Google Perketat Perlindungan Anti Maling Android Terbaru

Google Perketat Perlindungan Anti Maling Android Terbaru
Sumber :
  • Istimewa

Wajib Biometrik: Perluasan Identity Check

Ini 9 Ponsel Xiaomi yang Sudah Tidak Mendapat Update dan Keamanan Mulai Juli 2025

Fitur Identity Check merupakan komponen kunci dalam strategi Perlindungan Anti Maling Android Google. Fitur yang pertama kali dirilis untuk Android 15 ini, kini diperluas secara signifikan.

Identity Check mewajibkan autentikasi biometrik untuk tindakan yang dianggap sensitif. Ini berlaku terutama saat pengguna tidak berada di lokasi yang dikategorikan sebagai "terpercaya." Setelah pembaruan ini, Google memperluas Identity Check ke semua aplikasi dan fitur yang menggunakan Prompt Biometrik Android.

Perbandingan Face Unlock vs Sidik Jari: Keamanan Smartphone Modern

Artinya, aplikasi perbankan pihak ketiga dan Google Password Manager secara otomatis memerlukan verifikasi sidik jari atau wajah dalam kondisi lokasi yang tidak aman tersebut. Ini mencegah pencuri mengakses informasi finansial atau kredensial yang tersimpan, bahkan jika mereka berhasil membuka kunci layar awal.

Memperketat Alat Pemulihan dan Kunci Jarak Jauh

Inovasi Baru! Google Hadirkan Android Canary Channel untuk Pengembang Sekarang Juga!

Kehilangan perangkat seringkali menuntut respons cepat. Google memperbarui alat pemulihan untuk meningkatkan keamanan proses penguncian jarak jauh.

Fitur Remote Lock memungkinkan pengguna mengunci perangkat yang dicuri atau hilang melalui android.com/lock. Kini, Remote Lock mencakup pertanyaan atau tantangan keamanan opsional. Langkah tambahan ini membantu memastikan bahwa permintaan penguncian memang datang dari pemilik perangkat yang sah, mencegah upaya penyalahgunaan alat pemulihan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Pembaruan pemulihan ini dapat digunakan pada perangkat yang menjalankan Android 10 dan versi yang lebih baru.

Fokus Regional: Adopsi Default di Brasil

Google mengambil langkah berani dengan mengaktifkan perlindungan anti maling secara default di Brasil, sebuah wilayah dengan tingkat pencurian ponsel yang tinggi. Saat perangkat baru disiapkan, fitur Kunci Deteksi Pencurian (Theft Detection Lock) dan Remote Lock langsung aktif secara otomatis.

Kunci Deteksi Pencurian menggunakan kecerdasan buatan (AI) yang berjalan di perangkat untuk mendeteksi tindakan "snatch-and-run" (perampasan dan lari). Ketika tindakan ini terdeteksi, AI segera mengunci layar perangkat. Ini memberikan waktu respons nol detik bagi korban pencurian.

Antisipasi Ancaman Data Jangka Panjang

Pembaruan ini menunjukkan fokus Google yang bergeser dari sekadar mencegah hilangnya perangkat keras menuju perlindungan data finansial dan identitas. Setiap fitur baru—mulai dari Kunci Gagal Autentikasi yang lebih ketat hingga kewajiban biometrik melalui Identity Check—secara kolektif memperkuat ekosistem Android.

Halaman Selanjutnya
img_title