Infinix XPAD Edge vs Honor Pad X9a: Duel Tablet Rp4 Jutaan
- Istimewa
Gadget – Pasar tablet Android kelas menengah semakin kompetitif. Di rentang harga Rp4 jutaan, produsen berlomba menawarkan layar besar, performa memadai, serta fitur yang relevan untuk kerja dan hiburan. Dua nama yang cukup mencuri perhatian adalah Infinix XPAD Edge dan Honor Pad X9a.
Keduanya hadir dengan spesifikasi yang, di atas kertas, terlihat mirip. Namun ketika ditelaah lebih dalam, masing-masing membawa filosofi produk yang berbeda: satu menekankan produktivitas, sementara yang lain fokus pada pengalaman visual dan konsumsi konten.
Infinix XPAD Edge langsung menunjukkan identitasnya sebagai tablet berlayar besar. Dengan dimensi 298,36 × 202,59 × 6,19 mm dan bobot 588 gram, perangkat ini jelas diarahkan untuk penggunaan semi-stasioner: meja kerja, ruang kelas, atau home office.
Rasio layar 3:2 memberikan ruang vertikal ekstra, yang terasa signifikan saat membaca dokumen, mengedit artikel, atau membuka dua aplikasi sekaligus. Secara ergonomi, tablet ini memang kurang ideal untuk penggunaan satu tangan dalam waktu lama, namun sangat nyaman ketika dipasangkan dengan keyboard.
Sebaliknya, Honor Pad X9a tampil lebih ringkas dengan ukuran 267,3 × 167,4 × 6,8 mm dan bobot 475 gram, X9a terasa jauh lebih portable. Ini adalah tablet yang lebih mudah dibawa bepergian, cocok untuk pengguna dengan mobilitas tinggi.
Dari sisi material dan finishing, keduanya sama-sama tampil modern dan minimalis, tanpa elemen desain yang berlebihan.
Layar: Produktivitas vs Kelancaran Visual
Infinix XPAD Edge mengusung panel IPS LCD 13,2 inci beresolusi 2400 × 1600 (2.4K) dengan refresh rate 60Hz dan tingkat kecerahan 450 nits (typical). Kualitas warna tergolong baik untuk kelasnya, dan ukuran layar yang besar sangat membantu pekerjaan berbasis teks maupun spreadsheet.
Honor Pad X9a hadir dengan layar TFT LCD 11,5 inci beresolusi 1504 × 2508 (2.5K), namun menawarkan refresh rate 120Hz. Meski menggunakan panel TFT, keunggulan refresh rate tinggi membuat navigasi antarmuka terasa jauh lebih mulus—terutama saat scrolling atau berpindah aplikasi.
Performa: Platform Sama, Pengalaman Berbeda
Kedua tablet menggunakan chipset Qualcomm Snapdragon 685 (6nm) dengan skor AnTuTu di kisaran 350 ribu, dipadukan RAM 8GB.
Untuk aktivitas harian—web browsing, pengetikan dokumen, video conference, hingga editing ringan—performanya stabil. Game populer masih dapat dijalankan di pengaturan menengah.
Namun, pengalaman penggunaan terasa sedikit berbeda. Pada Honor Pad X9a, refresh rate 120Hz memberi kesan respons yang lebih cepat, meskipun performa mentahnya identik.
Dalam konteks multitasking berbasis split-screen, XPAD Edge lebih unggul berkat ukuran layar yang jauh lebih lega.
Kamera dan Audio: Fungsionalitas Standar Tablet
Baik XPAD Edge maupun Pad X9a dibekali kamera belakang 8MP.
Untuk kamera depan, XPAD Edge menawarkan 8MP, sementara Pad X9a hanya 5MP. Dalam penggunaan profesional seperti video meeting, XPAD Edge memberikan kualitas framing yang sedikit lebih baik.
Keduanya sama-sama menggunakan konfigurasi quad speaker. Output audio cukup lantang dan seimbang untuk presentasi maupun hiburan, meskipun tidak ditujukan untuk kebutuhan audio kelas audiophile.
Baterai dan Pengisian Daya
XPAD Edge membawa baterai 8000 mAh dengan pengisian 18W. Sementara itu, Pad X9a memiliki kapasitas sedikit lebih besar, 8300 mAh, namun unggul signifikan di kecepatan charging 35W.
Dalam penggunaan nyata, daya tahan keduanya relatif seimbang untuk satu hari kerja penuh. Namun Honor Pad X9a jelas lebih unggul dalam waktu pengisian ulang—sebuah nilai tambah bagi pengguna dengan jadwal padat.
Konektivitas dan Ekosistem Produktivitas
Di sinilah Infinix XPAD Edge mengambil jarak.
Tablet ini mendukung konektivitas 4G + Wi-Fi, lengkap dengan slot SIM dan microSD. Artinya, pengguna dapat bekerja secara mandiri tanpa bergantung pada hotspot ponsel.
Lebih jauh, XPAD Edge juga mendukung aksesori resmi berupa keyboard dan stylus (X Keyboard 20 dan X Pencil 20), menjadikannya alternatif laptop ringan.
Honor Pad X9a hanya mengandalkan Wi-Fi, tanpa dukungan stylus maupun keyboard resmi. Ini menegaskan positioning-nya sebagai perangkat konsumsi konten, bukan alat kerja utama.
Harga dan Value Proposition
Di pasar Indonesia, Infinix XPAD Edge berada di kisaran Rp4,5 jutaan. Honor Pad X9a sedikit lebih murah, sekitar Rp4 jutaan untuk varian 8/128GB.
Dengan selisih harga yang tidak terlalu jauh, pendekatan keduanya sangat berbeda, XPAD Edge menawarkan fleksibilitas kerja lewat layar besar, konektivitas seluler, dan dukungan aksesori., sedangkan Pad X9a menawarkan pengalaman visual lebih halus dan pengisian daya lebih cepat.
| Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Anime, Game, Tech dan Berita lainnya setiap hari melalui social media Gadget VIVA. Ikuti kami di : | |
|---|---|
| @gadgetvivacoid | |
| Gadget VIVA.co.id | |
| X (Twitter) | @gadgetvivacoid |
| Whatsapp Channel | Gadget VIVA |
| Google News | Gadget |