Revolusi Kesehatan Mata: Kacamata Pelatihan AI Eyeary

Revolusi Kesehatan Mata: Kacamata Pelatihan AI Eyeary
Sumber :
  • Istimewa

BukuWarung Cetak 60 Juta Transaksi, Akselerasi Digitalisasi UMKM
  • Rata-rata waktu layar harian orang dewasa melampaui enam jam, menyebabkan peningkatan drastis kelelahan mata digital.
  • Edenlux dari Korea Selatan segera meluncurkan Eyeary, sebuah perangkat yang bekerja langsung melatih otot siliaris mata.
  • Berbeda dari filter cahaya biru, Eyeary menggunakan 144 titik fokus untuk melatih kembali kemampuan mata dalam memfokuskan.
  • Inovasi ini mengisi kekosongan pasar perangkat wearable aktif untuk Kacamata Pelatihan Penglihatan AI.

Misteri Hujan Ikan di Yoro Honduras: Benarkah dari Langit?

Durasi penggunaan ponsel pintar kini telah melampaui tiga jam per hari secara rata-rata. Sementara itu, total waktu layar harian bagi banyak orang dewasa bahkan menembus enam jam. Peningkatan fokus jarak dekat yang konstan ini menjadikan kelelahan mata, mata kering, pandangan kabur, dan sakit kepala sebagai bagian umum kehidupan modern. Mengingat layar digital tidak dapat dihindari, minat publik meningkat terhadap teknologi yang tidak hanya meredakan gejala, tetapi juga secara aktif melatih mata agar mampu mengatasi kebiasaan digital yang masif.

Oleh karena itu, perusahaan Edenlux yang berbasis di Korea Selatan bersiap meluncurkan inovasi terbaru mereka, Eyeary. Perangkat ini berupa Kacamata Pelatihan Penglihatan AI ringan, siap hadir di pasar Amerika Serikat akhir tahun ini. Eyeary berambisi mengubah cara kita merawat mata di era digital.

Tsunami AI Ancam Pekerjaan Global: IMF Wanti 60% Terdampak

Krisis Ketegangan Mata Digital dan Solusi Aktif

Jutaan pengguna digital mengalami ketidaknyamanan mata parah setiap hari. Penggunaan layar yang intens menyebabkan otot siliaris—yang mengontrol fokus mata—terkunci dalam keadaan berkontraksi. Situasi ini memicu kelelahan kronis dan gangguan penglihatan.

Meskipun masalahnya jelas, sebagian besar solusi yang ada di pasar hanya bersifat pasif atau meredakan gejala.

Mengapa Solusi Konvensional Gagal Total?

Saat ini, kacamata anti-silau atau filter cahaya biru mendominasi pasar. Meskipun kacamata jenis ini mengurangi silau layar dan sedikit meningkatkan kenyamanan, bukti ilmiah mengenai kemampuan mereka mengurangi ketegangan mata digital yang sesungguhnya masih beragam. Mereka gagal mengatasi akar masalah otot siliaris.

Di sisi lain, alat latihan mata dasar, seperti kacamata pinhole, sering kali tidak memiliki presisi atau personalisasi. Hasilnya sangat bergantung pada konsistensi pengguna dan tidak menawarkan pelatihan yang terarah. Jurang pasar ini sangat besar, menuntut adanya solusi yang aktif dan didukung data.

Halaman Selanjutnya
img_title