Kelebihan dan Kekurangan Redmi Note 15 Pro 5G, Mid-Range Rasa Premium

Redmi Note 15 Pro 5G
Sumber :
  • redmi

Dari sisi performa, Redmi Note 15 Pro 5G ditenagai chipset MediaTek Dimensity 7400-Ultra dengan fabrikasi 4 nm. Chipset ini menawarkan performa yang stabil untuk kebutuhan sehari-hari, mulai dari multitasking, browsing, hingga bermain game ringan. Dukungan RAM besar serta penyimpanan internal lega juga membuat pengalaman penggunaan terasa responsif dan minim hambatan. Dengan kata lain, ponsel ini dirancang untuk penggunaan jangka panjang tanpa cepat terasa lambat.

Spesifikasi Redmi Note 15 Pro dan Pro+ Bocor, Layar AMOLED dan Kamera 200MP

Ketahanan fisik juga menjadi poin penting. Redmi Note 15 Pro 5G telah mengantongi sertifikasi IP68 dan IP69K yang menandakan ketahanan terhadap air dan debu. Fitur ini terbilang jarang ditemukan di smartphone kelas menengah. Selain itu, perlindungan Corning Gorilla Glass Victus 2 pada bagian layar memberikan rasa aman ekstra dari risiko goresan atau benturan ringan. Dengan demikian, ponsel ini cocok digunakan dalam berbagai kondisi aktivitas.

Tidak ketinggalan, sektor audio dan fitur pendukung juga tergolong lengkap. Redmi membekali perangkat ini dengan speaker stereo yang mampu menghasilkan suara cukup lantang dan imersif. Fitur tambahan seperti NFC, IR blaster, serta dukungan eSIM pada beberapa varian membuat pengalaman pengguna semakin praktis dalam aktivitas sehari-hari.

3 Smartwatch Huawei Terbaik 2026 yang Masih Relevan dan Layak Dibeli

Namun, di balik deretan kelebihannya, Redmi Note 15 Pro 5G tetap memiliki beberapa kekurangan. Salah satunya adalah absennya fitur wireless charging. Padahal, di kelas harga yang berdekatan, beberapa kompetitor sudah mulai menghadirkan fitur tersebut. Selain itu, kamera ultra-wide yang disematkan masih kalah kualitasnya dibanding kamera utama, terutama saat digunakan di kondisi minim cahaya. Kemampuan perekaman video juga dinilai belum menjadi yang terbaik di kelasnya.

Dari segi fisik, bobot ponsel yang mencapai sekitar 210 gram membuatnya terasa agak berat, terutama jika digunakan dengan satu tangan dalam waktu lama. Modul kamera yang besar juga menyebabkan ponsel kurang stabil saat diletakkan di permukaan datar tanpa pelindung. Sementara itu, dari sisi perangkat lunak, antarmuka HyperOS 2 masih menyisakan catatan, seperti kehadiran aplikasi bawaan yang kurang dibutuhkan serta sesekali muncul lag ringan di beberapa bagian sistem.

Red Magic 11 Pro Golden Saga Edition Resmi Global, Desain Serat Karbon dan Pendingin Emas

Selain itu, meski fast charging 45 watt tergolong cepat, kecepatan ini masih kalah dibandingkan beberapa pesaing yang sudah menawarkan daya pengisian lebih tinggi. Bagi pengguna yang mengutamakan kecepatan isi ulang, hal ini mungkin menjadi pertimbangan tersendiri.

Halaman Selanjutnya
img_title