Tecno Pova Curve 2 Rilis: Baterai Tahan 2 Hari, Tapi Chipset & Kamera Turun?

Tecno Pova Curve 2 Rilis: Baterai Tahan 2 Hari, Tapi Chipset & Kamera Turun?
Sumber :
  • gsmarena

Gadget – Tecno, merek smartphone asal China yang tergabung dalam grup Transsion, kembali memperluas lini seri Pova-nya dengan peluncuran resmi Tecno Pova Curve 2. Mengusung tagline sebagai penerus dari Tecno Pova Curve yang dirilis awal 2025, perangkat ini menawarkan baterai super besar 8.000 mAh dalam desain yang mengejutkan ringan dan tipis hanya 7,42 mm tebal dan 195 gram beratnya.

OPPO Reno 15 5G vs Reno 15c 5G: Mana yang Lebih Worth It?

Namun, di balik keunggulan baterainya, Tecno Pova Curve 2 justru mengalami penurunan spesifikasi dibanding generasi sebelumnya, terutama pada chipset dan kamera utama. Lalu, apakah ponsel ini tetap layak dipertimbangkan di segmen harga Rp5 jutaan?

Artikel ini mengupas tuntas spesifikasi lengkap, kelebihan, kekurangan, teknologi baterai silikon, fitur unik, serta analisis nilai (value) Tecno Pova Curve 2 untuk konsumen Indonesia.

Perbandingan Android 16 vs Android 17: Fitur, Performa, dan Keamanan Terbaru

Desain Tipis dengan Baterai Raksasa: Bagaimana Bisa?

Salah satu pencapaian paling mencolok dari Tecno Pova Curve 2 adalah kombinasi baterai 8.000 mAh dengan ketebalan hanya 7,42 mm. Biasanya, ponsel dengan baterai sebesar itu seperti Realme P4 Power 5G (10.001 mAh) atau Redmi Turbo 5 Max (9.000 mAh) cenderung tebal dan berat.

OPPO Reno 15 vs Reno 15c 5G: Harga Beda Jauh, Apa Bedanya?

Rahasia di baliknya adalah penggunaan teknologi baterai berbasis silikon, yang menawarkan:

  • Densitas energi lebih tinggi dibanding baterai lithium-ion konvensional
  • Efisiensi pengisian lebih baik
  • Umur pakai lebih panjang

Tecno mengeklaim baterai ini mampu menemani pengguna hingga dua hari penuh dalam penggunaan normal. Saat habis, pengisian cepat 45 watt via USB-C memastikan daya kembali penuh dalam waktu singkat.

Spesifikasi yang “Disunat”: Chipset & Kamera Turun Kelas

Meski menawarkan baterai besar, Tecno Pova Curve 2 justru mengalami downgrade dibanding pendahulunya:

KomponenTecno Pova Curve (2025)Tecno Pova Curve 2 (2025)
ChipsetMediaTek Dimensity 7300 Ultimate (4 nm)MediaTek Dimensity 7100 (6 nm)
CPU Clock2,5 GHz2,4 GHz
Kamera Utama64 MP50 MP

Penurunan ini cukup mengejutkan, mengingat biasanya generasi baru membawa peningkatan. Namun, kemungkinan besar langkah ini diambil untuk menekan biaya produksi agar bisa mempertahankan harga di kisaran Rp5 jutaan.

Meski begitu, Dimensity 7100 tetap merupakan chipset mid-range yang mumpuni untuk multitasking, media sosial, streaming, dan gaming ringan hingga sedang.

Layar AMOLED 144 Hz dengan Kecerahan 4.500 Nit

Tecno Pova Curve 2 hadir dengan panel AMOLED 6,78 inci beresolusi 1,5K (1440 x 3120 piksel) dan refresh rate 144 Hz salah satu yang tertinggi di kelasnya. Layar ini juga menampilkan desain melengkung di sisi kanan-kiri, memberikan kesan premium.

Fitur unggulan lainnya:

  • Kecerahan puncak 4.500 nit: tetap jernih bahkan di bawah sinar matahari langsung
  • Corning Gorilla Glass 7i: perlindungan terhadap goresan dan benturan
  • Punch-hole kamera depan 13 MP di tengah atas
  • Layar ini sangat ideal untuk konsumsi konten visual, gaming, dan produktivitas mobile.

