Strategi BaaS Polytron G3+: Jaminan Baterai Seumur Hidup

Strategi BaaS Polytron G3+: Jaminan Baterai Seumur Hidup
Sumber :
  • Istimewa

Strategi Polytron G3+: Baterai LFP Jadi Kunci Garansi Seumur Hidup
  • Polytron menawarkan Battery as a Service (BaaS) untuk SUV listrik G3+, memangkas harga jual kendaraan hingga Rp120 juta.
  • Skema BaaS memisahkan kepemilikan baterai dari unit mobil, memberikan garansi seumur hidup terhadap degradasi.
  • Keberlanjutan BaaS didukung penuh oleh teknologi baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) dan pemantauan real-time melalui VCU/BMS.

Mobil Listrik Murah Makin Ramai, Ini Pilihan Terbaik di Bawah Rp200 Juta Tahun 2026

Kekhawatiran terhadap masa depan dan degradasi baterai seringkali menghambat laju adopsi kendaraan listrik di Indonesia. Polytron, melalui peluncuran SUV listrik G3+, menjawab tantangan fundamental ini secara strategis. Mereka memperkenalkan terobosan signifikan: skema Battery as a Service (BaaS). Skema inovatif ini bukan sekadar model bisnis, tetapi fondasi teknologi canggih yang menjamin keberlanjutan dan keamanan energi. Polytron G3+ BaaS berhasil menghilangkan risiko finansial jangka panjang bagi konsumen. Perusahaan memastikan performa baterai tetap optimal seumur hidup penggunaannya.

Membongkar Mekanisme Finansial dan Teknis Polytron G3+ BaaS

Strategi Baru Xiaomi: Segera Rilis Mobil Listrik EREV?

Secara struktural, skema BaaS memisahkan komponen energi (baterai) dari kepemilikan unit fisik kendaraan (sasis, motor, dan elektronik). Konsumen hanya membeli mobil dengan harga yang jauh lebih terjangkau. Struktur ini memotong harga jual G3+ secara drastis, mencapai sekitar Rp120 juta dibandingkan model Buy to Own (BTO) tradisional.

Sebagai gantinya, konsumen membayar biaya langganan bulanan. Tanggung jawab penuh atas kesehatan baterai (State of Health/SoH) kini berada di tangan Polytron. Mereka bahkan berani memberikan garansi baterai seumur hidup bagi pengguna BaaS, sebuah langkah yang menuntut dukungan teknologi yang solid.

Peran Vital Kimia LFP: Fondasi Durabilitas BaaS

Garansi berani Polytron ini tidak terlepas dari pemilihan teknologi sel baterai. Polytron G3+ menggunakan baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas 51,9 kWh. Secara teknis, LFP menawarkan cycle life yang jauh lebih superior, mampu mencapai 2.000 hingga 3.000 siklus pengisian penuh.

Angka ini jauh lebih panjang dibandingkan baterai berbasis Nikel (NMC). Stabilitas struktur kimia LFP secara efektif meminimalkan risiko degradasi kapasitas yang cepat. Keunggulan ini menjadi sangat penting di iklim tropis Indonesia yang menantang. Dengan durabilitas inheren dari LFP, risiko finansial Polytron untuk klaim garansi di masa sewa menjadi sangat kecil. Teknologi LFP merupakan tulang punggung yang memastikan model bisnis BaaS berjalan aman bagi produsen.

Halaman Selanjutnya
img_title