Vivo X200 Ultra vs X100 Ultra: Upgrade Gila Flagship Vivo

Vivo X200 Ultra vs X100 Ultra: Upgrade Gila Flagship Vivo
Sumber :
  • Istimewa

Adu Spesifikasi Vivo X100 Ultra dan X200 Ultra, Bedanya Ternyata Jauh
  • Vivo X200 Ultra menggunakan chipset Snapdragon 8 Elite, menghasilkan skor AnTuTu di atas 2,8 juta poin.
  • Ketahanan air meningkat drastis berkat sertifikasi IP69, lebih tangguh dari generasi sebelumnya (IP68).
  • Layar X200 Ultra memiliki tingkat kecerahan puncak 4.500 nits, didukung perlindungan Gorilla Armor.
  • Kapasitas baterai naik menjadi 6.000 mAh, dilengkapi pengisian kabel super cepat 90W.

iQOO 15 Ultra Meluncur: Siap Gempur Pasar HP Gaming Flagship

Persaingan smartphone flagship Vivo semakin memanas seiring peluncuran dua perangkat premium terbarunya. Konsumen kini dihadapkan pada pilihan sulit antara Vivo X100 Ultra dan penerusnya, Vivo X200 Ultra. Generasi terbaru Flagship Vivo ini membawa serangkaian peningkatan signifikan, memastikan posisinya di puncak pasar premium. Perbedaan kunci mencakup performa chipset, daya tahan bodi, dan kapasitas baterai. Jurnalis senior menilai bahwa Vivo X200 Ultra bukan sekadar peningkatan minor, melainkan lompatan spesifikasi yang memaksa konsumen mempertimbangkan investasi perangkat keras jangka panjang.

Desain, Ketahanan, dan Layar: Rasa Premium yang Lebih Ramping

REDMAGIC 11 Air: Review Flagship Gaming Paling Tipis 207g

Secara umum, Vivo X100 Ultra dan X200 Ultra sama-sama memancarkan aura elegan dengan bodi yang solid dan besar. Namun, Vivo melakukan penyesuaian signifikan pada dimensi perangkat baru mereka.

Vivo X200 Ultra terasa lebih nyaman digenggam, terutama saat dipakai dalam waktu lama. Desainer berhasil merampingkan ketebalannya menjadi 8,7 mm, jauh lebih tipis dibandingkan 9,2 mm milik pendahulunya. Menariknya, bobot kedua ponsel tetap identik di angka 229 gram.

Revolusi Ketahanan Air (IP69)

Peningkatan daya tahan menjadi sorotan utama pada Vivo X200 Ultra. Sementara X100 Ultra sudah mengantongi sertifikasi IP68 yang tahan debu dan perendaman air, X200 Ultra melangkah lebih jauh.

Perangkat baru ini kini mengantongi rating IP69. Artinya, ponsel tidak hanya tahan direndam, tetapi juga mampu menahan semprotan air bertekanan tinggi atau jet steam. Meskipun demikian, kedua perangkat tersebut belum mengadopsi konsep

rugged build. Konsumen tetap disarankan menggunakan pelindung tambahan agar keamanan perangkat terjamin optimal.

Layar Super Terang dan Tangguh

Beralih ke sektor visual, Vivo X200 Ultra kembali menunjukkan keunggulannya. Layar X200 Ultra sedikit lebih besar, mencapai 6,82 inci dibandingkan 6,78 inci pada X100 Ultra. Keduanya menggunakan panel OLED/AMOLED 120Hz yang terkenal halus dan responsif.

Keunggulan telak X200 Ultra terletak pada tingkat kecerahan. Layar X200 Ultra mampu mencapai puncak 4.500 nits, menjamin visibilitas sempurna bahkan di bawah terik matahari. Ditambah lagi, perlindungan Gorilla Armor memperkuat ketahanan layar terhadap goresan dan benturan.

