PHK Pinterest Besar-besaran: Restrukturisasi Demi Fokus AI

PHK Pinterest Besar-besaran: Restrukturisasi Demi Fokus AI
Sumber :
  • Istimewa

Strategi Baru: Tesla Setop Model S & X Demi Robot Optimus
  • Pinterest merencanakan PHK 15% dari total tenaga kerja global, yang diperkirakan mencapai sekitar 780 posisi.
  • Pengurangan ini merupakan bagian dari empat inisiatif transformasi strategis perusahaan demi memprioritaskan teknologi Kecerdasan Buatan (AI).
  • Biaya restrukturisasi global diproyeksikan mencapai USD35 juta hingga USD45 juta, selesai pada akhir kuartal III 2026.
  • Setelah pengumuman ini, harga saham Pinterest anjlok lebih dari 9% dalam perdagangan pasar.

Revolusi Pembayaran Parkir: Kacamata Pintar Xiaomi x Alipay

Pinterest, platform penemuan visual atau visual discovery terkemuka, mengumumkan langkah restrukturisasi besar. Perusahaan tersebut berencana melakukan PHK Pinterest terhadap hampir 15% tenaga kerja global mereka. Keputusan ini datang sebagai bagian integral dari program restrukturisasi AI yang ambisius. Fokus utama penghematan anggaran dialokasikan untuk pengembangan kecerdasan buatan dan produk berbasis AI.

Langkah strategis ini mencerminkan dorongan Pinterest untuk bersaing ketat di pasar teknologi yang sangat cepat. Pengumuman resmi disampaikan melalui laporan kepada Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC). Mereka menegaskan bahwa alokasi sumber daya ke AI menjadi keharusan di tengah persaingan industri media sosial dan pencarian visual.

Kekuatan AI Portabel: Zenbook 14 Air 2026 Rilis, Pakai Core Ultra 9

Restrukturisasi Masif: Mengapa 15% Karyawan Terdampak?

Pinterest menjelaskan bahwa pengurangan karyawan merupakan bagian dari empat inisiatif transformasi. Tujuannya adalah mengalokasikan kembali anggaran ke dalam peran yang berfokus pada AI. Selain itu, mereka ingin mempercepat pengembangan produk dengan dukungan teknologi canggih.

PHK ini diperkirakan memengaruhi ratusan posisi. Total tenaga kerja Pinterest tercatat sekitar 5.200 orang pada akhir 2025. Dengan persentase 15%, jumlah pekerjaan yang dihapus diprediksi mendekati angka 780 posisi. Angka pastinya mungkin bervariasi tergantung pada implementasi selama beberapa bulan ke depan.

Efisiensi Operasional dan Penghematan Biaya

Selain pemangkasan tenaga kerja, Pinterest juga berencana mengurangi ruang kantor di beberapa lokasi. Tindakan ini bertujuan mengefisienkan biaya operasional perusahaan. Rencana restrukturisasi total ini diperkirakan akan selesai paling lambat pada akhir kuartal ketiga tahun 2026.

Pinterest memperkirakan mencatatkan biaya restrukturisasi sebelum pajak senilai antara USD35 juta (Rp584,9 miliar) hingga USD45 juta (Rp752,2 miliar). Biaya ini mencakup paket pesangon dan dukungan transisi bagi karyawan yang terdampak.

Prioritas Investasi: Mengubah Diri Menjadi "Asisten Belanja AI"

Percepatan integrasi teknologi AI menjadi respon vital Pinterest terhadap perkembangan teknologi. Mereka berupaya mempertahankan daya saing di industri yang didominasi platform raksasa lain. Pinterest telah meningkatkan penggunaan AI dalam beberapa produk konsumen.

Integrasi tersebut termasuk pembaruan fitur papan atau boards yang ditingkatkan oleh AI. Mereka juga meluncurkan Pinterest Assistant, asisten berbasis AI yang memberikan rekomendasi belanja personal.

CEO Pinterest sebelumnya menyatakan ambisi untuk bertransformasi. Perusahaan ingin menjadi AI-powered shopping assistant yang mampu membantu ratusan juta pengguna. Mereka berfokus pada personalisasi dan relevansi rekomendasi berbasis AI. Rencana ini selaras dengan persaingan ketat melawan platform seperti TikTok, Instagram, dan Meta, yang juga mengunggulkan fitur AI dalam pengalaman pengguna.

Reaksi Pasar dan Tren Industri Teknologi Global

Pengumuman PHK Pinterest ini mendapat respons cepat dari pasar. Saham perusahaan anjlok lebih dari 9% pada perdagangan hari Selasa setelah berita tersebut tersebar luas. Penurunan ini mencerminkan kekhawatiran pasar jangka pendek terhadap dampak perubahan strategi yang tengah dilakukan.

Namun, analis berpendapat bahwa langkah Pinterest mencerminkan tekanan situasi pasar saat ini. Platform media sosial dituntut menghadirkan inovasi teknologi sambil mempertahankan daya saing di pasar iklan digital yang cepat berubah. Industri teknologi secara luas tengah mengalami tren serupa. Banyak perusahaan memangkas jumlah tenaga kerja non-AI sambil memperluas fokus pada investasi teknologi baru. Raksasa teknologi seperti Amazon pun melakukan PHK besar sambil memprioritaskan otomasi dan AI.

Arah Pertumbuhan Jangka Panjang

Pinterest menilai pergeseran fokus ini bukan hanya soal pemangkasan biaya. Ini adalah investasi ulang ke area yang dianggap strategis untuk pertumbuhan jangka panjang. Dua inti inisiatif transformasi berkaitan langsung dengan AI. Pertama, merekrut dan mempertahankan talenta kompeten dalam bidang AI. Kedua, memberi prioritas pada pengembangan produk yang sepenuhnya berbasis kecerdasan buatan.

Penggunaan AI untuk personalisasi konten dan rekomendasi belanja dianggap sebagai cara fundamental untuk menarik pengguna. Pinterest berupaya menyeimbangkan kebutuhan transformasi digital ini dengan tanggung jawab penuh terhadap karyawan yang menjalani masa transisi. Mereka berkomitmen memastikan paket pesangon dan dukungan memadai bagi mereka yang terdampak restrukturisasi ini.