Xiaomi Rilis Kabel USB-C 6A Reverse Charging dengan Fast Charging 120W
- gizmo china
Xiaomi kembali memperluas lini aksesorinya dengan menghadirkan kabel USB-C terbaru yang ringkas namun bertenaga. Tanpa banyak gembar-gembor, perusahaan teknologi asal Tiongkok ini memperkenalkan kabel USB-C 6A dengan fitur reverse charging atau pengisian daya terbalik. Meski ukurannya pendek dan tampil sederhana, aksesori ini justru menyimpan kemampuan yang tidak bisa dianggap remeh.
Kabel terbaru ini resmi diperkenalkan oleh Xiaomi di pasar Tiongkok. Sekilas, produk ini tampak seperti kabel biasa. Namun, jika ditelusuri lebih jauh, kabel ini mendukung pengisian cepat hingga 120W dengan arus 6A. Artinya, pengguna tetap bisa menikmati pengisian daya super cepat meski menggunakan kabel berukuran mini.
Secara desain, kabel USB-C 6A ini memiliki panjang sekitar 16 cm atau 6,29 inci. Ukuran yang sangat ringkas tersebut memang sengaja dirancang untuk kebutuhan pengisian daya terbalik. Dengan panjang yang pendek, kabel ini tidak mudah kusut dan lebih praktis dibawa ke mana saja. Bahkan, kabel ini bisa dengan mudah diselipkan ke dalam saku celana, tas kecil, atau pouch gadget.
Fitur reverse charging menjadi nilai jual utama. Fitur ini memungkinkan satu smartphone menyalurkan daya ke perangkat lain. Misalnya, ketika ponsel teman kehabisan baterai, pengguna cukup menghubungkan kedua perangkat menggunakan kabel ini. Dalam situasi darurat, kabel ini juga bisa digunakan untuk mengisi daya earbud nirkabel, smartwatch, hingga power bank. Karena itu, kehadirannya terasa relevan bagi pengguna yang aktif dan sering beraktivitas di luar ruangan.
Selain itu, Xiaomi membekali kabel ini dengan konstruksi yang diklaim tahan lama. Bagian luarnya menggunakan material anyaman yang kuat sehingga lebih tahan terhadap tarikan maupun tekukan. Sementara itu, inti bagian dalamnya dirancang dengan material berkualitas agar tidak mudah rusak meski digunakan setiap hari. Dengan demikian, pengguna tidak perlu khawatir kabel cepat putus atau rusak di bagian sambungan.
Di balik bodinya yang mungil, kabel ini juga sudah dilengkapi chip pintar. Chip tersebut berfungsi untuk mendeteksi perangkat yang terhubung dan secara otomatis menyesuaikan penyaluran daya. Berkat teknologi ini, proses negosiasi daya berlangsung lebih aman dan efisien. Jadi, risiko overcharge atau ketidaksesuaian arus bisa diminimalkan.