Lompatan Performa dan Chipset Snapdragon 8 Elite

Perbedaan kinerja menjadi faktor penentu antara dua ponsel premium ini. Vivo X100 Ultra didukung chipset Snapdragon 8 Gen 3 yang sudah sangat bertenaga.

Namun, Vivo X200 Ultra kini hadir dengan Snapdragon 8 Elite, chipset terbaru yang membawa lonjakan performa dramatis. Chipset ini mendorong skor AnTuTu melesat hingga melewati angka 2,8 juta poin, jauh melampaui performa generasi sebelumnya. Peningkatan ini juga tercermin jelas pada skor Geekbench, baik dalam pengujian

single-core maupun

multi-core.

Kedua ponsel sama-sama menawarkan konfigurasi memori kelas atas. Keduanya dibekali RAM 16 GB dan penyimpanan internal 1 TB. Dengan spesifikasi tersebut, keduanya sangat siap melibas tugas multitasking berat dan kebutuhan profesional yang menuntut performa tinggi.

Keunggulan Fotografi: Kamera 200MP yang Dioptimalkan

Vivo konsisten mempertahankan identitasnya sebagai merek yang fokus pada kemampuan fotografi. Kedua ponsel ini dibekali konfigurasi tiga kamera belakang canggih.

Sensor utama 200 MP menjadi inti, didampingi dua kamera pendukung beresolusi 50 MP. Meskipun resolusi dasarnya sama, Vivo X200 Ultra membawa peningkatan signifikan pada aspek bukaan lensa yang lebih lebar. Selain itu, penggunaan sensor BSI di X200 Ultra membuat kemampuan fotografi malam dan kondisi minim cahaya menjadi jauh lebih optimal.

Perekaman Video dan Fitur Pendukung

Untuk perekaman video, keduanya mendukung resolusi hingga 4K pada 30 fps dengan stabilisasi optik mumpuni. Kamera depan 50 MP di kedua perangkat tetap menjadi salah satu yang terbaik di segmen

flagship, ideal untuk video call berkualitas tinggi. Menariknya, jumlah LED flash di X200 Ultra juga bertambah, memastikan pencahayaan lebih merata saat memotret atau merekam.

Manajemen Daya: Baterai Lebih Besar, Charging Lebih Cepat

Urusan daya menjadi poin krusial berikutnya bagi pengguna intensif. Vivo X200 Ultra secara masif meningkatkan kapasitas baterai menjadi 6.000 mAh, lebih besar dibanding 5.500 mAh yang dimiliki X100 Ultra.

Selain peningkatan kapasitas, kecepatan pengisian daya juga mengalami lonjakan. Pengisian daya kabel meningkat menjadi 90W. Sementara itu, pengisian nirkabel juga lebih cepat di angka 40W. Terlebih lagi, X200 Ultra kini memperkenalkan dukungan

reverse wireless charging, sebuah fitur fungsional yang absen pada generasi sebelumnya.

Analisis Akhir: Layakkah Beralih ke Vivo X200 Ultra?

Secara teknis, Vivo X200 Ultra menunjukkan peningkatan spesifikasi yang signifikan di hampir setiap aspek dibandingkan X100 Ultra. Ponsel ini menawarkan performa kelas atas dengan Snapdragon 8 Elite, ketahanan bodi superior berkat IP69, dan manajemen daya yang lebih baik melalui baterai 6.000 mAh.

Peningkatan ini memosisikan Flagship Vivo terbaru sebagai pilihan yang jauh lebih tangguh untuk penggunaan jangka panjang dan profesional. Meskipun X100 Ultra masih menjadi perangkat yang sangat kompeten, konsumen yang mencari perangkat dengan standar performa dan daya tahan tertinggi, terutama untuk fotografi dan komputasi berat, harus memilih Vivo X200 Ultra. Perangkat ini menjanjikan pengalaman premium yang jauh lebih futuristik.