Snapdragon 8 Elite Gen 5: AnTuTu 4 Juta, Kalahkan Dimensity 9500?

Snapdragon 8 Elite Gen 5: AnTuTu 4 Juta, Kalahkan Dimensity 9500?
Sumber :
  • Istimewa

Bongkar Kelebihan dan Kekurangan Exynos 2600, Layak Ditunggu?
  • Chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 mencetak skor AnTuTu lebih dari 3,7 juta poin dalam pengujian standar.
  • Performa CPU di Geekbench unggul telak, mengalahkan kompetitor utama MediaTek Dimensity 9500.
  • Meskipun memiliki performa puncak tinggi, hasil tes 3DMark menunjukkan stabilitas termal yang sangat rendah, hanya 44,5% pada perangkat iQOO 15.
  • Chipset ini diproduksi menggunakan node 3nm (N3P) TSMC dan ditenagai inti Oryon generasi ketiga.

iQOO 15 Ultra Rilis: HP Gaming Flagship SD 8 Elite Gen 5, Terkuat

Snapdragon 8 Elite Gen 5, chipset flagship yang diumumkan pada September 2025, segera memantapkan dominasinya di pasar smartphone premium. Chipset ini menawarkan kombinasi performa puncak dan efisiensi daya unggul. Pengujian ekstensif yang dilakukan pada perangkat iQOO 15 menunjukkan bahwa SD 8 Elite Gen 5 mampu mendominasi hampir seluruh platform benchmark, mulai dari AnTuTu, Geekbench, hingga 3DMark. Namun, pengujian grafis mengungkap satu kelemahan tak terduga yang patut dianalisis lebih lanjut. Lantas, seberapa kuatkah generasi terbaru chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 ini?

Dominasi Benchmark: Skor AnTuTu Snapdragon 8 Elite Gen 5 Melejit

Perang Flagship: OnePlus 15 vs Realme GT 8 Pro, Mana Lebih Unggul?

Pengujian pada platform AnTuTu (v11) menunjukkan angka luar biasa. Perangkat iQOO 15 yang ditenagai Snapdragon 8 Elite Gen 5 berhasil mencetak total skor di atas 3,7 juta, tepatnya 3.751.084.

Kontribusi skor terbesar berasal dari sektor GPU yang menghasilkan 1,4 juta poin. Sementara itu, performa CPU mencatat skor sedikit di atas 1 juta. Skor Memory (435K) dan UX (827K) juga menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan generasi sebelumnya.

Rahasia Menembus Angka 4 Juta Poin

Menariknya, meskipun iQOO 15 tidak mencapai batas 4 juta poin, perangkat gaming seperti RedMagic 11 Pro—yang menggunakan chipset sama—justru berhasil menembusnya. RedMagic 11 Pro memaksimalkan kinerja perangkat dengan mengorbankan konsumsi daya tinggi. Hasilnya adalah skor fantastis 4.002.199 poin AnTuTu. Hal ini menunjukkan bahwa potensi penuh Snapdragon 8 Elite Gen 5 bergantung pada implementasi sistem pendingin dan optimasi daya oleh pabrikan ponsel.

Keunggulan Performa CPU: Hasil Geekbench SD 8 Elite Gen 5

Saat beralih ke Geekbench, fokus pengujian bergeser pada performa Single-Core dan Multi-Core. Hasilnya kembali mengukuhkan posisi SD 8 Elite Gen 5 sebagai pemimpin pasar.

iQOO 15 mencatatkan 3.649 poin di pengujian single-core dan 10.682 poin di pengujian multi-core. Angka-angka ini secara signifikan mengungguli chipset kompetitor terkuatnya, Dimensity 9500, yang hanya mencetak 3.452 poin single-core dan 10.128 multi-core. Performa arsitektur CPU Oryon generasi ketiga jelas memberikan keunggulan komputasi yang tidak terbantahkan.

Ujian Berat Grafis 3DMark: Kejutan Stabilitas yang Menurun Drastis

Pengujian 3DMark Wild Life Extreme memberikan gambaran berbeda tentang performa grafis berkelanjutan. Tes ini mengukur kinerja puncak dan stabilitas perangkat saat berada di bawah beban berat.

iQOO 15 yang menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5 mencapai skor tertinggi (High Score) 7.240, sebuah angka yang impresif. Namun, skor terendah (Low Score) hanya mencapai 3.219. Perbedaan ekstrem ini menghasilkan tingkat stabilitas yang sangat mengkhawatirkan: hanya 44.5%.

Ancaman Throttling pada Performa Gaming

Angka stabilitas 44,5% ini jauh lebih rendah dibandingkan pesaingnya, termasuk Dimensity 9500 (54.8%) dan OnePlus 13 (62.7%) yang memakai chipset seri 8 yang lebih lama. Stabilitas rendah mengindikasikan bahwa meskipun performa puncak sangat tinggi, chipset ini cenderung mengalami thermal throttling dan penurunan kinerja yang parah dalam sesi gaming atau rendering berat berkepanjangan. Faktor pendinginan perangkat (OEM) memainkan peran krusial dalam mengatasi isu stabilitas termal ini.

Analisis Akhir dan Implikasi Kedepannya

Snapdragon 8 Elite Gen 5 membuktikan diri sebagai monster performa berkat teknologi mutakhir TSMC 3nm (N3P) dan konfigurasi 8-inti Oryon generasi ketiga. Chipset ini juga didukung GPU Adreno 840, Snapdragon X85 5G modem, dan dukungan Wi-Fi 7, menjadikannya standar baru untuk konektivitas dan Agentic AI.

Meskipun SD 8 Elite Gen 5 mendominasi skor CPU dan performa puncak AnTuTu, hasil 3DMark menyiratkan tantangan besar bagi para manufaktur: optimasi termal. Perangkat perlu mengimplementasikan sistem pendinginan yang sangat efektif agar pengguna dapat menikmati potensi penuh chipset ini tanpa mengalami penurunan performa drastis. Dengan demikian, pilihan perangkat dan implementasi OEM menjadi penentu utama dalam pengalaman penggunaan sehari-hari, terutama untuk gamer intensif.