Review Lengkap MacBook Pro M5 14 Inci, Cocok untuk Kreator Modern

MacBook Pro M5 14 Inci
Sumber :
  • apple

Apple kembali memperbarui lini laptop profesionalnya lewat MacBook Pro 14 inci dengan chip M5. Menariknya, kehadiran perangkat ini tidak diumumkan lewat acara besar atau video promosi khusus. Sebaliknya, Apple hanya merilisnya melalui siaran pers singkat. Hal ini seolah memberi sinyal bahwa dari luar, MacBook Pro M5 tampak tidak banyak berubah. Namun, setelah digunakan lebih dalam, peningkatan besar justru terasa di sektor grafis yang kini jauh lebih bertenaga.

Keputusan Upgrade: Apakah iPhone 17 Pro Layak Gantikan iPhone 14 Pro?

Secara desain, MacBook Pro 14 inci M5 masih mempertahankan DNA khas Apple. Bodinya terbuat dari aluminium kokoh, tampil minimalis, dan terasa solid saat digenggam. Selain itu, kualitas rakitan tetap berada di level premium. Meski bobotnya mencapai sekitar 3,4 pon dan lebih berat dibanding MacBook Air, laptop ini masih tergolong nyaman dibawa bepergian. Apalagi, bobot ekstra tersebut sebanding dengan performa yang ditawarkan.

Dari sisi layar, Apple tetap menggunakan panel Liquid Retina XDR berukuran 14,2 inci. Layar ini mampu menyajikan kecerahan hingga 1.000 nits untuk penggunaan penuh layar dan mencapai 1.600 nits saat menikmati konten HDR. Ditambah lagi, dukungan refresh rate ProMotion 120Hz membuat tampilan terasa sangat halus. Sayangnya, hingga kini Apple masih belum menghadirkan opsi layar OLED, yang kemungkinan baru akan hadir di generasi berikutnya.

Lenovo ThinkBook 14+ dan 16+ 2026 Hadir dengan Ryzen AI, Siap Dukung Kerja Berbasis AI

Performa menjadi daya tarik utama MacBook Pro M5. Chip M5 terbaru dibekali CPU 10-core, GPU 10-core, serta 16-core Neural Engine. Apple mengklaim peningkatan performa hingga 20 persen dibanding M4 untuk tugas multi-threaded. Namun yang paling terasa adalah lonjakan kemampuan GPU, yang diklaim hingga 60 persen lebih cepat untuk aplikasi profesional dan gim. Bagi pengguna MacBook Pro dengan chip M1 atau generasi lebih lama, peningkatan ini jelas terasa signifikan.

Dalam penggunaan sehari-hari, MacBook Pro M5 terasa sangat responsif. Proses booting, browsing, hingga pengolahan dokumen berjalan mulus tanpa hambatan. Unit ulasan dengan RAM 32GB memberi ruang lebih lega untuk multitasking berat. Perlu dicatat, memori pada chip M5 bersifat terintegrasi, sehingga pengguna disarankan memilih kapasitas RAM besar sejak awal jika berencana memakai laptop ini dalam jangka panjang.

Apple Batalkan Layanan Kesehatan Berbasis AI, Ini Fokus Barunya

Hasil pengujian benchmark juga menunjukkan peningkatan yang konsisten. Pada Geekbench 6, performa single-core dan multi-core mengalami lonjakan dibanding generasi sebelumnya. Peningkatan paling mencolok terlihat pada pengujian GPU, di mana skor grafis MacBook Pro M5 jauh melampaui M4. Hal serupa juga terlihat pada Cinebench 2024, di mana skor GPU hampir dua kali lipat lebih tinggi.

Tak hanya di atas kertas, performa grafis ini juga terasa dalam penggunaan nyata. Saat menjalankan gim Lies of P, MacBook Pro M5 mampu menyajikan frame rate yang lebih tinggi dengan resolusi lebih besar. Jika sebelumnya MacBook Pro M4 hanya stabil di 60 fps pada resolusi 1080p, versi M5 kini mampu menembus 70 hingga 75 fps pada resolusi layar penuh. Bahkan saat diturunkan ke 1440p dan 1080p, frame rate melonjak jauh lebih tinggi. Capaian ini membuat performanya setara dengan laptop gaming mahal di kelas premium.

Meski begitu, MacBook Pro tetap bukan pilihan utama bagi gamer hardcore. Namun, perkembangan ini menunjukkan keseriusan Apple dalam memperbaiki ekosistem gaming di macOS. Apalagi, semakin banyak gim AAA yang mulai hadir di App Store dan chip seri M kini sanggup menjalankannya dengan sangat baik.

Daya tahan baterai juga masih menjadi salah satu keunggulan utama. Dalam pengujian pemutaran video HD, MacBook Pro M5 mampu bertahan hingga lebih dari 34 jam. Untuk penggunaan kerja normal, laptop ini bisa digunakan selama dua hari penuh tanpa perlu sering mengisi daya. Selain itu, suhu perangkat tetap terjaga dengan baik. Kipas memang terdengar saat beban berat, tetapi tidak berisik seperti generasi Intel sebelumnya.

Dari sisi konektivitas, Apple masih mempertahankan pilihan port yang lengkap. Tersedia MagSafe 3, tiga port Thunderbolt 4 USB-C, HDMI, slot kartu SDXC, serta jack audio. Kombinasi ini membuat MacBook Pro M5 praktis untuk kebutuhan profesional, meskipun sebagian pengguna mungkin masih berharap kehadiran port Ethernet bawaan.

Lantas, apakah MacBook Pro M5 layak dibeli? Jawabannya sangat bergantung pada kebutuhan. Jika Anda seorang kreator konten yang membutuhkan performa tinggi dengan mobilitas baik, MacBook Pro 14 inci M5 menawarkan keseimbangan yang menarik. Namun, bagi pengguna yang mengandalkan rendering berat sepanjang hari, varian Pro atau Max mungkin lebih ideal, meski harus menunggu lebih lama atau memilih generasi sebelumnya.

Pada akhirnya, MacBook Pro M5 14 inci berhasil menghadirkan peningkatan nyata tanpa mengorbankan kenyamanan dan efisiensi daya. Ini adalah laptop profesional yang semakin matang, terutama bagi kreator dan pengguna yang menginginkan performa grafis lebih kuat dalam bodi yang tetap ringkas.