Indonesia Peringkat 2 Asia Pasifik Pengguna Nano Banana Google

Indonesia Peringkat 2 Asia Pasifik Pengguna Nano Banana Google
Sumber :
  • Istimewa

Samsung Galaxy S26 vs Vivo X300: Mana Flagship Terbaik 2026?
  • Indonesia menempati urutan kedua di Asia Pasifik sebagai pengguna terbanyak fitur AI Nano Banana dari Google.
  • Aktivitas pembuatan gambar berbasis AI di tanah air mencapai angka fantastis, yakni 18 juta gambar per hari.
  • Google terus memperkuat ekosistem Gemini dengan fitur baru seperti Lyria 3 untuk musik dan Deep Research.

Waspada Penipuan Digital Ramadan, Komdigi Berantas Fake BTS

Indonesia kini mengukuhkan posisinya sebagai pemain utama dalam adopsi teknologi kecerdasan buatan melalui fitur Nano Banana. Berdasarkan data terbaru, Indonesia menempati peringkat kedua sebagai pengguna tertinggi fitur AI generatif pembuat gambar tersebut di wilayah Asia Pasifik. Penggunaan masif ini mencerminkan tingginya minat masyarakat lokal terhadap kreativitas berbasis teknologi digital.

Lonjakan Penggunaan Nano Banana di Pasar Indonesia

Samsung Galaxy S26 Plus vs iPhone 17 Pro: Mana Lebih Layak?

Communication Manager Google Indonesia, Feliciana Wienathan, mengungkapkan bahwa tren penggunaan AI Gemini di Indonesia menunjukkan pertumbuhan luar biasa. Berdasarkan data kuartal keempat tahun lalu, tercatat fitur Nano Banana mampu memproses pembuatan 18 juta gambar hanya dalam satu hari.

Feliciana menyampaikan hal ini dalam acara "Google Gebrakan Ramadan 2026" pada Jumat (27/2/2026). Ia menegaskan bahwa tingginya angka tersebut membuktikan besarnya antusiasme masyarakat Indonesia terhadap konversi teks menjadi visual.

Google sendiri berkomitmen untuk mengembangkan Gemini agar menjadi asisten AI yang lebih personal dan proaktif. Hal ini bertujuan untuk mendukung setiap pengguna dalam mengeksplorasi ide, minat, dan inspirasi mereka secara lebih mendalam melalui bantuan teknologi mutakhir.

Inovasi Musik Melalui Fitur Lyria 3

Selain kesuksesan Nano Banana, Google juga terus memperkenalkan kecanggihan lain seperti fitur Deep Research dan Lyria 3. Lyria 3 merupakan terobosan baru dalam ekosistem Gemini yang memungkinkan pengguna menciptakan karya musik secara instan.

Teknologi ini mampu menghasilkan instrumen, vokal, hingga genre musik tertentu hanya melalui perintah teks atau gambar. Dengan durasi sekitar 30 detik, pengguna kini memiliki ruang kreatif yang lebih luas untuk bereksperimen di dunia audio.

Komitmen Keamanan Data dan Tantangan Kreativitas

Seiring meningkatnya penggunaan AI, aspek keamanan dan privasi data tetap menjadi prioritas utama. Google menerapkan prinsip safety by default dan private by design pada seluruh produknya, termasuk fitur Nano Banana.

Halaman Selanjutnya
img_title