Bukan Cuma Tampilan! HyperOS 3 Punya 5 Fitur Canggih yang Android 16 Belum Punya

Bukan Cuma Tampilan! HyperOS 3 Punya 5 Fitur Canggih yang Android 16 Belum Punya
Sumber :
  • hyperOS

GadgetXiaomi kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu pemain terdepan dalam inovasi sistem operasi mobile dengan peluncuran HyperOS 3, upgrade paling ambisius sejak seri pertama HyperOS dirilis. Berbasis Android 16, HyperOS 3 bukan sekadar skin antarmuka melainkan transformasi menyeluruh yang menawarkan pengalaman pengguna lebih cerdas, personal, dan terhubung.

3 Air Purifier Xiaomi Terbaik 2026: Spek Keren, Fitur Lengkap, Udara Lebih Sehat

Yang menarik, banyak fitur di HyperOS 3 tidak hanya menyempurnakan Android 16, tapi justru melampaui batasannya. Dari multitasking visual hingga integrasi lintas ekosistem bahkan dengan perangkat Apple Xiaomi membuktikan bahwa stock Android kini terasa “minimalis” dibanding versi yang diperkaya oleh vendor.

Berikut 5 fitur utama HyperOS 3 yang membuatnya unggul dari stock Android 16:

HyperOS 3.1 Meluncur: Daftar Fitur dan Perangkat Eligible

1. HyperIsland: Multitasking Visual yang Lebih Cerdas dari Live Updates Android

Google memperkenalkan Live Updates di Android 16 untuk menampilkan aktivitas berjalan seperti pesanan makanan atau perjalanan ride-hailing di notifikasi dan layar kunci. Namun, Xiaomi mengambil langkah jauh lebih maju dengan HyperIsland.

HyperOS 3.1 vs 3: Fitur Baru, Perubahan & Daftar HP yang Kebagian!

HyperIsland menampilkan hingga tiga “pulau” aktivitas secara bersamaan dalam bentuk pill di bagian atas layar. Setiap pulau bisa:

  • Menampilkan status real-time (misalnya: musik sedang diputar, navigasi aktif, panggilan berlangsung)
  • Memberikan kontrol langsung (play/pause, terima/tolak, hubungi sopir)
  • Mendukung gesture: ketuk untuk perluas, geser untuk ganti aktivitas

Fitur paling revolusioner? Geser ke bawah pada pulau apa pun untuk membuka aplikasi terkait dalam jendela mengambang (floating window) memungkinkan multitasking instan tanpa keluar dari aplikasi saat ini.

Sementara Live Updates Android 16 masih terbatas pada aplikasi Google dan bergantung pada dukungan developer pihak ketiga, HyperIsland sudah kompatibel dengan WhatsApp, YouTube, Spotify, dan banyak aplikasi populer lainnya tanpa perlu modifikasi khusus dari developer.

2. Lock Screen Sinematik dengan AI Dynamic Wallpaper & Transisi Premium

Jika Android 16 menjaga layar kunci tetap fungsional dan minimalis, HyperOS 3 justru menjadikannya kanvas ekspresi pribadi.

Dua fitur unggulan di sini:

  • AI Cinematic Lock Screen: Setiap kali Anda membuka kunci, sistem menciptakan efek transisi sinematik berbasis konteks waktu, cuaca, atau aktivitas harian.
  • AI Dynamic Wallpapers: Foto pribadi diubah menjadi wallpaper hidup dengan efek kedalaman, pencahayaan dinamis, dan animasi halus yang bereaksi terhadap sentuhan.
  • Transisi antara Always-On Display → Lock Screen → Home Screen juga dioptimalkan untuk terasa lembut, cepat, dan premium menciptakan alur visual yang menyatu.

Ini bukan sekadar estetika. Xiaomi memahami bahwa layar kunci adalah titik interaksi pertama pengguna setiap hari, dan HyperOS 3 menjadikannya pengalaman yang membangkitkan emosi sesuatu yang Android 16 sengaja hindari demi kesederhanaan.

3. Integrasi Lintas Ekosistem: Bahkan Bisa “Bersahabat” dengan Apple

Salah satu terobosan paling mengejutkan dari HyperOS 3 adalah kemampuan berinteraksi lancar dengan perangkat Apple sesuatu yang jarang dilakukan vendor Android.

