Menanti iPhone Fold: Harga Tembus Rp40 Juta & Teknologi Anti-Kerut

Menanti iPhone Fold: Harga Tembus Rp40 Juta & Teknologi Anti-Kerut
Sumber :
  • Istimewa

Waymo Raih Rp268 T! Robotaxi Ekspansi ke Tokyo-London
  • Peluncuran iPhone Fold ditargetkan pada akhir 2026, kemungkinan besar bersamaan dengan lini iPhone 18.
  • Perangkat ini akan diposisikan sebagai produk ultra-premium dengan estimasi harga mencapai USD 2.500 atau sekitar Rp40 juta.
  • Apple fokus mengembangkan material canggih dan teknologi layar self-healing untuk menghilangkan masalah kerutan dan meningkatkan durabilitas engsel.

Bocoran iPhone Fold: 7 Perbedaan Kunci dengan Galaxy Z Fold

Raksasa teknologi Apple secara ambisius menargetkan peluncuran perangkat lipat pertamanya, iPhone Fold, pada akhir tahun 2026. Perusahaan bermaksud memposisikan gawai ini sebagai produk flagship ultra-premium. Target harga yang sangat tinggi, diprediksi menembus angka Rp40 juta, menegaskan fokus Apple pada kualitas material dan teknologi rekayasa yang revolusioner.

iPhone Fold: Perangkat Apple Termahal di Pasar

Maingear Retro98: PC Beige 90an Berisi Hardware 2026

Para analis industri memperkirakan Apple akan membanderol iPhone Fold di kisaran USD 2.000 hingga USD 2.500. Jika dikonversi, estimasi harga ini setara dengan Rp30 juta hingga Rp40 juta. Valuasi harga ini secara otomatis menempatkan iPhone Fold sebagai iPhone termahal yang pernah dirilis Apple.

Penentuan harga premium ini sejajar dengan lini komputasi kelas atas milik Apple, seperti seri MacBook Pro dan iPad Pro. Artinya, Apple secara strategis mengincar segmen pasar yang mencari inovasi desain dengan durabilitas yang teruji, jauh melampaui standar ponsel lipat yang tersedia saat ini.

Terobosan Teknologi Layar dan Material Canggih

Laporan terbaru mengindikasikan bahwa Apple sedang berupaya mengatasi kelemahan fundamental yang sering terjadi pada perangkat lipat generasi awal: kerutan layar (crease) dan kerapuhan engsel. Untuk mencapai ketahanan jangka panjang, Apple berinvestasi besar pada rekayasa material canggih.

Kemitraan Strategis untuk Layar Anti-Kerut

Apple dilaporkan bekerja sama erat dengan pemasok utama, Samsung Display. Kemitraan ini bertujuan mengembangkan panel OLED baru yang mampu meminimalkan efek kerutan yang terlihat saat layar dibuka.

Teknologi layar ini kemungkinan mengadopsi pelat pendukung logam yang dibor menggunakan laser. Metode canggih ini dirancang khusus untuk mendistribusikan tekanan mekanis secara merata ketika layar dilipat. Hasilnya, permukaan perangkat akan terlihat lebih rata dan mulus saat dibuka.

Inovasi Kaca Ultra-Tipis dan Self-Healing

Guna mendukung durabilitas maksimal, Apple menggandeng Lens Technology dan Corning untuk menciptakan material kaca ultra-tipis (UTG). Kaca ini dikembangkan agar mampu menahan ribuan siklus pembengkokan tanpa mengalami keretakan pada sisi-sisi perangkat.

Selain itu, paten Apple juga mengungkapkan pendekatan perlindungan yang komprehensif, mencakup lapisan penutup layar dengan kemampuan “self-healing”. Teknologi ini memungkinkan material polimer mengisi goresan mikro secara pasif, atau melalui stimulasi panas, menjaga tampilan perangkat tetap prima.

Bocoran Desain dan Perubahan Keamanan

Konsensus pasar menunjukkan bahwa iPhone Fold akan mengadopsi gaya lipatan "buku", mirip dengan desain yang digunakan kompetitor saat ini. Perangkat tersebut diperkirakan memiliki layar internal besar berukuran 7,7 hingga 7,8 inci. Sementara itu, layar luar berukuran 5,5 inci memfasilitasi interaksi cepat tanpa perlu membuka perangkat sepenuhnya.

Bocoran desain juga mengisyaratkan dimensi yang sangat tipis. Ketebalan saat dibuka diperkirakan berkisar antara 4,5 hingga 5,6 mm. Namun, ketebalan saat dilipat diprediksi mencapai 9 hingga 11 mm, tergantung pada mekanisme engsel final yang dipilih.

Touch ID Gantikan Face ID

Di sektor keamanan dan biometrik, Apple dikabarkan melakukan penyesuaian strategis. Untuk menghindari notch atau potongan layar yang mengganggu, Apple dilaporkan akan menghilangkan sensor Face ID. Sebagai gantinya, Apple akan mengintegrasikan sensor Touch ID langsung pada tombol daya.

Potensi Dampak dan Risiko Peluncuran

Analis kenamaan Ming-Chi Kuo mengindikasikan bahwa peluncuran iPhone Fold kemungkinan besar dilaksanakan bersamaan dengan lini iPhone 18 pada akhir 2026. Namun demikian, risiko penundaan hingga tahun 2027 masih sangat mungkin terjadi.

Apple dikenal memegang standar kualitas yang sangat tinggi, terutama pada produk flagship yang diposisikan dengan harga premium. Jika perusahaan belum mampu memenuhi standar durabilitas atau tampilan layar anti-kerut yang mereka janjikan, Apple dipastikan akan menunda peluncuran iPhone Fold. Strategi ini memastikan bahwa Apple tidak mengorbankan reputasi demi kecepatan rilis.