Samsung Naikkan Harga RAM 80%, iPhone 18 Terancam Jadi Lebih Mahal
- Apple
Jika harga DRAM tetap tinggi pada paruh kedua tahun, Apple terpaksa:
- Membeli RAM dengan harga pasar spot yang jauh lebih mahal, atau
- Menegosiasikan ulang dengan margin yang lebih tipis bagi pemasok
- Kedua skenario berujung pada kenaikan biaya produksi per unit iPhone.
Dampak Langsung: Apakah iPhone 18 Akan Lebih Mahal?
Saat ini, iPhone 18 series diperkirakan hadir dalam beberapa varian:
- iPhone 18 dan iPhone 18e (model dasar, rilis awal 2027?)
- iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max (rilis September 2026)
- iPhone Fold (perangkat lipat pertama Apple, juga 2026)
Semua model ini mengandalkan RAM LPDDR5X berkapasitas tinggi terutama seri Pro dan Fold yang dikabarkan akan mendukung fitur AI on-device intensif.
Perkiraan Kenaikan Biaya
- RAM menyumbang ~8–12% dari total BOM (Bill of Materials) iPhone Pro
- Kenaikan 80–100% pada komponen ini bisa menambah USD 30–50 per unit
Jika Apple tidak menyerap seluruhnya, harga eceran bisa naik USD 50–100 (Rp750 ribu–1,5 juta)
Di Indonesia, ini berarti:
- iPhone 18 Pro bisa mulai dari Rp19–21 juta (naik dari Rp18 juta saat iPhone 17 Pro)
- Varian tertinggi berpotensi tembus Rp23–24 juta
Apple Bisa Serap Biaya? Analis Terbelah
Tidak semua pihak yakin harga akan naik. Ming-Chi Kuo, analis terkemuka Apple, berpendapat bahwa Apple mungkin memilih menyerap sebagian biaya demi:
- Mempertahankan pangsa pasar di tengah persaingan ketat (Samsung, Huawei)
- Menjaga loyalitas konsumen
- Mendukung adopsi fitur AI baru yang butuh hardware mahal
Namun, strategi ini berisiko. Margin laba Apple bisa tertekan, terutama jika krisis memori berlangsung lama. Dan jika inflasi global masih tinggi, menaikkan harga mungkin jadi satu-satunya pilihan rasional.
Preseden Sejarah: Kapan Terakhir iPhone Naik Harga?
Apple jarang menaikkan harga dasar iPhone secara signifikan. Namun, ada preseden:
- 2018: iPhone XS/XS Max lebih mahal dari iPhone X
- 2022: iPhone 14 Pro naik USD 100 di AS karena inflasi pasca-pandemi
- 2023: Harga stabil meski biaya naik Apple potong margin
Kali ini, tekanannya lebih sistemik dan global. Bukan hanya Apple yang terdampak seluruh industri smartphone premium menghadapi tekanan serupa.