Perbandingan Lenovo Legion Tab Gen 3 vs Lenovo Idea Tab Plus: Gaming atau Produktivitas?

Legion Tab Gen 3 vs Idea Tab
Sumber :
  • ilustrasi

Pasar tablet kembali ramai dengan hadirnya dua lini andalan dari Lenovo. Di satu sisi ada Lenovo Legion Tab Gen 3 yang dirancang khusus untuk gaming. Sementara itu, di sisi lain hadir Lenovo Idea Tab Plus 8GB/256GB dan Lenovo Idea Tab - College Tablet yang lebih menyasar pengguna umum seperti pelajar, mahasiswa, hingga pekerja kantoran.

Lenovo Legion Tab Gen 5 Rilis: Spek Gahar Snapdragon 8 Elite

Lantas, apa saja perbedaan utama dari kedua seri ini? Dan lebih penting lagi, mana yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda? Berikut ulasan lengkapnya.

Performa dan Hardware Jadi Pembeda Utama

Lenovo Legion Tab Gen 5 Resmi Meluncur, Tablet Gaming 3K 165Hz Bertenaga Snapdragon

Pertama-tama, mari bicara soal dapur pacu. Legion Tab Gen 3 tampil percaya diri dengan chipset kelas atas Snapdragon 8 Gen 3. Prosesor ini dikenal kencang dan stabil, terutama saat menjalankan game berat atau aplikasi multitasking. Didukung RAM 12 GB, performanya jelas dirancang untuk pengguna yang menuntut kecepatan tinggi.

Sebaliknya, Idea Tab Plus mengandalkan prosesor MediaTek Dimensity 6300 atau varian MediaTek lainnya, tergantung model. Memang tidak segarang Snapdragon seri flagship, tetapi untuk kebutuhan sehari-hari seperti browsing, streaming, mengetik dokumen, hingga meeting online, performanya sudah lebih dari cukup.

MWC 2026: Laptop Modular Lenovo dan HP Lipat Honor Mengguncang

Untuk penyimpanan, Legion Tab menawarkan kapasitas 256 GB yang masih bisa diperluas dengan microSD. Sementara itu, Idea Tab hadir dengan pilihan 128 GB hingga 256 GB yang juga mendukung ekspansi memori. Jadi, dari sisi ruang penyimpanan, keduanya masih sama-sama fleksibel.

Namun demikian, ada satu perbedaan menarik. Idea Tab sudah menjalankan Android 15 yang lebih baru, sedangkan Legion Tab masih menggunakan Android 13. Artinya, dari sisi pembaruan sistem dan fitur terbaru, Idea Tab sedikit lebih unggul.

Layar dan Pengalaman Visual

Beralih ke sektor layar, perbedaan karakter semakin terlihat jelas. Legion Tab Gen 3 mengusung layar sekitar 8,8 inci dengan resolusi 2.5K dan refresh rate tinggi hingga 165 Hz. Refresh rate yang tinggi ini membuat animasi terasa sangat mulus. Bagi gamer, pengalaman visual seperti ini jelas memberi keuntungan, terutama pada game kompetitif.

Panel yang digunakan juga sudah mendukung HDR10 dan Dolby Vision, sehingga kualitas warna lebih hidup dan kontras lebih tajam. Meski begitu, ukuran layarnya yang lebih kecil mungkin terasa kurang lega untuk membaca atau bekerja dalam waktu lama.

Di sisi lain, Idea Tab hadir dengan layar lebih besar, sekitar 11 inci. Resolusinya tetap 2.5K, tetapi refresh rate-nya berada di angka 90 Hz. Memang tidak setinggi Legion Tab, namun untuk menonton film, belajar, atau mengerjakan tugas, layar ini terasa lebih nyaman karena dimensinya yang luas.

Kamera dan Audio

Walau bukan sektor utama pada tablet, kamera tetap menjadi pertimbangan. Legion Tab dibekali kamera belakang 13 MP plus tambahan makro serta kamera depan 8 MP. Untuk video call atau memotret dokumen, hasilnya cukup tajam. Ditambah lagi, speaker stereo dengan Dolby Atmos membuat pengalaman audio terasa lebih imersif.

Sementara itu, Idea Tab membawa kamera belakang 8 MP dan kamera depan 5 MP. Kualitasnya standar, tetapi sudah memadai untuk kebutuhan meeting online atau kelas virtual. Audio yang ditawarkan juga stereo, meski tidak sekuat Legion Tab.

Baterai dan Pengisian Daya

Dalam hal daya tahan, Idea Tab sedikit lebih unggul di atas kertas dengan kapasitas baterai sekitar 7040 mAh. Angka ini membuatnya mampu bertahan lama untuk aktivitas belajar atau bekerja seharian.

Legion Tab sendiri membawa baterai sekitar 6550 mAh, tetapi didukung fast charging 45W. Jadi, meskipun kapasitasnya lebih kecil, proses pengisian dayanya jauh lebih cepat. Selain itu, efisiensi chipset flagship juga membantu menjaga konsumsi daya tetap stabil saat digunakan.

Konektivitas dan Fitur Tambahan

Menariknya, Idea Tab memiliki varian yang mendukung SIM card dan jaringan 5G. Fitur ini tentu menjadi nilai tambah bagi pengguna yang sering bekerja di luar ruangan dan membutuhkan koneksi internet tanpa bergantung pada WiFi.

Selain itu, Idea Tab masih menyediakan jack audio 3.5 mm, sehingga pengguna bisa langsung memakai headset kabel. Sebaliknya, Legion Tab tidak memiliki jack audio, sehingga pengguna harus mengandalkan perangkat Bluetooth.

Di sektor konektivitas nirkabel, Legion Tab lebih unggul karena sudah mendukung WiFi 6 atau bahkan WiFi 7 serta Bluetooth versi terbaru. Ini membuat koneksi lebih cepat dan stabil, terutama saat bermain game online.

Kelebihan dan Kekurangan

Jika dirangkum, Legion Tab Gen 3 unggul dalam performa CPU dan GPU, refresh rate tinggi, serta kualitas audio yang lebih baik. Tablet ini ringkas dan responsif, sangat cocok untuk gaming maupun editing ringan. Namun, ukurannya yang lebih kecil dan absennya jack audio bisa menjadi pertimbangan.

Sebaliknya, Idea Tab lebih nyaman untuk produktivitas berkat layar besar, sistem operasi terbaru, serta dukungan 5G pada model tertentu. Tablet ini sangat pas untuk kuliah, bekerja, dan hiburan ringan. Hanya saja, performanya kurang optimal untuk game berat dengan grafis tinggi.

Rekomendasi Pemilihan

Jika Anda gemar bermain game berat, membutuhkan performa maksimal, serta menginginkan tablet yang responsif, maka Legion Tab adalah pilihan yang tepat.

Namun, apabila kebutuhan Anda lebih ke arah belajar, bekerja, menonton film, atau mobilitas tinggi dengan dukungan 5G, Idea Tab akan terasa lebih relevan.

Secara keseluruhan, Legion Tab lebih unggul dalam performa gaming dan portabilitas, sedangkan Idea Tab lebih kuat di sisi produktivitas dan fitur tambahan. Dengan kata lain, pilihan terbaik sangat bergantung pada kebutuhan utama Anda.

Apakah Anda seorang gamer yang haus performa, atau pengguna yang mengutamakan kenyamanan layar besar dan konektivitas fleksibel? Jawabannya ada pada gaya penggunaan masing-masing.