Fitur-fitur uniknya meliputi:

  • Touch to Share: Bagikan foto, video, file, bahkan password Wi-Fi ke iPhone/iPad hanya dengan menyentuhkan dua perangkat.
  • Home Screen+: Jalankan aplikasi Xiaomi langsung di iPad, lengkap dengan dukungan multitasking iPadOS (Split View, Slide Over).
  • Unlock via Face ID/Touch ID: Gunakan biometrik Apple untuk membuka kunci perangkat Xiaomi.
  • One-Tap Hotspot: iPhone bisa terhubung ke hotspot Xiaomi dengan satu ketukan.
  • Find My Device Cross-Platform: Lacak ponsel Xiaomi Anda langsung dari perangkat Apple.

Ini menunjukkan visi Xiaomi yang tidak terjebak dalam “perang ekosistem”, melainkan fokus pada kenyamanan pengguna nyata yang sering menggunakan campuran perangkat Android dan Apple.

4. HyperAI: Asisten AI Terintegrasi untuk Menulis, Transkripsi, dan Terjemahan Langsung

Sementara Android 16 mengandalkan aplikasi Google seperti Gemini atau Translate untuk fitur AI, HyperOS 3 menyematkan HyperAI sebagai lapisan sistem yang menyatu dengan seluruh pengalaman pengguna.

Beberapa kemampuan HyperAI:

  • AI Writing: Menulis ulang teks dalam berbagai gaya (formal, santai, persuasif), membuat caption otomatis, bahkan mode DeepThink untuk menulis esai panjang di Notes.
  • AI Speech Recognition: Saat merekam, sistem otomatis mengurangi noise latar, mengonversi ucapan ke teks, dan membuat ringkasan instan setelah rekaman selesai.
  • AI Search: Cari konten di perangkat atau web, lalu dapatkan ringkasan AI dari hasil pencarian tanpa perlu membuka browser.
  • AI Translate: Mendukung terjemahan langsung saat panggilan/meting, subtitle bilingual real-time, dan mode offline untuk percakapan tatap muka.

Semua fitur ini bekerja secara native, tanpa perlu membuka aplikasi pihak ketiga menjadikan AI benar-benar bagian dari sistem, bukan sekadar tambahan.

5. Lapisan Keamanan Quantum-Level yang Melampaui Android Protection

Android 16 memang memperkenalkan Android Protection dengan fitur seperti Theft Detection Lock dan USB protection. Namun, HyperOS 3 menambahkan lapisan keamanan tingkat lanjut yang dikembangkan Xiaomi sendiri:

  • Quantum-Level Data Protection: Enkripsi yang dirancang tahan terhadap serangan komputer kuantum di masa depan langkah proaktif yang belum ada di Android.
  • Edge-to-Cloud AI Security: Data sensitif diproses di perangkat (on-device), lalu dikirim ke cloud dengan enkripsi ganda, memastikan privasi tetap utuh.
  • MiTEE-Powered Protocols: Arsitektur keamanan berbasis Trusted Execution Environment (TEE) untuk semua komunikasi antar-perangkat dalam ekosistem Xiaomi.

Bagi pengguna yang peduli privasi terutama di era AI dan IoT fitur ini memberikan jaminan keamanan yang lebih komprehensif daripada yang ditawarkan stock Android.

Kesimpulan: HyperOS 3 Bukan Sekadar Skin Tapi Masa Depan Android yang Dibayangkan Xiaomi

HyperOS 3 membuktikan bahwa vendor Android tidak harus pasif mengikuti arahan Google. Dengan visi holistik tentang konektivitas, kecerdasan buatan, ekspresi pribadi, dan keamanan, Xiaomi berhasil menciptakan sistem operasi yang lebih kaya, lebih responsif, dan lebih manusiawi daripada stock Android 16.

Bagi pengguna Xiaomi, ini bukan sekadar update tapi lompatan besar menuju ekosistem digital yang benar-benar terpadu. Dan bagi industri, HyperOS 3 adalah tantangan halus: “Kalau Android saja tidak cukup, kenapa kita tidak membangun sesuatu yang lebih baik?”

Jawaban Xiaomi? HyperOS 3.

Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Anime, Game, Tech dan Berita lainnya setiap hari melalui social media Gadget VIVA. Ikuti kami di :
Instagram@gadgetvivacoid
FacebookGadget VIVA.co.id
X (Twitter)@gadgetvivacoid
Whatsapp ChannelGadget VIVA
Google NewsGadget