Xiaomi-Robotics-0 Resmi Rilis, AI Robot Paling Canggih?
- Istimewa
- Xiaomi merilis Xiaomi-Robotics-0, sebuah model VLA open-source dengan 4,7 miliar parameter.
- Teknologi ini menggunakan arsitektur Mixture-of-Transformers (MoT) untuk menyatukan visi, bahasa, dan aksi.
- Model ini mencetak rekor baru dalam tes simulasi serta performa robot di dunia nyata.
Xiaomi resmi memperkenalkan Xiaomi-Robotics-0, sebuah terobosan model vision-language-action (VLA) berbasis open-source. Raksasa teknologi asal China ini kini serius membidik posisi puncak dalam riset robotika global. Melalui model yang memiliki 4,7 miliar parameter tersebut, Xiaomi ingin mewujudkan "kecerdasan fisik" yang sesungguhnya pada mesin.
Kecanggihan Arsitektur Xiaomi-Robotics-0
Sistem Xiaomi-Robotics-0 bekerja dengan menyelesaikan siklus tertutup antara persepsi, keputusan, dan eksekusi. Robot harus mampu melihat lingkungan, memahami instruksi manusia, lalu menjalankan tugas tersebut secara akurat. Xiaomi merancang model ini secara khusus untuk menyeimbangkan pemahaman luas dengan kontrol motorik yang sangat halus.
Inovasi Mixture-of-Transformers (MoT)
Xiaomi menggunakan arsitektur Mixture-of-Transformers (MoT) yang membagi tugas pada dua komponen utama. Komponen pertama adalah Visual Language Model (VLM) yang berfungsi sebagai "otak" untuk menafsirkan perintah manusia yang samar. Contohnya, robot dapat memahami perintah "Tolong lipat handuk ini" hanya melalui input visual resolusi tinggi.
Komponen kedua adalah Action Expert yang berbasis Diffusion Transformer (DiT). Alih-alih menghasilkan satu gerakan tunggal, teknologi ini menciptakan rangkaian gerakan terpadu yang disebut "Action Chunk". Hasilnya, setiap gerakan robot menjadi jauh lebih lancar, akurat, dan minim hambatan.
Dominasi Benchmarking dan Uji Dunia Nyata
Performa Xiaomi-Robotics-0 terbukti unggul dalam berbagai pengujian standar industri. Model ini berhasil melampaui 30 model pesaing lainnya pada simulasi LIBERO, CALVIN, dan SimplerEnv. Xiaomi juga telah menguji model ini pada platform robot dua lengan untuk tugas-tugas kompleks di dunia nyata.
Robot tersebut mampu menyelesaikan tugas sulit seperti membongkar blok bangunan hingga menangani benda fleksibel dengan koordinasi tangan-mata yang stabil. Selain itu, Xiaomi menerapkan teknik Clean Action Prefix untuk memastikan gerakan tetap stabil tanpa getaran. Hal ini membuat robot tetap responsif meskipun terjadi perubahan lingkungan secara tiba-tiba.
Dampak Besar bagi Ekosistem Robotika Global
Kehadiran Xiaomi-Robotics-0 menandai era baru di mana robot tidak lagi hanya sekadar mesin kaku. Dengan sifatnya yang open-source, Xiaomi memberikan akses luas bagi pengembang untuk mempercepat inovasi kecerdasan buatan pada perangkat fisik. Langkah ini memperkuat posisi Xiaomi sebagai pemain kunci dalam integrasi AI dan perangkat keras canggih.
Penggunaan teknik asynchronous inference juga menjadi solusi atas masalah latensi yang sering menghambat robot pintar. Kini, robot dapat terus bergerak secara kontinu tanpa jeda meski model AI sedang memproses data yang berat. Inovasi ini memastikan masa depan robotika menjadi lebih intuitif dan fungsional bagi kebutuhan manusia sehari-hari.