Penjualan CPU di Amazon Anjlok 51%, Harga Chip Justru Meroket

Penjualan CPU di Amazon Anjlok 51%, Harga Chip Justru Meroket
Sumber :
  • Istimewa

BenQ GW90TC Rilis: Monitor 144Hz Eye-Care & USB-C 20W
  • Volume penjualan prosesor di platform Amazon AS merosot tajam sebesar 51% secara tahunan (YoY).
  • Harga jual rata-rata (ASP) CPU melonjak signifikan dari $227 menjadi $305 per unit.
  • AMD mendominasi pasar dengan menguasai lebih dari 88% total unit yang terjual dibandingkan Intel.

GPD Win 5: PC Handheld Monster dengan Ryzen AI Max+ 395

Data pelacakan terbaru menunjukkan penjualan CPU di Amazon Amerika Serikat mengalami penurunan drastis pada Januari 2026. Berdasarkan laporan analis TechEpiphany, pengecer raksasa tersebut hanya mencatat penjualan sekitar 26.100 unit prosesor sepanjang bulan tersebut. Angka ini menandakan kontraksi pasar sebesar 51% jika kita bandingkan dengan periode Januari 2025.

Fenomena Penjualan CPU di Amazon dan Kenaikan Harga

BenQ GW90TC Series Rilis: Monitor IPS 144Hz dengan USB-C 20W

Kenaikan harga menjadi sorotan utama di tengah lesunya minat beli konsumen saat ini. Meskipun volume unit yang terjual berkurang secara drastis, harga jual rata-rata (ASP) justru bergerak ke arah berlawanan. Pada Januari 2025, harga rata-rata CPU berada di angka $227, namun kini melonjak hingga $305.

Lonjakan sebesar 34% ini mengindikasikan perubahan perilaku konsumen di pasar. Para pembeli yang tetap melakukan pembaruan cenderung memilih chip kelas atas yang lebih mahal. Selain itu, inflasi harga secara menyeluruh pada lini produk prosesor juga memperparah kondisi pengeluaran pengguna.

Dominasi AMD yang Semakin Tak Terbendung

AMD terus mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar dengan selisih yang sangat lebar. Perusahaan ini berhasil menjual 23.050 unit prosesor Ryzen selama bulan Januari 2026. Pencapaian tersebut memberikan AMD pangsa pasar unit sebesar 88% di Amazon.

Sebaliknya, Intel menghadapi tantangan besar dengan hanya mencatatkan penjualan sebanyak 3.050 unit. Menariknya, permintaan konsumen AMD tidak hanya terfokus pada seri terbaru Ryzen 9000 berbasis Zen 5. Seri lama seperti Zen 4 (Ryzen 7000) dan Zen 3 (Ryzen 5000) tetap diminati karena menawarkan nilai yang lebih kompetitif.

Faktor Eksternal yang Menghambat Pembaruan PC

Kenaikan biaya komponen pendukung menjadi alasan utama mengapa konsumen menunda perakitan PC baru. Harga memori RAM, baik tipe DDR4 maupun DDR5, terus merangkak naik dalam beberapa bulan terakhir. Situasi ini diperburuk dengan kenaikan harga penyimpanan SSD yang cukup terasa di kantong pengguna.

Sektor kartu grafis (GPU) juga tidak memberikan ruang napas bagi para antusias rakitan komputer. Bahkan opsi kelas menengah pun kini mendapatkan tekanan harga yang signifikan. Ketika hampir semua komponen utama menjadi lebih mahal, daya tarik untuk sekadar melakukan pembaruan CPU menjadi melemah.

Halaman Selanjutnya
img_title