Mengapa Google Doodle Angkat Tema 'Curling 2026'?
- Istimewa
Catatan tertulis pertama mengenai olahraga serupa muncul di Skotlandia pada tahun 1540. Awalnya, pemain melakukan curling di danau dan kolam yang membeku secara alami.
Transformasi olahraga ini terjadi seiring berjalannya waktu. Kini, kompetisi curling level nasional maupun internasional harus terselenggara di arena dalam ruangan. Arena tersebut memungkinkan kontrol ketat terhadap kondisi es dan suhu. Organisasi World Curling menjadi naungan resmi olahraga presisi ini di seluruh dunia.
Analisis Pengaruh Google Doodle bagi Audiens Global
Google secara konsisten menggunakan Google Doodle untuk merayakan momen penting. Momen tersebut meliputi peristiwa budaya, hari bersejarah, hingga pencapaian olahraga. Google Doodle Curling 2026 berfungsi sebagai jembatan informasi.
Google memperkenalkan olahraga musim dingin kepada audiens global secara masif. Bahkan, audiens di negara yang tidak memiliki tradisi olahraga es, seperti Indonesia, dapat mengenal curling. Inisiatif ini meningkatkan kesadaran publik terhadap keragaman cabang olahraga dunia. Langkah ini sejalan dengan prinsip inklusivitas yang dianut oleh teknologi raksasa tersebut. Melalui Doodle ini, Google berhasil mengedukasi jutaan pengguna tentang pentingnya strategi dan sportivitas dalam olahraga.