7 Aplikasi Penghitung Kontraksi Terbaik untuk Persiapan Persalinan
- Alodokter
Gadget – Menjelang hari perkiraan lahir (HPL), salah satu pertanyaan paling menghantui calon ibu adalah:
“Apakah ini kontraksi asli atau hanya kontraksi palsu?”
Di tengah rasa cemas, nyeri, dan ketidakpastian, mengandalkan perasaan saja tidak cukup. Untungnya, teknologi kini hadir sebagai penolong: aplikasi penghitung kontraksi. Alat digital ini membantu mencatat pola kontraksi secara objektif durasi, jarak antar kontraksi, intensitas, hingga prediksi kapan waktu tepat untuk pergi ke rumah sakit.
Berikut ini 7 rekomendasi aplikasi penghitung kontraksi terbaik yang telah diuji oleh ribuan ibu di seluruh dunia. Semuanya menawarkan tampilan simpel, fitur lengkap, dan bisa diandalkan bahkan saat tekanan emosional sedang tinggi.
1. Contraction Timer & Counter 9m – Akurat, Cerdas, dan Siap Kirim ke Dokter
Aplikasi ini menjadi favorit karena satu tombol saja cukup untuk mencatat setiap kontraksi. Tekan saat mulai, tekan lagi saat berakhir sisanya dihitung otomatis.
Fitur Unggulan:
- Prediksi waktu ke rumah sakit berdasarkan aturan medis 5-1-1: kontraksi tiap 5 menit, berlangsung 1 menit, selama 1 jam berturut-turut.
- Grafik real-time yang menunjukkan tren kontraksi.
- Penilaian intensitas nyeri (ringan, sedang, berat).
- Ekspor data ke PDF atau Excel untuk dikirim langsung ke bidan atau dokter.
- Sangat cocok untuk ibu yang ingin dokumentasi medis yang rapi dan profesional.
2. Storky Contraction Timer – Visual Jelas, Peringatan Otomatis
Storky unggul dalam desain antarmuka yang intuitif. Setiap kontraksi ditampilkan dalam garis waktu visual yang mudah dipahami, bahkan oleh pasangan yang awam.
Fitur Unggulan:
- Notifikasi otomatis saat kontraksi mencapai frekuensi kritis (misalnya tiap 3–4 menit).
- Riwayat lengkap yang membantu membedakan Braxton Hicks (kontraksi palsu) dari tanda persalinan aktif.
- Tampilan bersih tanpa gangguan iklan.
- Ideal untuk ibu yang lebih percaya pada visualisasi daripada angka.
3. Full Term Contraction Timer – Lebih dari Sekadar Timer
Jangan tertipu namanya. Full Term bukan hanya alat hitung kontraksi, tapi aplikasi kehamilan all-in-one yang menyertakan:
- Penghitung tendangan bayi
- Pemantau gerakan janin
- Catatan berat badan dan tekanan darah
- Integrasi dengan Apple Watch untuk pemantauan real-time
Fitur Kontraksi:
- Grafik harian (1 jam, 6 jam, atau riwayat penuh)
- Notifikasi berbasis aturan 5-1-1
- Pasangan bisa ikut memantau lewat smartwatch
- Cocok untuk ibu yang ingin satu aplikasi untuk semua kebutuhan akhir kehamilan.
4. Contraction Timer by Ian Lake – Ringan, Cepat, dan Hands-Free
Didesain oleh developer Android ternama, aplikasi ini fokus pada kecepatan dan efisiensi tanpa embel-embel.
Fitur Unggulan:
- Widget layar utama: mulai/stop kontraksi tanpa buka aplikasi.
- Dukungan catatan suara hands-free (ucapkan “start” atau “stop”).
- Ekspor data ke Google Drive dalam format CSV.
- Kompatibel dengan smartwatch Wear OS.
- Sangat ringan dan hemat baterai.
- Pilihan tepat saat fokus terpecah dan tangan gemetar karena nyeri.
5. Easy Contraction Timer – Praktis untuk Pemula
Aplikasi ini dirancang khusus untuk ibu hamil pertama kali yang mungkin bingung cara mencatat kontraksi.
Fitur Unggulan:
- Geser layar ke kiri untuk hapus data salah
- Geser ke kanan untuk nilai intensitas nyeri
- Grafik tren yang menunjukkan perkembangan fase persalinan
- Tampilan minimalis tanpa menu rumit
- Sangat user-friendly dan minim risiko kesalahan input.
6. Pregnancy App & Baby Tracker by BabyCenter – Panduan Lengkap + Timer Kontraksi
BabyCenter dikenal sebagai platform kehamilan terpercaya global. Aplikasinya tidak hanya mencatat kontraksi, tapi juga memberikan panduan menyeluruh sejak minggu pertama kehamilan hingga pasca-melahirkan.
Fitur Kontraksi:
- Identifikasi fase persalinan: awal, aktif, transisi
- Visual roda progres yang menunjukkan seberapa dekat dengan kelahiran
- Forum komunitas untuk berbagi pengalaman
- Checklist persiapan persalinan
- Ideal untuk ibu yang ingin dukungan emosional + informasi medis dalam satu genggaman.
7. Bump Pulse Contraction Timer – Kolaborasi dengan Pasangan Jadi Lebih Mudah
Yang membedakan Bump Pulse adalah fitur sinkronisasi real-time antara dua perangkat melalui Bluetooth atau cloud.
Fitur Unggulan:
- Pasangan bisa mencatat atau memantau kontraksi dari HP-nya sendiri
- Data bisa diekspor ke PDF gratis
- Tanpa iklan dan bisa digunakan offline
- Antarmuka sederhana, fokus pada fungsi inti
- Sempurna untuk pasangan yang ingin berbagi tanggung jawab saat momen krusial tiba.
Tips Menggunakan Aplikasi Kontraksi dengan Efektif
- Mulai latihan jauh sebelum HPL – agar kamu dan pasangan familiar dengan antarmuka.
- Catat minimal 4–5 kontraksi berturut-turut untuk melihat pola yang valid.
- Jangan hanya andalkan aplikasi – jika ada tanda darurat (perdarahan, air ketuban pecah, bayi tidak bergerak), segera hubungi tenaga medis.
- Simpan laporan – beberapa rumah sakit meminta data kontraksi sebagai bagian dari asesmen awal.
Kesimpulan: Teknologi yang Menenangkan di Momen Paling Menegangkan
Melahirkan adalah pengalaman yang penuh emosi campuran antara antisipasi, rasa sakit, dan kebahagiaan. Di tengah ketidakpastian itu, aplikasi penghitung kontraksi bukan sekadar alat, tapi penenang mental.
Dengan data objektif di tangan, ibu bisa:
- Menghindari kepanikan dini
- Mengambil keputusan tepat waktu
- Berkomunikasi lebih baik dengan tenaga medis
Pilih salah satu dari tujuh aplikasi di atas, instal sekarang, dan hadapi persalinan dengan lebih percaya diri. Karena persiapan yang matang adalah kunci kelahiran yang tenang dan aman.
| Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Anime, Game, Tech dan Berita lainnya setiap hari melalui social media Gadget VIVA. Ikuti kami di : | |
|---|---|
| @gadgetvivacoid | |
| Gadget VIVA.co.id | |
| X (Twitter) | @gadgetvivacoid |
| Whatsapp Channel | Gadget VIVA |
| Google News | Gadget |