Fujifilm Rilis Instax mini Evo Cinema, Melawan Gempuran AI dengan Hasil Fisik

Fujifilm Rilis Instax mini Evo Cinema, Melawan Gempuran AI dengan Hasil Fisik
Sumber :
  • Istimewa

Penguatan Ekosistem dengan Instax mini Link+

Inovasi Baru dari Rollei: Powerflex X8 dengan Fitur Selfie yang Belum Pernah Ada Sebelumnya!

Selain peluncuran kamera hybrid, Fujifilm turut melengkapi portfolionya dengan Instax mini Link+. Printer smartphone premium ini didesain bukan hanya sebagai alat cetak, tetapi juga sebagai aksesori gaya hidup dan dekorasi.

Nathasya menjelaskan bahwa printer ini memiliki mode Design Print yang mencetak teks dan pola visual dengan hasil lebih tajam. Sementara itu, mode Simple Print fokus pada gradasi halus untuk foto dan ilustrasi.

Vivo X200 FE Hadir dengan Teknologi Canggih Dimensity 9300+ dan Kamera ZEISS!

Aplikasi instax terintegrasi penuh dengan galeri foto smartphone dan Pinterest. Fitur Simulation memungkinkan pengguna melihat gambaran penempatan hasil cetak, baik pada bingkai, dinding, atau casing smartphone, sebelum proses pencetakan.

"Instax mini Link+ kami hadirkan untuk mendukung gaya berekspresi generasi saat ini melalui semangat maximize maximalism," ujar Presiden Direktur Fujifilm Indonesia, Masato Yamamoto. Ia menambahkan bahwa perangkat ini memudahkan berbagai konten favorit diwujudkan menjadi cetakan fisik instax.

Vivo T4 Ultra Siap Hadir dengan Kamera Sony IMX921, Benarkah Layak Dibeli?

Strategi Harga dan Upaya Penjaringan Pasar

Instax mini Evo Cinema resmi dipasarkan di Indonesia dengan harga ritel Rp6,25 juta. Kamera ini sudah tersedia melalui Official Store Fujifilm Indonesia dan jaringan ritel resmi.

Sementara itu, printer Instax mini Link+ dibanderol Rp2,29 juta. Perangkat ini masih dalam tahap pre-order, dengan jadwal ketersediaan umum yang akan diumumkan lebih lanjut.

Untuk menjaring pangsa pasar yang lebih luas dan mempertahankan optimisme pada kamera instan Fujifilm, perusahaan menggelar Creative House of instax. Pameran interaktif bertema “Maximizing Possibilities” ini berlangsung pada 28 Januari hingga 8 Februari 2026 di Kota Kasablanka, Jakarta. Pameran ini berfungsi sebagai ruang eksplorasi, memungkinkan pengunjung mencoba langsung produk instax terbaru dan memperoleh inspirasi visual dari karya cetak instax dalam suasana yang imersif.