Airlangga Gaet Nvidia Cs: Investasi Teknologi Digital di WEF 2026

Airlangga Gaet Nvidia Cs: Investasi Teknologi Digital di WEF 2026
Sumber :
  • Istimewa

WEF 2026: Momentum Akselerasi Adopsi AI Indonesia
  • Menko Airlangga mengadakan pertemuan bilateral penting dengan pimpinan perusahaan digital AS (Nvidia, AWS, Docusign) di sela WEF Davos 2026.
  • Fokus pembahasan adalah peluang Investasi Teknologi Digital di Indonesia, terutama pengembangan data center dan keamanan siber.
  • Agenda pemerintah juga mencakup pidato strategis Presiden Prabowo Subianto mengenai stabilitas dan visi ekonomi baru Indonesia.
  • Indonesia juga menjajaki investasi strategis dengan Yordania, melanjutkan Nota Kesepahaman sebelumnya.

Bos Teknologi Klaim AI Buka Lapangan Kerja Fisik Besar-besaran

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto secara aktif mencari peluang besar bagi negara. Kamis (22/1/2026) lalu, beliau bertemu langsung dengan sejumlah pimpinan raksasa teknologi Amerika Serikat di sela-sela World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss. Pertemuan strategis ini bertujuan membahas tindak lanjut perundingan tarif dan mendorong percepatan Investasi Teknologi Digital di Indonesia. Inisiatif pemerintah membuka pintu lebar bagi pendanaan di sektor kritis seperti data center, keamanan siber, dan infrastruktur digital.

Raksasa Digital AS Membidik Infrastruktur Indonesia

Alienware Area-51 2026 dengan Ryzen 9850X3D dan RTX 5090 Resmi Diluncurkan

Airlangga menjamu delegasi bisnis AS di Indonesia Pavilion. Pertemuan ini menjadi tindak lanjut penting dari perundingan tarif yang melibatkan kedua negara sebelumnya. Fokusnya jelas: bagaimana dunia usaha AS dapat berkolaborasi dalam memajukan ekonomi digital Indonesia.

Perusahaan-perusahaan besar dunia menunjukkan minat serius terhadap potensi pasar di Nusantara. Di antara perusahaan yang hadir dan diklaim tertarik adalah Nvidia, Amazon Web Service (AWS), Docusign, Crowdstrike, dan Cloudflare. Mereka mewakili sektor komputasi awan, kecerdasan buatan, hingga keamanan siber global.

KEK Nongsa Jadi Representasi Kesiapan Indonesia

Sebagai representasi dari dunia usaha dan ekosistem teknologi Indonesia, Nongsa Digital Park turut menghadiri dialog tersebut. Nongsa Digital Park merupakan pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Batam. Kehadiran mereka menegaskan kesiapan Indonesia menyediakan lokasi dan fasilitas ideal bagi Investasi Teknologi Digital.

Diskusi tersebut menggarisbawahi tren ekonomi digital global saat ini. Para investor asing tertarik mengembangkan ekosistem teknologi di Nusantara. Sektor prioritas yang dibahas meliputi pembangunan data center berteknologi tinggi dan penguatan ketahanan keamanan siber nasional. Langkah ini merupakan aksi konkret untuk memajukan daya saing ekonomi digital Indonesia.

Manuver Diplomasi Investasi dan Pesan Stabilitas Prabowo

Selain menggalang investasi dari raksasa AS, Menko Airlangga juga memperluas jaringan strategis di Timur Tengah. Di hari yang sama, beliau bertemu dengan Menteri Investasi Yordania, Tareq Abu Ghazaleh.

Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh Menteri Investasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani dan Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia Pandu Sjahrir. Mereka secara khusus membahas tindak lanjut atas Nota Kesepahaman antara Danantara dan Jordan Investment Fund. Tujuannya adalah membuka peluang investasi strategis di Kerajaan Hashemite Yordania.

Visi Ekonomi Pro-Rakyat Presiden Terpilih

Seluruh rangkaian agenda pemerintah di WEF 2026 didukung oleh kehadiran Presiden Prabowo Subianto. Presiden memberikan Special Address di Davos Congress Center pada hari yang sama. Partisipasi ini dinilai strategis untuk menyampaikan visi ekonomi baru Indonesia di mata global.

Prabowo menegaskan bahwa perdamaian dan stabilitas adalah prasyarat fundamental bagi kemakmuran. "Keduanya bukanlah kemewahan, melainkan merupakan prasyarat utama bagi pertumbuhan ekonomi dan kemakmuran bersama," ujar Presiden. Airlangga menjelaskan, Presiden secara tuntas memaparkan program ekonomi prioritas yang pro-rakyat. Program ini mengutamakan kolaborasi erat antara pemerintah dan dunia usaha. Inti dari kepemimpinan Indonesia saat ini adalah: kebijakan sosial harus meningkatkan produktivitas, dan produktivitas harus menghasilkan pertumbuhan.

Implikasi Kunjungan WEF terhadap Pertumbuhan Investasi Jangka Panjang

Kehadiran delegasi Indonesia di WEF Davos 2026 mengirimkan sinyal kuat kepada pasar global. Komitmen pemerintah, didukung penuh oleh Presiden Prabowo, untuk menarik Investasi Teknologi Digital dari pemain kunci seperti Nvidia dan AWS menegaskan keseriusan Indonesia. Indonesia ingin menjadi pemain utama ekonomi digital Asia Tenggara.

Tindak lanjut dari dialog ini akan sangat menentukan arah pembangunan infrastruktur teknologi canggih negara dalam beberapa tahun ke depan. Pemerintah harus memastikan regulasi yang mendukung dan insentif yang menarik agar minat besar dari perusahaan-perusahaan digital global dapat segera terwujud dalam bentuk investasi riil di sektor data center dan keamanan siber.