Smartwatch Glukosa Palsu Disita, Jerman: Risiko Nyata Pengguna

Smartwatch Glukosa Palsu Disita, Jerman: Risiko Nyata Pengguna
Sumber :
  • Istimewa

3 Smartwatch Running Paling Worth It untuk Pemula hingga Pelari Pro
  • Badan Jaringan Federal Jerman (Bundesnetzagentur) menyita jutaan produk elektronik, termasuk unit smartwatch glukosa darah palsu.
  • Produk tersebut menggunakan sensor tidak relevan, namun menampilkan hasilnya sebagai data kesehatan yang valid.
  • Para ahli mengingatkan, mengandalkan data palsu ini bisa fatal, terutama bagi pengguna diabetes yang bergantung pada dosis insulin.

Cara Memperbaiki Smartwatch Kehujanan Tanpa Servis, Aman dan Efektif

Smartwatch yang menjanjikan pengukuran gula darah tanpa jarum kini kembali menjadi sasaran pengawasan ketat. Regulator di Jerman, melalui Badan Jaringan Federal (Bundesnetzagentur), mengonfirmasi temuan serius dalam laporan pengawasan pasar terbaru mereka. Mereka menyatakan sejumlah perangkat yang dijual pada tahun 2025 secara agresif mengiklankan pelacakan glukosa darah, meskipun tidak memiliki kemampuan teknis untuk melakukannya. Praktik ini secara langsung menimbulkan risiko nyata bagi konsumen yang mengandalkannya.

Skala Pelanggaran: Jutaan Produk Smartwatch Glukosa Darah Palsu

Peluncuran Senyap Smartwatch HMD: Watch X1 dan P1 Hadir

Inspeksi yang dilakukan selama setahun penuh oleh Bundesnetzagentur mengungkap masalah pada sekitar 7,7 juta produk elektronik yang beredar di pasar. Sebagian besar pelanggaran memang bersifat prosedural, misalnya tidak adanya tanda CE atau dokumentasi berbahasa Jerman yang tidak lengkap.

Namun, beberapa temuan pelanggaran jauh melampaui masalah administrasi.

Temuan paling mengkhawatirkan mencakup smartwatch glukosa darah palsu yang mensimulasikan pembacaan gula darah. Perangkat tersebut menggunakan sensor yang tidak berhubungan atau nilai perkiraan, namun menyajikan hasilnya sebagai data kesehatan yang sah dan akurat.

Modus Operandi Klaim Kesehatan Palsu

Regulator telah memperingatkan, perusahaan berbiaya rendah memanfaatkan keinginan konsumen untuk teknologi non-invasif. Mereka menjual produk terutama melalui pasar online. Perusahaan-perusahaan ini memasarkan fitur kesehatan palsu secara agresif, seringkali menargetkan langsung penderita diabetes.

Total 1.266 daftar produk online dicurigai melanggar kepatuhan, menurun 11,2% dari tahun sebelumnya. Meskipun demikian, produk yang terlibat tetap mencapai perkiraan lima juta unit yang terjual di pasar.

Smartwatch menjadi pelaku pelanggaran yang paling umum. Pelanggaran tidak hanya terkait klaim kesehatan palsu, tetapi juga pelanggaran terhadap Undang-Undang Peralatan Radio Jerman.

Risiko Nyata Kesehatan: Kenapa Pelacakan Glukosa Ini Berbahaya

Para ahli industri telah menegaskan selama bertahun-tahun: pemantauan glukosa darah yang akurat membutuhkan pengujian invasif (menggunakan jarum) atau Monitor Glukosa Kontinu (CGM) eksternal. Tidak ada smartwatch mandiri saat ini yang mampu memberikan pembacaan glukosa yang andal sendirian.

Halaman Selanjutnya
img_title