Asus ROG Kithara: Headset Gaming Planar Magnetic Kualitas Pro
- Istimewa
- Driver Planar Magnetic 100mm hasilkan detail suara yang sangat akurat dan jernih.
- Desain open-back memberikan soundstage luas untuk pengalaman gaming yang lebih natural.
- Konektivitas lengkap mencakup jack 4,4mm balanced serta adapter USB-C modern.
- Dibanderol sekitar Rp 4,5 juta, menyasar segmen gamer sekaligus penikmat audio murni.
Asus merilis inovasi berani melalui Asus ROG Kithara, sebuah headset gaming yang mengedepankan kualitas audio kelas atas. Berbeda dengan produk gaming pada umumnya yang menonjolkan lampu RGB, perangkat ini justru membawa teknologi driver planar magnetic berukuran 100mm. Langkah strategis ini menempatkan Asus ROG Kithara sebagai jembatan bagi para gamer yang menginginkan performa suara setara headphone audiophile profesional. Kehadirannya di pasar global kini menjadi perhatian serius bagi pengguna yang memprioritaskan akurasi suara di atas fitur estetika semata.
Keunggulan Driver Planar Magnetic 100mm pada Asus ROG Kithara
Inti kekuatan dari Asus ROG Kithara terletak pada penggunaan driver planar magnetic berukuran besar. Teknologi ini biasanya hanya tersedia pada perangkat audio high-end karena kemampuannya meminimalkan distorsi. Driver ini mampu menghasilkan pemisahan detail yang sangat tajam antara frekuensi bass, mid, dan treble.
Para pemain game kompetitif dapat merasakan manfaat langsung dari teknologi ini. Suara langkah kaki musuh atau arah tembakan menjadi jauh lebih mudah diidentifikasi secara presisi. Selain itu, rentang frekuensi yang didukung mencapai 8Hz hingga 55kHz, melampaui batas pendengaran manusia normal untuk memastikan fidelitas audio yang utuh.
Desain Open-Back untuk Soundstage Luas
Selain driver berkualitas, Asus menerapkan desain open-back pada headset ini. Desain tersebut memungkinkan udara mengalir melalui cup telinga, sehingga menciptakan efek soundstage yang terasa luas dan natural. Efek ini membuat pengguna seolah berada di tengah-tengah lingkungan permainan, bukan sekadar mendengarkan suara dari dalam headphone.
Namun, pengguna perlu memperhatikan aspek isolasi suara. Desain open-back secara alami membiarkan suara bocor keluar dan suara sekitar masuk ke dalam telinga. Oleh karena itu, perangkat ini lebih cocok digunakan di dalam ruangan pribadi yang tenang daripada di tempat umum atau transportasi massal.