Riset iCIO: 56% CEO Anggap Digital Strategis, Investasi Fokus AI
- Istimewa
Sebanyak 63% organisasi mengonfirmasi anggaran digital mereka tumbuh, tetapi secara terfokus. Prioritas utama kini dialihkan pada adopsi teknologi yang terbukti mampu memberikan keunggulan kompetitif.
Tiga fokus investasi utama adalah Kecerdasan Buatan (AI)/GenAI, komputasi awan (cloud), dan keamanan siber (cybersecurity). Selain itu, platform pengalaman pelanggan (customer experience) dan analisis data real-time juga dinilai menjanjikan hingga tahun 2026.
Dari ROI Menuju Pengukuran Nilai (RoV)
Edwin Sugianto, Koordinator Divisi Riset iCIO Community, menjelaskan bahwa pola investasi selektif ini menandai perubahan cara pandang. Inovasi tidak lagi bersifat eksperimental.
"Perusahaan kini lebih disiplin," jelas Edwin. Mereka memastikan setiap investasi teknologi harus terhubung erat dengan kebutuhan bisnis, baik untuk meningkatkan efisiensi, memacu pertumbuhan, maupun memperkuat ketahanan jangka panjang.
Meskipun demikian, pengukuran keberhasilan masih didominasi pendekatan finansial. Mayoritas (53%) organisasi masih mengandalkan Return on Investment (ROI) sebagai indikator utama. Sementara itu, 33% perusahaan mulai mengombinasikannya dengan Return on Value (RoV), yang mencakup pengalaman pelanggan dan kesiapan organisasi. Perbedaan perspektif antar pimpinan sering kali menjadi hambatan dalam memperluas adopsi metrik RoV ini.
Analisis Prospek Transformasi Digital 2026
Mayoritas perusahaan Indonesia menilai diri mereka cukup adaptif menghadapi perubahan ekonomi dan regulasi. Meskipun demikian, mereka cenderung masih bersifat reaktif.
Riset iCIO Community secara keseluruhan menyimpulkan bahwa tantangan utama perusahaan Indonesia bukan terletak pada kemauan untuk bertransformasi. Melainkan, tantangan ada pada kemampuan untuk menyelaraskan strategi bisnis dan teknologi secara konsisten di tingkat Investasi Digital Direksi. Kesenjangan ini harus diatasi untuk memastikan perusahaan mampu bergerak dari sekadar bertahan menuju memenangkan persaingan disruptif di pasar.