iPhone 18 Pro Bakal Punya Dynamic Island Lebih Kecil, Begini Penampakannya

iPhone 18 Pro Bakal Punya Dynamic Island Lebih Kecil, Begini Penampakannya
Sumber :
  • Apple

GadgetApple tampaknya siap melakukan penyegaran halus namun signifikan pada desain depan iPhone seri Pro berikutnya. Berdasarkan bocoran terbaru dari leaker ternama yeux1122, iPhone 18 Pro yang direncanakan rilis pada 2026 akan hadir dengan Dynamic Island yang jauh lebih kecil menandai perubahan pertama pada bentuk fisik fitur ikonik ini sejak debutnya di iPhone 14 Pro.

Perubahan Signifikan! Dynamic Island iPhone 18 Pro Kian Mungil

Perubahan ini bukan sekadar estetika. Dengan memindahkan salah satu komponen kunci sistem Face ID ke bawah panel AMOLED, Apple berhasil mengurangi lebar Dynamic Island hingga hampir 35%, membuka lebih banyak ruang layar aktif tanpa mengorbankan fungsionalitas keamanan biometrik.

Artikel ini mengupas tuntas apa yang berubah, mengapa Apple melakukannya, dan dampaknya bagi pengalaman pengguna sehari-hari dari menonton video hingga multitasking dengan Live Activities.

Kebocoran iPhone 18 Pro: Dynamic Island Mengecil 35%?

Dynamic Island Sejak 2022: Desain yang Nyaris Tak Berubah

Sejak pertama kali diperkenalkan pada iPhone 14 Pro di tahun 2022, Dynamic Island telah menjadi ciri khas visual iPhone seri Pro. Fitur ini menggantikan takik (notch) tradisional dengan cutout berbentuk pil yang secara cerdas berinteraksi dengan notifikasi, musik, panggilan, dan aktivitas latar belakang.

Apple Pindah Haluan? Intel Diprediksi Buat Chip A21 dan M-Series

Namun, secara fisik, ukuran dan posisi Dynamic Island tetap konsisten bahkan pada iPhone 17 Pro terbaru. Lebarnya sekitar 20,76 mm, cukup mencolok saat menonton konten full-screen seperti film atau bermain game. Meski Apple terus menyempurnakan integrasi perangkat lunaknya, batasan perangkat keras tetap ada.

Inovasi Terbaru: Sensor Inframerah di Bawah Layar

Menurut bocoran terkini, Apple kini berhasil memindahkan sensor inframerah salah satu komponen penting dalam sistem Face ID ke bawah panel AMOLED. Teknologi ini mirip dengan upaya yang sudah dilakukan beberapa produsen Android, meski Apple menekankan akurasi dan keamanan lebih tinggi.

Dengan sensor tersebut tidak lagi membutuhkan ruang di dalam cutout, Apple bisa mempersempit lebar Dynamic Island secara signifikan. Data dari yeux1122 menunjukkan:

  • iPhone 17 Pro: lebar Dynamic Island ≈ 20,76 mm
  • iPhone 18 Pro: lebar Dynamic Island ≈ 13,49 mm

Artinya, penyusutan mencapai 35% dalam lebar, sementara tinggi cutout dan posisi tengah layar tetap dipertahankan.

Dampak Praktis: Lebih Banyak Layar, Lebih Sedikit Gangguan

Meski terdengar seperti perubahan kecil, efeknya bisa sangat terasa dalam penggunaan sehari-hari:

1. Pengalaman Menonton Lebih Imersif
Saat menonton video landscape atau bermain game full-screen, Dynamic Island yang lebih ramping tidak lagi menghalangi bagian atas konten. Ini memberikan tampilan yang lebih bersih dan minim distraksi.

2. Ruang Lebih Luas untuk Antarmuka Aplikasi
Developer aplikasi kini memiliki lebih banyak ruang horizontal di area status bar. Ini memungkinkan tata letak UI yang lebih fleksibel, terutama untuk aplikasi navigasi, streaming, atau produktivitas.

3. Estetika Lebih Minimalis
Desain iPhone semakin mendekati visi layar penuh tanpa gangguan. Dynamic Island tetap berfungsi sebagai pusat interaksi real-time, tapi kini tampil lebih "tersembunyi" dan elegan.

Bukan Punch-Hole Apple Tetap Konsisten dengan Filosofinya

Beberapa laporan awal sempat menyebut Apple mungkin beralih ke desain punch-hole melingkar ala Android pada iPhone 18 Pro, bahkan dengan Face ID sepenuhnya di bawah layar. Namun, bocoran terbaru menunjukkan bahwa Apple tidak terburu-buru.

Alih-alih menghilangkan Dynamic Island, Apple memilih evolusi bertahap: mempertahankan konsep interaktifnya, tapi membuatnya lebih ringkas. Pendekatan ini selaras dengan filosofi Apple yang selalu mengutamakan keseimbangan antara inovasi dan kegunaan.

Menurut analis, desain hole-punch penuh tanpa Dynamic Island kemungkinan besar baru akan muncul pada iPhone edisi 20 tahun diperkirakan sekitar 2027 sebagai bagian dari perayaan ulang tahun iPhone yang pertama kali dirilis pada 2007.

Tantangan Teknis: Mengapa Face ID di Bawah Layar Sulit?

Memindahkan sensor Face ID ke bawah layar bukan perkara mudah. Sistem Face ID Apple menggunakan dot projector, flood illuminator, dan infrared camera yang harus bekerja dengan presisi tinggi dalam berbagai kondisi pencahayaan.

Panel AMOLED, meski transparan sebagian, tetap menghalangi sebagian besar spektrum inframerah. Apple harus mengembangkan:

  • Material layar khusus dengan transmisi IR lebih tinggi
  • Algoritma kalibrasi ulang untuk akurasi identifikasi
  • Sistem pendingin tambahan untuk mencegah panas berlebih

Keberhasilan memindahkan satu komponen saja (sensor inframerah) ke bawah layar sudah merupakan lompatan teknis besar dan langkah awal menuju masa depan tanpa cutout sama sekali.

Kesimpulan: Evolusi Halus, Tapi Bermakna

iPhone 18 Pro mungkin tidak membawa revolusi desain total, tapi penyusutan Dynamic Island 35% adalah langkah strategis yang menunjukkan Apple sedang mempersiapkan transisi menuju layar benar-benar penuh.

Bagi pengguna, ini berarti pengalaman visual yang lebih imersif tanpa kehilangan fitur unggulan. Bagi industri, ini adalah bukti bahwa Apple tetap memimpin dalam integrasi perangkat keras dan perangkat lunak yang mulus bahkan dalam hal sekecil cutout di layar.

Jika bocoran ini akurat, maka iPhone 18 Pro akan menjadi model Pro pertama dengan Dynamic Island yang benar-benar “mini” dan mungkin yang terakhir sebelum Apple akhirnya mengubur cutout selamanya.

Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Anime, Game, Tech dan Berita lainnya setiap hari melalui social media Gadget VIVA. Ikuti kami di :
Instagram@gadgetvivacoid
FacebookGadget VIVA.co.id
X (Twitter)@gadgetvivacoid
Whatsapp ChannelGadget VIVA
Google NewsGadget