Ayaneo Pocket Play Akhirnya Ungkap Chipset, Pakai Dimensity 9300
- ayaneo
Di balik layar geser tersebut, pengguna akan menemukan tata letak kontrol yang familiar bagi gamer. Terdapat D-pad, tombol ABXY, dua analog stick, serta tombol bahu yang menyerupai kontroler konsol. Dengan pendekatan ini, Ayaneo jelas menargetkan gamer yang menginginkan kontrol presisi tanpa harus mengandalkan layar sentuh sepenuhnya.
Menariknya, Ayaneo juga menambahkan dua touchpad pintar yang bisa dikustomisasi. Touchpad ini dapat diatur sebagai joystick virtual maupun touchpad standar, tergantung kebutuhan pengguna. Fleksibilitas ini memungkinkan gamer menyesuaikan kontrol sesuai gaya bermain masing-masing, baik untuk game aksi cepat maupun judul strategi.
Dari sisi desain, Pocket Play tampil sebagai perangkat hybrid yang unik. Ia bukan sekadar smartphone gaming biasa, tetapi juga bukan konsol genggam murni. Pendekatan ini membuat Ayaneo Pocket Play memiliki daya tarik tersendiri, terutama bagi pengguna yang menginginkan satu perangkat multifungsi untuk komunikasi sekaligus hiburan.
Meski begitu, masih banyak aspek yang belum diungkap Ayaneo. Informasi soal ukuran layar, refresh rate, kapasitas baterai, hingga sistem pendingin masih dinantikan. Detail-detail ini akan sangat menentukan apakah Pocket Play benar-benar mampu bersaing di segmen handheld gaming yang kini semakin ramai.
Dengan mengandalkan MediaTek Dimensity 9300, Ayaneo setidaknya telah memastikan bahwa Pocket Play memiliki fondasi performa yang kuat. Namun, keputusan ini juga menempatkan Ayaneo pada tantangan besar untuk membuktikan bahwa chipset tersebut masih relevan dan optimal dalam jangka panjang. Hingga pengujian nyata dilakukan, Pocket Play tetap menjadi salah satu perangkat paling menarik sekaligus penuh tanda tanya di pasar gadget gaming.