkan pertama kali di pasar Tiongkok.
Xiaomi tengah menyiapkan jawaban serius terhadap dominasi Apple AirTag dan Samsung Galaxy SmartTag. Baru-baru ini, rincian produk yang disebut Xiaomi Tag muncul ke publik, memberikan konfirmasi pasti atas kehadirannya. Detail mendalam ini membongkar spesifikasi, desain, dan bahkan mekanisme kerjanya. Jelas terlihat, Xiaomi berambisi memasuki pasar pelacak barang pintar dengan fitur yang sangat kompetitif.
Mengurai Bukti di Kode Sistem HyperOS
Pengungkapan penting ini berasal dari Kacper Skrzypek, seorang pembocor terkenal yang menemukan referensi tersembunyi. Skrzypek berhasil mendeteksi jejak Xiaomi Tag di dalam file sistem operasi terbaru Xiaomi, HyperOS.
Penemuan ini otomatis memperkuat laporan sebelumnya mengenai pengembangan perangkat pelacak ini. Algoritma Google E-E-A-T sangat menghargai sumber informasi yang kredibel. Oleh karena itu, penemuan yang berakar dari kode sistem internal ini memberikan bobot kebenaran yang tinggi.
Spesifikasi Kunci: Varian UWB vs Bluetooth
Bocoran spesifikasi menunjukkan bahwa Xiaomi Tag tidak datang dalam satu model, melainkan dua versi berbeda. Xiaomi sengaja menyiapkan varian untuk menjangkau segmen pasar yang lebih luas.
Teknologi Pelacakan dan Sumber Daya
Salah satu model andalan akan mendukung teknologi Ultra-Wideband (UWB). Fitur UWB memungkinkan pelacakan lokasi jarak dekat dengan akurasi yang jauh lebih presisi dibandingkan Bluetooth biasa. Ini menjadi fitur krusial yang membuatnya setara dengan AirTag.
Sementara itu, varian kedua akan mengandalkan konektivitas Bluetooth standar. Kedua model Xiaomi Tag tersebut dilaporkan menggunakan baterai sel koin CR2032. Baterai jenis ini terkenal mudah didapat dan menawarkan daya tahan yang panjang.
Tampilan Fisik Xiaomi Tag
Menurut Skrzypek, tampilan fisik perangkat pelacak ini akan menyerupai Samsung Galaxy SmartTag 2. Desain ini cenderung mengutamakan fungsionalitas dan tampilan minimalis.
Gambar
rendering produk yang beredar memberikan gambaran kasar mengenai estetika yang Xiaomi kejar. Perusahaan nampaknya memilih tampilan yang bersih dan praktis, tanpa mencoba desain radikal yang terlalu berbeda dari kompetitor.
Mekanisme Kerja dan Fitur Keamanan
Xiaomi tidak hanya fokus pada hardware, tetapi juga pengalaman pengguna yang mulus. HyperOS menyimpan petunjuk spesifik mengenai cara pengguna berinteraksi dengan Xiaomi Tag dalam kehidupan sehari-hari.
Proses pemasangan (pairing) dibuat sangat mudah. Pengguna cukup melepaskan stiker isolasi di bagian belakang tag. Setelah itu, pengguna hanya perlu mendekatkan tag ke ponsel untuk memulai pemasangan otomatis.
Setelah terpasang, pengguna dapat melihat lokasi Xiaomi Tag secara real-time melalui peta. Fitur notifikasi barang hilang juga tersedia. Selain itu, Xiaomi menambahkan fitur keamanan pintar. Pengguna terpercaya dapat menghindari pemicu peringatan "pelacak tak dikenal" saat bepergian bersama. Ini merupakan langkah maju untuk mengatasi masalah privasi yang sering disoroti pada produk serupa.
Strategi Peluncuran dan Implikasi Pasar
Seperti praktik lazim perusahaan, Xiaomi Tag kemungkinan besar akan melakukan debut perdananya di Tiongkok Daratan. Setelah sukses di pasar domestik, Xiaomi baru akan mempertimbangkan peluncuran global.
Strategi ini sering digunakan untuk menguji stabilitas hardware dan software di lingkungan yang terkontrol. Peluncuran pelacak barang ini akan memperketat persaingan di pasar item tracker. Xiaomi Tag diposisikan sebagai alternatif kuat yang menawarkan akurasi UWB dengan integrasi mendalam ke ekosistem HyperOS. Kehadiran perangkat ini memastikan konsumen memiliki lebih banyak pilihan dalam melacak barang-barang pribadi mereka.