Rilis PlayStation 6 Berpotensi Mundur hingga 2028, Ini Sebabnya
- Istimewa
- Sony mempertimbangkan untuk menunda peluncuran PlayStation 6 hingga tahun 2028 atau 2029.
- Kenaikan harga memori (DRAM) global menjadi faktor utama yang menghambat proses produksi.
- Kesuksesan penjualan PlayStation 5 memberikan ruang bagi Sony untuk memperpanjang siklus konsol saat ini.
Sony kini tengah mengevaluasi ulang lini masa peluncuran konsol generasi berikutnya, PlayStation 6. Berbagai laporan industri menyebutkan bahwa kenaikan biaya komponen yang signifikan mengancam jadwal peluncuran awal. Meski banyak pihak memprediksi tahun 2027 sebagai waktu peluncuran, kini target Rilis PlayStation 6 tersebut menjadi semakin tidak pasti.
Para pakar di lingkaran rantai pasokan bahkan mulai mendiskusikan potensi penundaan hingga tahun 2028 atau 2029. Hal ini terjadi karena dinamika pasar semikonduktor yang tidak menentu. Kondisi tersebut memaksa Sony untuk lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan strategis.
Alasan Utama Rilis PlayStation 6 Terancam Tertunda
Penyebab utama dari ketidakpastian ini adalah melonjaknya harga memori di pasar global. Saat ini, pusat data (data center) berskala besar menyerap stok DRAM dan memori bandwidth tinggi dalam jumlah masif. Akibatnya, ketersediaan komponen untuk perangkat keras hiburan seperti konsol menjadi terbatas dan mahal.
PlayStation 6 kabarnya akan mengusung spesifikasi tinggi dengan memori cepat sebesar 30GB. Jika laporan ini akurat, pergeseran harga komponen sekecil apa pun akan berdampak besar pada total biaya manufaktur. Analis memprediksi tren kenaikan harga ini akan terus berlanjut hingga akhir 2025 dan awal 2026.
Tantangan Harga Jual dan Margin Keuntungan
Sony biasanya menerapkan strategi harga yang agresif di awal peluncuran setiap generasi konsol. Mereka seringkali rela mengambil margin tipis demi penetrasi pasar yang cepat. Namun, jika biaya memori tetap tinggi, Sony akan menghadapi dilema yang sulit antara menekan keuntungan atau menaikkan harga jual ritel.
Menjual konsol dengan harga mendekati $1.000 (sekitar Rp15 juta) tentu akan sangat memberatkan konsumen arus utama. Oleh karena itu, menunda jadwal produksi hingga harga komponen stabil menjadi opsi yang lebih masuk akal secara bisnis.
Fleksibilitas Berkat Kesuksesan PlayStation 5
Di sisi lain, Sony sebenarnya tidak memiliki urgensi mendesak untuk segera menghadirkan konsol baru. PlayStation 5 telah mencatat angka penjualan luar biasa yang melampaui 75 juta unit. Tingkat keterlibatan pengguna juga tetap sangat kuat di seluruh dunia.