Revolusi EV: CATL Uji Baterai Natrium-Ion Ultra Aman di Mobil

Revolusi EV: CATL Uji Baterai Natrium-Ion Ultra Aman di Mobil
Sumber :
  • Istimewa

Revolusi Baterai: Redmi Turbo 5 Max dan Garansi 5 Tahun
  • CATL mulai menguji baterai Natrium-Ion (Naxtra) pada kendaraan penumpang, dimulai dari model Changan Oshan.
  • Teknologi ini menjanjikan keamanan ekstrem karena telah terbukti anti-kebakaran dan anti-ledakan bahkan saat tertusuk atau digergaji.
  • Baterai Natrium-Ion menawarkan performa stabil dan retensi kapasitas tinggi di suhu ekstrem hingga -30°C.
  • Spesifikasi baterai mencapai densitas energi 175 Wh/kg dan mendukung pengisian super cepat 5C.

Meluncur! Xiaomi UltraThin Magnetic Power Bank: Power Bank Magnetik Tertipis 6mm

Produsen baterai terbesar dunia, CATL, resmi memulai fase uji coba komersial baterai Natrium-Ion di segmen kendaraan penumpang. Sebelumnya, implementasi teknologi ini hanya terbatas pada kendaraan niaga. Langkah ini menandai pergeseran signifikan dalam teknologi Kendaraan Listrik (EV). Merek baterai [KEYWORD UTAMA] milik CATL, yang disebut Naxtra, kini mempersiapkan serangkaian pengujian publik yang intensif.

Pengujian awal dilakukan pada model Changan Oshan. Pabrikan seperti GAC dan JAC juga diharapkan segera menyusul dalam program pengujian ini. Para ahli meyakini, [KEYWORD UTAMA] akan menjadi alternatif kuat bagi baterai lithium-ion yang telah dominan. Selain menawarkan keamanan unggul, teknologi natrium juga menjanjikan solusi yang lebih murah dan berkelanjutan.

iQOO Z11 Turbo Rilis: Bawa Snapdragon 8 Gen 5 dan Baterai Raksasa

Mengapa Uji Musim Dingin Menjadi Fokus Utama CATL?

Fokus pada pengujian di suhu ekstrem bukanlah kebetulan. Salah satu janji terbesar [KEYWORD UTAMA] adalah kinerja yang handal dalam kondisi dingin. Baterai lithium-ion umumnya mengalami penurunan kinerja drastis saat menghadapi suhu rendah. Oleh karena itu, uji musim dingin menjadi tolok ukur penting.

CATL membuktikan keunggulan ini dalam uji lapangan. Pada suhu ekstrem –30°C, baterai tersebut mempertahankan 93 persen dari kapasitas yang dapat digunakan. Selain itu, baterai mampu mengisi daya dari 30 persen ke 80 persen hanya dalam waktu sekitar 30 menit. Bahkan pada status pengisian daya 10%, kendaraan masih dilaporkan mampu mempertahankan kecepatan jalan raya 120 km/jam. Kinerja ini jauh melampaui performa baterai konvensional di lingkungan dingin.

Keunggulan Keamanan Mutlak Baterai Natrium-Ion

Keamanan menjadi argumen terkuat yang diajukan oleh CATL. Perusahaan mengklaim bahwa baterai natrium-ion mereka tidak memiliki risiko kebakaran atau ledakan. Klaim ini didukung oleh serangkaian pengujian ekstrem yang mengerikan.

Baterai Natrium-Ion CATL berhasil melewati uji coba penusukan jarum, pengeboran listrik, ekstrusi, bahkan penggergajian baterai. Hasilnya? Baterai tidak terbakar atau meledak. Faktor keamanan inilah yang mendorong Natrium-Ion menjadi opsi yang sangat layak untuk adopsi massal kendaraan listrik.

Standar Keamanan Baru dan Sertifikasi Resmi

CATL memastikan klaim keamanan mereka kredibel melalui jalur sertifikasi resmi. Pada September tahun lalu, [KEYWORD UTAMA] berhasil melewati sertifikasi di bawah standar nasional baru China. Regulasi baru ini menetapkan persyaratan keselamatan yang jauh lebih ketat.

Persyaratan tersebut mencakup difusi panas, dampak benturan bawah bodi, dan durabilitas pengisian cepat. Pusat Penelitian dan Teknologi Otomotif China (CATARC) juga melakukan pengujian independen. Pengujian tersebut mengkonfirmasi klaim keamanan CATL, baik pada tingkat sel maupun paket baterai utuh.

Spesifikasi Impresif dan Proyeksi Naxtra di Pasar EV

Secara teknis, angka yang ditawarkan [KEYWORD UTAMA] juga sangat mengesankan. CATL mengklaim baterai mereka memiliki kepadatan energi sebesar 175 Wh/kg. Dengan densitas ini, kendaraan hybrid dapat menempuh jarak lebih dari 200 km. Sementara itu, jangkauan murni listriknya dapat melebihi 500 km.

Selain jangkauan, faktor kecepatan pengisian juga diperhatikan. Baterai ini mendukung pengisian super cepat 5C. Durabilitasnya juga luar biasa; baterai ini dirancang untuk siklus pengisian hingga 10.000 kali. Umur pakai yang panjang ini menjadikannya investasi jangka panjang yang efisien bagi pemilik EV.

Analisis Akhir: Dampak Strategis Natrium-Ion pada Pasar EV Global

Peluncuran [KEYWORD UTAMA] ke kendaraan penumpang oleh CATL bukan sekadar kemajuan teknis, melainkan perubahan strategis yang mendalam. Secara jangka panjang, teknologi natrium-ion berpotensi mengurangi ketergantungan industri EV global pada lithium yang harganya fluktuatif dan distribusinya terbatas.

Selain itu, biaya produksi natrium yang lebih rendah secara inheren akan menurunkan harga jual Kendaraan Listrik secara keseluruhan. Implementasi Naxtra ini memberikan solusi yang lebih aman, lebih murah, dan lebih ramah lingkungan. Hal ini memperkuat upaya industri untuk mencapai mobilitas yang lebih berkelanjutan dan masif di seluruh dunia.