Relaksasi TKDN Produk AS: Samsung dan Xiaomi Terancam?

Relaksasi TKDN Produk AS: Samsung dan Xiaomi Terancam?
Sumber :
  • Istimewa

Xiaomi Tag Siap Rilis Global di MWC 2026, Cek Spesifikasinya!
  • Kebijakan relaksasi TKDN produk AS berisiko menciptakan ketimpangan pasar smartphone di Indonesia.
  • Apple dan Google diprediksi menjadi pihak paling diuntungkan dari pelonggaran aturan ini.
  • Vendor non-AS seperti Samsung dan Xiaomi terancam kehilangan daya saing di segmen premium.

Bocoran Warna Galaxy S26 Ultra: Ada Dua Varian Eksklusif!

Wacana kebijakan relaksasi TKDN produk AS kini memicu kekhawatiran serius bagi stabilitas industri smartphone nasional. Pengamat pasar smartphone, Aryo Meidianto, menilai langkah ini dapat menekan vendor besar seperti Samsung hingga Xiaomi.

Selama ini, aturan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) menjadi instrumen utama yang menjaga keseimbangan pasar. Aturan tersebut mewajibkan vendor global membangun pabrik perakitan atau pusat riset di tanah air. Namun, rencana pelonggaran khusus bagi merek asal Amerika Serikat berpotensi merusak peta persaingan yang sudah tertata.

Risiko Pembebasan TKDN Produk AS bagi Pasar Smartphone

Dampak Relaksasi TKDN Produk AS Terhadap Persaingan

Jika kebijakan ini berlaku, pasar smartphone Indonesia akan terbagi menjadi dua kelompok besar. Merek asal AS akan menikmati kebebasan, sementara merek non-AS tetap terikat aturan investasi yang ketat. Aryo menegaskan bahwa kondisi ini menciptakan pertarungan yang sangat tidak adil di lapangan.

Apple menjadi pihak yang paling mendapat sorotan dalam isu ini. Selama ini, Apple sering mengalami hambatan administratif dalam memenuhi ambang batas TKDN melalui skema inovasi. Dengan jalur cepat ini, Apple dapat mendistribusikan produk terbaru mereka tanpa kendala birokrasi yang memakan waktu lama.

Selain itu, Apple berpotensi mengalokasikan anggaran investasi fisik ke strategi harga. Hal ini memungkinkan harga iPhone menjadi lebih kompetitif atau memberikan ruang promo yang lebih luas bagi konsumen. Sebaliknya, kompetitor seperti Samsung harus menanggung struktur biaya lebih berat karena beban operasional pabrik lokal.

Peluang Masuknya Google Pixel secara Resmi

Relaksasi TKDN produk AS juga membuka pintu lebar bagi Google untuk memboyong lini Pixel ke Indonesia. Selama ini, penggemar Android murni kesulitan mendapatkan perangkat ini secara resmi karena kendala regulasi yang rumit.

Kehadiran Google Pixel tentu akan menambah tekanan di segmen pasar kelas atas. Konsumen kini memiliki opsi lebih banyak, terutama bagi mereka yang mengutamakan pembaruan perangkat lunak cepat. Hal ini secara langsung mengancam dominasi seri flagship milik vendor Korea Selatan dan Tiongkok.

Halaman Selanjutnya
img_title