Bocoran Oppo Find N6: Pakai Snapdragon 8 Elite 7-Core Terbaru
- Istimewa
- Oppo Find N6 muncul di Geekbench dengan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 versi unik 7-core.
- Perangkat ini mencatat skor single-core 3.524 dan multi-core 9.090 pada sistem operasi Android 16.
- Penggunaan konfigurasi 7-core bertujuan mengoptimalkan manajemen suhu pada bodi ponsel lipat yang tipis.
Misteri spesifikasi Oppo Find N6 akhirnya mulai terkuak melalui data terbaru di platform benchmark Geekbench. Ponsel lipat generasi terbaru ini tertangkap kamera sedang menjalani pengujian performa dengan hasil yang cukup mengejutkan. Menariknya, Oppo membekali perangkat ini dengan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 namun dalam konfigurasi inti yang tidak biasa.
Alih-alih menggunakan delapan inti seperti standar flagship pada umumnya, model ini justru mengusung CPU 7-core. Langkah ini memicu spekulasi mengenai strategi Oppo dalam menyeimbangkan tenaga besar dengan desain perangkat lipat yang punya tantangan termal tinggi.
Hasil Benchmark Oppo Find N6: Skor Tinggi di Android 16
Data dari listing Geekbench menunjukkan performa yang sangat solid untuk kategori perangkat foldable. Perangkat dengan RAM 16GB ini berhasil meraih skor single-core sebesar 3.524 poin. Sementara itu, untuk pengujian multi-core, angka yang dihasilkan menyentuh 9.090 poin.
Skor tersebut membuktikan bahwa Oppo Find N6 mampu menangani tugas-tugas berat dengan sangat responsif. Selain itu, pengujian GPU melalui metode OpenCL mencatatkan angka 24.103. Skor ini memberikan gambaran bahwa kartu grafis Adreno 840 di dalamnya siap menjalankan game berat dengan pengaturan grafis rata kanan.
Analisis Konfigurasi Chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5
Dapur pacu Snapdragon 8 Elite Gen 5 pada perangkat ini memiliki arsitektur yang unik. Prosesor tersebut terdiri dari dua inti utama (prime core) dengan kecepatan hingga 4,61 GHz. Selain itu, terdapat lima inti performa yang berjalan pada frekuensi 3,63 GHz.
Jumlah inti performa ini berkurang satu unit dibandingkan versi standar 8-core yang biasanya ada di ponsel flagship konvensional. Meski jumlah intinya lebih sedikit, kecepatan frekuensi yang tinggi tetap menjamin kelancaran sistem operasi Android 16 yang diusungnya.
Alasan HP Lipat Gunakan Konfigurasi 7-Core
Mengapa Oppo memilih versi 7-core untuk Snapdragon 8 Elite Gen 5? Jawabannya terletak pada batasan fisik ponsel lipat. Ruang internal yang terbatas akibat mekanisme engsel membuat distribusi panas menjadi lebih sulit daripada ponsel biasa.
Pengurangan satu inti performa secara teoritis mampu menekan suhu kerja chipset. Hal ini sangat krusial agar perangkat tidak mengalami throttling atau penurunan performa secara mendadak saat digunakan dalam waktu lama. Dengan suhu yang lebih terjaga, stabilitas sistem tetap terjaga meski pengguna melakukan multitasking berat.
Selain manajemen panas, efisiensi baterai juga menjadi pertimbangan utama. Layar ganda pada ponsel lipat mengonsumsi daya lebih besar. Konfigurasi inti yang disesuaikan ini diharapkan dapat memberikan daya tahan baterai yang lebih awet tanpa mengorbankan pengalaman pengguna.
Prediksi Rilis dan Dampak Penggunaan Jangka Panjang
Kemunculan skor benchmark ini menandakan bahwa Oppo Find N6 telah memasuki tahap akhir pengujian sebelum diproduksi massal. Pengguna dapat mengharapkan pengalaman multitasking yang sangat mulus berkat dukungan RAM 16GB yang besar.
Optimalisasi perangkat lunak pada Android 16 juga akan memegang peranan penting. Oppo kemungkinan besar akan menyematkan sistem pendingin inovatif untuk mendampingi chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 tersebut. Jika manajemen termal terbukti efektif, ponsel ini akan menjadi standar baru dalam performa ponsel lipat.
Bagi Anda yang mengincar ponsel lipat dengan performa tangguh, hasil benchmark ini memberikan angin segar. Fokus utama Oppo kali ini bukan sekadar mengejar angka skor mentah, melainkan memastikan performa tetap stabil untuk penggunaan jangka panjang di dunia nyata.