Benarkah Pengisian Daya Nirkabel Merusak Baterai Ponsel?

Benarkah Pengisian Daya Nirkabel Merusak Baterai Ponsel?
Sumber :
  • TechRadar

Xiaomi Luncurkan Power Bank Magnetik Setipis 6mm, Harga Rp900 Ribuan!
  • Pengisian Daya Nirkabel (Wireless Charging) tidak secara langsung merusak baterai ponsel.
  • Proses nirkabel menghasilkan panas berlebih karena efisiensinya hanya berkisar 70-80%.
  • Panas adalah faktor utama degradasi baterai, tetapi perangkat modern telah dilengkapi sistem manajemen termal canggih.
  • Selalu gunakan pengisi daya yang telah bersertifikasi Qi untuk memastikan transfer daya yang aman dan teratur.

Bocoran: Pixel Buds 2a Rilis Dua Warna Baru Fog dan Berry

Kemudahan Pengisian Daya Nirkabel mengubah cara kita mengisi daya perangkat. Pengguna hanya perlu meletakkan ponsel pada alas pengisian, lalu daya segera terisi tanpa kerepotan kabel yang kusut. Meskipun menawarkan kenyamanan, metode ini sering menimbulkan kekhawatiran besar di kalangan pengguna: Apakah panas yang dihasilkan Pengisian Daya Nirkabel dapat merusak kesehatan baterai ponsel Anda?

Banyak pengguna melaporkan ponsel terasa hangat saat diletakkan di alas pengisi daya. Panas inilah yang memicu mitos bahwa Pengisian Daya Nirkabel mempercepat penurunan kapasitas baterai. Para ahli teknologi memberikan jawaban tegas mengenai isu ini dan menjelaskan mengapa kekhawatiran tersebut harus ditanggapi dengan benar.

Galaxy Z TriFold Resmi Rilis: Harga dan Spesifikasi Mewah

Membongkar Mitos: Apakah Panas Berlebih Ancaman Nyata?

Mitos umum yang beredar menyebutkan bahwa Pengisian Daya Nirkabel (Wireless Charging) memberi "stres" pada baterai. Panas tambahan yang muncul diduga membuat perangkat mengalami degradasi lebih cepat atau kehilangan kapasitasnya seiring waktu.

Namun, Associate Professor Ritesh Chugh, pakar sosio-teknologi di Central Queensland University, Australia, membantah keras anggapan tersebut. “Tidak, pengisian daya nirkabel tidak ‘membunuh’ baterai ponsel Anda,” jelas Chugh.

Dia menambahkan, proses ini memang dapat membuat suhu ponsel sedikit lebih hangat. Jika ini terjadi secara terus-menerus, ia mungkin menimbulkan efek kecil pada kesehatan baterai jangka panjang.

Mengapa Kekhawatiran Itu Muncul?

Rasa khawatir ini mudah dipercaya karena Pengisian Daya Nirkabel sering terasa lambat dan terkadang tidak konsisten. Panas yang terasa di bagian belakang ponsel secara otomatis diasumsikan sebagai sinyal kerusakan atau pemborosan energi yang membahayakan.

Selain itu, ada kepercayaan keliru bahwa medan elektromagnetik yang digunakan untuk transfer daya dapat membebani baterai, seolah arus tak terlihat membanjiri perangkat Anda.

Halaman Selanjutnya
img_title