Dime dari OpenAI: Earbud Pintar Tanpa Layar yang Ingin Gantikan Smartphone?

Dime dari OpenAI: Earbud Pintar Tanpa Layar yang Ingin Gantikan Smartphone?
Sumber :
  • openAI

Gadget – Dalam langkah berani yang menandai pergeseran strategis besar, OpenAI bersiap memasuki pasar perangkat keras konsumen dengan peluncuran produk fisik pertamanya: Dime, sebuah earbud berbasis kecerdasan buatan (AI) yang direncanakan rilis pada 2026. Langkah ini mengakhiri spekulasi panjang tentang ambisi hardware OpenAI yang awalnya ingin meluncurkan perangkat mirip ponsel pintar namun akhirnya dialihkan ke solusi yang lebih sederhana, ringkas, dan fokus pada pengalaman audio.

Beelink SER10 Max Rilis: Mini PC AI 86 TOPS Ditenagai Ryzen AI 9

Menurut bocoran dari sumber terpercaya seperti tipster @SmartPikachu dan konfirmasi tidak langsung dari eksekutif OpenAI, Dime dirancang sebagai perangkat “tanpa layar” yang menekankan interaksi suara, ketenangan, dan integrasi mulus dengan asisten AI generatif. Ini bukan sekadar earbud biasa melainkan gerbang pertama OpenAI menuju ekosistem perangkat AI pribadi yang utuh, menggabungkan perangkat lunak canggih dengan desain perangkat keras yang intuitif.

Artikel ini mengupas latar belakang pengembangan Dime, alasan pembatalan rencana ponsel AI, kemitraan strategis dengan mantan desainer Apple, serta implikasi besar bagi masa depan interaksi manusia-AI.

Pertarungan Chipset: Ranking AnTuTu Januari 2026 Dikuasai Siapa?

Dari Ambisi Ponsel ke Earbud: Mengapa OpenAI Ubah Arah?

Awalnya, OpenAI mengejar visi ambisius: perangkat genggam berbasis AI dengan komputasi onboard, mirip smartphone namun sepenuhnya dikendalikan oleh model bahasa besar seperti GPT. Namun, rencana tersebut dihentikan karena dua tantangan utama:

Samsung Naikkan Harga S26 Ultra-Tapi Janji AI & Kamera Baru yang Bikin Ngiler
  • Krisis pasokan chip HBM (High Bandwidth Memory) – komponen kritis untuk AI on-device yang harganya melonjak dan pasokannya terbatas.
  • Biaya produksi yang terlalu tinggi – membuat harga jual diperkirakan tidak kompetitif di pasar konsumen.
    “Kami menyadari bahwa memulai dengan sesuatu yang kompleks justru bisa menghambat adopsi,” ungkap seorang sumber internal yang enggan disebutkan namanya.
  • Alih-alih menyerah, OpenAI memilih filosofi “start simple”: bangun fondasi lewat perangkat ringan, murah, dan fungsional kemudian kumpulkan data pengguna nyata untuk iterasi berikutnya.

Dime: Earbud AI yang “Tenang” dan Bebas Gangguan

Sam Altman, CEO OpenAI, sempat menggambarkan perangkat ini sebagai sesuatu yang “lebih damai dan tenang daripada smartphone.” Pernyataan itu memberi petunjuk kuat bahwa Dime:

  • Tidak memiliki layar
  • Dirancang untuk interaksi suara alami
  • Fokus pada privasi dan minimalisme digital
Halaman Selanjutnya
img_title