Anker Prime 220W Edisi Black Myth: Wukong Resmi Rilis, Desainnya Bikin Melirik
- anker
Anker kembali memanaskan pasar aksesori premium dengan menghadirkan edisi spesial power bank terbarunya. Kali ini, perusahaan teknologi asal Amerika Serikat itu merilis Anker Prime Power Bank Black Myth: Wukong Edition yang tampil beda lewat sentuhan desain eksklusif bertema gim populer. Meski secara spesifikasi identik dengan versi reguler, edisi ini menawarkan tampilan visual yang jauh lebih berani dan artistik.
Secara tampilan, perangkat ini mengusung kombinasi warna hitam dan emas dengan efek tekstur seperti bekas pertempuran. Tidak hanya itu, terdapat mural relief 3D yang menonjol di bagian bodi, lengkap dengan ilustrasi Jingubang serta logo kolaborasi yang membuatnya terasa lebih koleksi daripada sekadar perangkat pengisi daya. Dengan pendekatan desain seperti ini, Anker jelas membidik penggemar gim dan kolektor perangkat edisi terbatas.
Namun tentu saja, daya tarik utama bukan hanya pada tampilannya. Dari sisi performa, power bank ini dibekali kapasitas 20.100mAh atau setara 72,36Wh. Kapasitas tersebut masih memenuhi standar keamanan penerbangan TSA, sehingga tetap aman dibawa ke dalam kabin pesawat. Dengan daya sebesar itu, perangkat ini diklaim mampu mengisi daya iPhone 17 Pro Max hingga 3,6 kali dalam kondisi penuh.
Lebih lanjut, Anker menyematkan total output hingga 220W. Angka ini tergolong sangat besar untuk kelas power bank portabel. Perangkat ini dibekali dua port USB-C dan satu port USB-A. Salah satu port USB-C bahkan mampu menghasilkan daya maksimal 140W. Artinya, laptop kelas berat seperti MacBook Pro 16 inci dapat diisi hingga 50 persen hanya dalam waktu sekitar 28 menit, tentu dengan kabel yang mendukung daya tersebut.
Saat digunakan untuk dua perangkat sekaligus, sistem cerdasnya akan membagi daya menjadi 110W + 110W atau 140W + 22,5W, tergantung kebutuhan. Sementara itu, jika tiga perangkat terhubung secara bersamaan, distribusi dayanya menjadi 100W + 100W + 20W. Skema ini memungkinkan pengguna tetap mendapatkan pengisian cepat meski digunakan secara multitasking.
Tidak berhenti di situ, kecepatan pengisian ulang power bank ini juga tergolong impresif. Melalui port USB-C, perangkat dapat diisi dengan daya hingga 100W dan mampu mencapai 50 persen hanya dalam 25 menit. Bahkan, jika menggunakan Prime Charging Base opsional yang terhubung lewat pin pogo, proses pengisian bisa berlangsung lebih praktis dan efisien.
Untuk menunjang pengalaman pengguna, Anker menyematkan layar internal yang menampilkan data daya secara real-time. Pengguna dapat melihat informasi terkait input dan output daya, suhu baterai, hingga penggunaan masing-masing port. Fitur ini memberikan kontrol lebih transparan, terutama bagi pengguna profesional yang kerap mengandalkan perangkat berdaya besar.
Selain itu, konektivitas Bluetooth juga tersedia dan terintegrasi dengan aplikasi Anker. Melalui aplikasi tersebut, pengguna bisa memantau informasi kabel yang digunakan, protokol pengisian daya, hingga mengatur mode pengisian sesuai kebutuhan. Bahkan, alokasi daya tiap port bisa disesuaikan, termasuk pengaturan tampilan layar perangkat. Fitur ini membuat power bank terasa lebih pintar dan fleksibel dibanding model konvensional.
Dari sisi keamanan, teknologi ActiveShield 4.0 menjadi andalan. Sistem ini diklaim mampu melakukan lebih dari 10 juta pengecekan suhu setiap hari. Jika terdeteksi kondisi ekstrem, sistem akan otomatis menyesuaikan daya untuk menjaga stabilitas dan keamanan perangkat yang terhubung. Dengan demikian, risiko overheat maupun lonjakan daya bisa ditekan secara signifikan.
Secara fisik, perangkat ini memiliki dimensi 5,79 x 1,99 x 1,73 inci dengan bobot sekitar 1,12 pon. Meski kapasitasnya besar, desainnya tetap tergolong ringkas untuk ukuran power bank beroutput tinggi. Hal ini membuatnya masih nyaman dimasukkan ke dalam tas kerja atau ransel perjalanan.
Soal harga, Anker Prime Power Bank Black Myth: Wukong Edition dipasarkan dengan banderol 199,99 dolar AS di Amerika Serikat dan 139,99 pound sterling di Inggris. Sebagai perbandingan, versi standar Anker Prime Power Bank dijual dengan harga 179,99 dolar AS. Selisih harga tersebut pada dasarnya mencerminkan nilai desain eksklusif dan nuansa kolektor yang ditawarkan edisi spesial ini.
Menariknya lagi, Anker juga merilis Prime Docking Station bertema Black Myth: Wukong. Perangkat ini mengusung desain hitam dan emas yang serasi dengan power bank edisi khusus tadi. Meski tampilan luarnya berbeda, spesifikasi intinya tetap sama dengan model standar.
Docking station ini mendukung hingga tiga layar melalui teknologi DisplayLink. Selain itu, perangkat mampu memberikan pengisian daya laptop hingga 140W. Beragam port konektivitas juga tersedia untuk menunjang pengaturan multi-perangkat, sehingga cocok digunakan di meja kerja profesional yang membutuhkan banyak sambungan sekaligus.
Kehadiran edisi khusus ini menunjukkan bahwa pasar aksesori kini tidak lagi sekadar berbicara soal fungsi. Desain, identitas, dan kolaborasi dengan dunia hiburan menjadi nilai tambah yang signifikan. Di satu sisi, pengguna mendapatkan performa tinggi dengan output 220W dan kapasitas 20K. Di sisi lain, mereka juga memperoleh perangkat dengan karakter visual yang kuat dan berbeda dari power bank kebanyakan.
Dengan kombinasi desain eksklusif, performa kelas atas, serta fitur pintar yang lengkap, Anker Prime Power Bank Black Myth: Wukong Edition tampaknya bukan hanya sekadar alat pengisi daya. Lebih dari itu, perangkat ini menjadi simbol gaya bagi pengguna yang menginginkan performa dan estetika dalam satu genggaman.