Kamera: Cukup untuk Kebutuhan Harian

Sistem kamera belakang Tecno Pova Curve 2 terdiri dari:

  • Kamera utama 50 MP (f/1.6)
  • Sensor depth 2 MP (untuk efek bokeh)

Sayangnya, tidak ada lensa ultrawide atau makro fitur yang kini umum di segmen harga ini. Kamera depan 13 MP cukup untuk video call dan selfie, meski bukan yang terbaik di kelasnya.

Secara keseluruhan, kamera bukan titik fokus utama perangkat ini. Tecno tampaknya lebih mengutamakan daya tahan baterai dan performa layar.

Fitur Tambahan yang Jarang Ada di Kelasnya

Tecno menyematkan sejumlah fitur premium yang jarang ditemukan di ponsel Rp5 jutaan:

  • Sensor sidik jari dalam layar
  • IR blaster (bisa jadi remote TV, AC, dll)
  • Dolby Atmos pada speaker tunggal
  • Bluetooth 5.4 & Wi-Fi dual-band
  • Chip G1 & SE1 untuk penguatan sinyal seluler dan Wi-Fi
  • Sertifikasi IP64 (tahan debu & percikan air)
  • Sertifikasi SGS untuk ketahanan jatuh

Fitur-fitur ini menjadikan Pova Curve 2 lebih dari sekadar ponsel baterai besar ia juga andal dalam konektivitas dan ketahanan fisik.

Perangkat Lunak: Android 16 dengan Dua Kali Update OS

Tecno Pova Curve 2 menjalankan Android 16 dengan antarmuka HiOS 16. Yang menarik, Tecno menjanjikan dua kali pembaruan sistem operasi Android artinya perangkat ini akan mendapat Android 17 dan 18 di masa depan.
Ini penting bagi pengguna yang ingin keamanan dan fitur terbaru dalam jangka panjang.

Harga dan Varian

Di India, Tecno Pova Curve 2 dijual dengan dua varian:

  • 8 GB RAM + 128 GB storage: ₹27.999 (~Rp5,3 juta)
  • 8 GB RAM + 256 GB storage: ₹29.999 (~Rp5,7 juta)

Perangkat tersedia dalam tiga warna:

  • Mystic Purple
  • Melting Silver
  • Storm Titanium

Jika masuk ke Indonesia, harga kemungkinan berkisar Rp5,2–5,8 juta, tergantung pajak dan distribusi.

Analisis: Untuk Siapa Pova Curve 2 Cocok?

✅ Cocok untuk:

  • Pengguna yang butuh baterai tahan lama (traveler, pekerja lapangan, pelajar)
  • Penggemar layar smooth 144 Hz untuk gaming/media
  • Mereka yang menghargai fitur IR blaster & sinyal kuat
  • Konsumen yang ingin ponsel tipis tapi baterai besar

❌ Kurang cocok untuk:

  • Fotografer mobile yang butuh kamera serbaguna
  • Gamer berat yang butuh chipset high-end
  • Pengguna yang mengutamakan upgrade spesifikasi generasi ke generasi

Kesimpulan: Trade-off yang Masuk Akal?

Tecno Pova Curve 2 adalah contoh klasik strategi trade-off: mengorbankan chipset dan kamera demi baterai raksasa dalam desain tipis. Di pasar yang semakin kompetitif, pendekatan ini masuk akal terutama karena baterai 8.000 mAh tetap menjadi daya tarik utama bagi banyak konsumen.

Meski ada “pemangkasan”, Tecno tetap memberikan nilai tambah lewat fitur konektivitas, ketahanan, dan layar premium. Jika Anda mencari HP andalan untuk aktivitas seharian tanpa takut kehabisan baterai, Tecno Pova Curve 2 layak masuk daftar pertimbangan meski harus rela sedikit berkompromi pada performa kamera dan prosesor.

Yang pasti, di segmen Rp5 jutaan, jarang ada ponsel yang bisa menawarkan baterai sebesar ini dalam bodi setipis ini. Dan itu, mungkin, adalah taruhan utama Tecno yang berani tapi cerdas.

Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Anime, Game, Tech dan Berita lainnya setiap hari melalui social media Gadget VIVA. Ikuti kami di :
Instagram@gadgetvivacoid
FacebookGadget VIVA.co.id
X (Twitter)@gadgetvivacoid
Whatsapp ChannelGadget VIVA
Google NewsGadget