Bezel Nyaris Hilang! OnePlus 16 Tampil dengan Desain 'All-Screen' Paling Ekstrem
- OnePlus
Baterai “Glacier” 9.000mAh: Terobosan atau Hype?
Salah satu spekulasi paling mengejutkan adalah baterai 9.000 mAh berbasis teknologi silikon-karbon. Baterai jenis ini menawarkan densitas energi lebih tinggi dibanding lithium-ion konvensional, memungkinkan kapasitas besar tanpa menambah volume berlebihan.
Jika benar, ini akan menjadi lonjakan besar dari kapasitas baterai OnePlus 15 (~5.400 mAh). Namun, ada beberapa pertanyaan:
- Apakah ukuran fisik baterai masih muat dalam bodi tipis?
- Bagaimana efek siklus pengisian ulang terhadap umur baterai?
- Apakah teknologi ini sudah stabil untuk produksi massal?
Saat ini, angka 9.000 mAh masih perlu dikonfirmasi. Tapi jika terwujud, OnePlus 16 bisa menjadi smartphone dengan daya tahan baterai terpanjang di kelas flagship.
Performa Inti: Snapdragon 8 Gen 4 Dipastikan Hadir
Seperti tradisi, OnePlus 16 akan ditenagai oleh chipset flagship terbaru Qualcomm: Snapdragon 8 Gen 4 (nama komersial mungkin berbeda). Chip ini dibangun di atas proses fabrikasi 3nm generasi kedua, menjanjikan:
- Peningkatan performa CPU/GPU 20–30%
- Efisiensi daya lebih baik
- AI engine generasi berikutnya untuk fotografi dan asisten virtual
Dengan kombinasi chipset ini dan antarmuka OxygenOS yang ringan, OnePlus 16 diprediksi akan menjadi salah satu ponsel tercepat tahun 2026.
Kamera Triple-Sensor: Main 50MP, Ultrawide 50MP, Telephoto 200MP
Sistem kamera belakang OnePlus 16 dilaporkan terdiri dari tiga sensor utama:
| Lensa | Resolusi | Fitur Utama |
| Utama | 50 MP | Sensor besar, OIS, dukungan log video |
| Ultrawide | 50 MP | Sudut pandang 120°, distorsi minimal |
| Telephoto | 200 MP | Lensa periskop, zoom optik 5x–10x |
Jika akurat, sensor telephoto 200MP akan menjadi salah satu upgrade paling agresif dalam sejarah OnePlus. Ini menandakan fokus baru pada fotografi zoom jarak jauh sesuatu yang selama ini menjadi keunggulan Samsung dan Xiaomi.
Namun, seperti biasa, resolusi bukan segalanya. Kualitas pemrosesan gambar, algoritma HDR, dan stabilitas video akan menentukan apakah sistem ini benar-benar unggul di dunia nyata.
Fokus pada Desain Premium, Bukan Gaming Ekstrem
Berbeda dengan beberapa kompetitor yang menambahkan trigger bahu atau kipas pendingin internal, OnePlus justru menghindari fitur gaming niche. Strateginya jelas:
“Jadikan flagship yang cepat, indah, dan universal bukan mainan spesialis.”
Ini selaras dengan filosofi OnePlus sejak era awal: performa tinggi tanpa mengorbankan elegansi.