ChatGPT Uji Iklan pada Pengguna Gratis, Cek Dampaknya!
- Istimewa
- OpenAI menguji coba iklan secara terbatas untuk pengguna versi gratis dan paket "Go" di Amerika Serikat.
- Iklan muncul secara visual terpisah dari jawaban AI guna menjaga kejelasan konteks bagi pengguna.
- Pengiklan hanya menerima data performa agregat tanpa akses ke isi percakapan pribadi pengguna.
OpenAI baru saja mengambil langkah besar dengan mengonfirmasi bahwa ChatGPT uji iklan pada pengguna gratis sedang berlangsung. Perusahaan menjalankan uji coba ini secara terbatas untuk pengguna dewasa di Amerika Serikat. Langkah strategis ini bertujuan menyeimbangkan biaya operasional infrastruktur AI yang masif dengan akses layanan yang tetap luas.
Selain akun gratis, pengguna paket "Go" seharga 8 dolar AS (sekitar Rp130.000) juga masuk dalam radar pengujian ini. Namun, pengguna paket premium seperti Plus, Pro, Business, hingga Enterprise tetap akan menikmati pengalaman tanpa iklan. OpenAI memastikan bahwa kehadiran iklan tidak akan mengintervensi kualitas jawaban dari model kecerdasan buatan tersebut.
Mekanisme ChatGPT Uji Iklan pada Pengguna Gratis
Sistem menampilkan iklan dengan label yang sangat jelas untuk menghindari kebingungan pengguna. Iklan muncul berdasarkan relevansi topik percakapan saat ini atau interaksi iklan sebelumnya. Misalnya, jika Anda menanyakan resep masakan, ChatGPT mungkin menampilkan promosi terkait bahan makanan atau alat dapur.
Meskipun iklan muncul, OpenAI menjamin independensi jawaban chatbot miliknya. Pengiklan tidak memiliki kemampuan untuk memengaruhi hasil atau respons yang diberikan AI. Hal ini menjadi standar penting dalam menjaga kredibilitas informasi yang ChatGPT hasilkan bagi para penggunanya.
Privasi dan Kontrol Pengguna dalam Iklan
Salah satu perhatian utama adalah keamanan data pribadi selama ChatGPT uji iklan pada pengguna gratis berlangsung. OpenAI menegaskan bahwa pengiklan tidak memiliki akses ke konten percakapan individu. Mereka hanya mendapatkan data agregat, seperti jumlah klik atau tayangan iklan secara keseluruhan.
Pengguna juga memiliki kendali penuh untuk mengelola pengalaman iklan mereka. Anda dapat menutup iklan yang muncul, memberikan umpan balik, atau mengatur preferensi personalisasi di menu pengaturan. OpenAI juga melarang keras kemunculan iklan pada topik sensitif seperti politik, kesehatan mental, dan masalah medis lainnya.