Trik Agar Upgrade HyperOS 3.0 Tidak Gagal, Aman dan Lancar

Waspada HyperOS 3: Kenapa HP Xiaomi 'Brick' & Cara Perbaikinya
Sumber :
  • Istimewa

Tak kalah penting, backup data wajib dilakukan sebelum upgrade. Meskipun kegagalan update jarang terjadi, risiko kehilangan data tetap ada. Untuk mengantisipasinya, pengguna disarankan mencadangkan foto dan video ke Google Photos, menyinkronkan kontak ke akun Google, serta menyimpan file penting ke cloud atau laptop. Jika tersedia, fitur Mi Cloud juga bisa dimanfaatkan. Dengan begitu, data tetap aman meski terjadi kendala.

Waspada! Puluhan Perangkat Xiaomi Tak Dapat HyperOS 3.1

Ketika proses instalasi sudah dimulai, sebaiknya ponsel tidak digunakan sama sekali. Hindari membuka aplikasi, mengunci dan membuka layar berulang kali, atau mematikan perangkat secara paksa. Biarkan sistem bekerja hingga proses selesai dan ponsel melakukan restart otomatis. Kesabaran pada tahap ini sangat menentukan keberhasilan update.

Sebelum melakukan upgrade, ada baiknya juga memperbarui aplikasi sistem terlebih dahulu. Pastikan seluruh aplikasi bawaan, Google Play Services, dan Google System Update sudah berada di versi terbaru. Langkah ini penting untuk mencegah konflik sistem dan meminimalkan bug setelah HyperOS 3.0 terpasang.

Redmi Turbo 5 Max Resmi: Layar 3500 Nits dan Baterai 9000mAh

Bagi pengguna yang perangkatnya sudah di-root, menggunakan custom ROM, atau memiliki bootloader tidak resmi, sebaiknya berhati-hati. HyperOS dikenal cukup sensitif terhadap modifikasi sistem. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk mengembalikan ponsel ke ROM bawaan sebelum melakukan upgrade agar proses berjalan lancar.

Setelah update selesai, pengguna mungkin akan merasakan performa yang belum sepenuhnya optimal, seperti ponsel terasa lambat, baterai lebih boros, atau muncul bug kecil. Jika hal ini terjadi, melakukan factory reset bisa menjadi solusi opsional. Langkah ini membantu membersihkan sisa file sistem lama. Namun, pastikan seluruh data sudah dibackup sebelum melakukan reset.

Rekomendasi Kacamata Audio Pintar Mijia Xiaomi, Stylish dan Fungsional

Terakhir, perhatikan waktu yang tepat untuk melakukan update. Hindari meng-upgrade sistem saat ponsel dalam kondisi panas, sedang digunakan untuk multitasking berat, atau ketika sedang terburu-buru. Pilih waktu senggang agar proses update berjalan dengan tenang dan minim risiko gangguan.

Kesimpulannya, agar upgrade HyperOS 3.0 tidak gagal, kunci utamanya terletak pada persiapan yang matang. Mulai dari memastikan update resmi, koneksi internet stabil, baterai dan memori mencukupi, hingga backup data. Selain itu, hindari jalur instan atau cara tidak resmi karena justru berpotensi merusak sistem. Dengan langkah yang tepat, pengalaman menggunakan HyperOS 3.0 bisa terasa lebih optimal dan bebas masalah.