Perbandingan Vivo X300 vs Vivo X300 FE: Spesifikasi, Kamera, dan Harga Terbaru

Vivo X300 vs Vivo X300 FE
Sumber :
  • ilustrasi

Persaingan smartphone flagship semakin menarik. Kali ini, dua model dari lini yang sama hadir dengan pendekatan berbeda, yakni Vivo X300 5G dan Vivo X300 FE. Keduanya sama-sama membawa DNA seri X300 yang dikenal premium, namun punya segmentasi pengguna yang tidak persis sama.

Bocoran iQOO 16: Tetap Pakai Layar 2K di Tengah Tren 1.5K

Sekilas, keduanya memang terlihat mirip. Akan tetapi, jika diperhatikan lebih dalam, ada sejumlah perbedaan penting yang membuat masing-masing perangkat punya daya tarik tersendiri. Lalu, mana yang lebih layak dipilih? Berikut ulasan lengkapnya.

Ringkasan Spesifikasi Utama

Vivo X300 Ultra: HP Rasa Kamera Pro dengan Fitur 4K Log

Vivo X300 lebih dulu meluncur pada Desember 2025, sementara X300 FE hadir menyusul pada Maret 2026 sebagai versi yang lebih segar dan terjangkau.

Untuk memori, Vivo X300 menawarkan pilihan RAM 12 GB hingga 16 GB dengan penyimpanan 256 GB sampai 512 GB. Sebaliknya, Vivo X300 FE hadir lebih sederhana dengan konfigurasi 12 GB RAM dan 256 GB penyimpanan.

Perbandingan Lenovo Legion Tab Gen 3 vs Lenovo Idea Tab Plus: Gaming atau Produktivitas?

Di sektor layar, keduanya mengusung panel AMOLED 6,31 inci dengan refresh rate 120 Hz. Meski begitu, X300 memiliki tingkat kerapatan piksel sekitar 484 ppi, sedikit lebih tinggi dibandingkan FE yang berada di kisaran 460 ppi.

Beralih ke baterai, X300 membawa kapasitas sekitar 6.040 mAh. Sementara itu, X300 FE justru unggul dengan baterai sekitar 7.000 mAh. Untuk kamera belakang, X300 mengandalkan konfigurasi 200 MP + 50 MP + 50 MP. Di sisi lain, X300 FE menggunakan 50 MP + 50 MP + 32 MP. Kamera depan keduanya sama-sama 50 MP.

Dalam hal pengisian daya, X300 mendukung fast charging 90W plus wireless charging 40W. Sedangkan X300 FE mendukung 90W wired charging tanpa fitur pengisian nirkabel.

Dari gambaran ini saja, sudah terlihat bahwa X300 condong ke arah flagship murni, sementara FE lebih fokus pada keseimbangan fitur dan harga.

Performa dan Kapasitas Memori

Jika berbicara soal performa, Vivo X300 memang lebih fleksibel. Dengan opsi RAM hingga 16 GB dan penyimpanan mencapai 512 GB, ponsel ini cocok bagi pengguna yang gemar multitasking berat, editing video, hingga bermain game dengan grafis tinggi.

Selain itu, X300 sudah menggunakan teknologi penyimpanan UFS 4.1 yang menawarkan kecepatan baca tulis lebih tinggi. Dampaknya terasa saat membuka aplikasi besar, memindahkan file, maupun memproses data berukuran besar.

Sebaliknya, Vivo X300 FE hadir dengan konfigurasi tunggal 12 GB RAM dan 256 GB penyimpanan. Meski tidak sebesar saudaranya, kapasitas ini sebenarnya sudah sangat cukup untuk penggunaan sehari-hari. Media sosial, streaming, hingga game populer masih bisa berjalan lancar tanpa hambatan berarti.

Artinya, jika Anda membutuhkan performa maksimal dan ruang penyimpanan lega, X300 lebih unggul. Namun, untuk kebutuhan normal hingga menengah, X300 FE tetap responsif dan bisa diandalkan.

Kamera Jadi Pembeda Utama

Perbedaan paling mencolok antara keduanya terletak pada sektor kamera. Vivo X300 membawa kamera utama 200 MP yang mampu menangkap detail sangat tajam. Selain itu, kombinasi dua kamera 50 MP tambahan membuat fleksibilitas fotografi semakin luas, termasuk untuk foto ultra-wide maupun telephoto.

Hasilnya, foto yang dihasilkan X300 terlihat lebih kaya detail, terutama saat diperbesar atau digunakan dalam kondisi minim cahaya. Untuk kebutuhan fotografi profesional, konten kreator, atau pengguna yang gemar mengeksplorasi zoom tinggi, perangkat ini jelas lebih menjanjikan.

Sementara itu, Vivo X300 FE mengandalkan konfigurasi 50 MP + 50 MP + 32 MP. Secara kualitas, hasil fotonya tetap bagus, khususnya di kondisi cahaya cukup. Warna terlihat natural dan tajam untuk kebutuhan media sosial. Namun, ketika dibandingkan langsung, detail dan kemampuan zoom X300 masih berada satu tingkat di atas FE.

Dengan demikian, bagi Anda yang menjadikan kamera sebagai prioritas utama, X300 adalah pilihan yang lebih tepat.

Baterai dan Pengisian Daya

Menariknya, meski berstatus versi lebih terjangkau, X300 FE justru unggul dalam kapasitas baterai. Dengan daya sekitar 7.000 mAh, ponsel ini berpotensi bertahan lebih lama dalam penggunaan harian. Untuk aktivitas seperti browsing, menonton video, hingga bermain game ringan, daya tahannya bisa lebih dari satu hari.

Sebaliknya, Vivo X300 dengan baterai 6.040 mAh sebenarnya juga masih sangat mumpuni untuk penggunaan seharian penuh. Hanya saja, kapasitasnya memang sedikit di bawah FE.

Namun demikian, X300 punya keunggulan pada fitur wireless charging 40W. Fitur ini memberikan fleksibilitas lebih bagi pengguna yang ingin mengisi daya tanpa kabel. Jadi, FE unggul dalam ketahanan, sedangkan X300 lebih lengkap dari sisi teknologi pengisian.

Layar dan Desain

Di bagian layar, keduanya sama-sama mengusung panel AMOLED 120 Hz yang halus dan nyaman dipandang. Pergerakan animasi terasa mulus, baik saat scrolling media sosial maupun bermain game.

Perbedaan kecil terletak pada tingkat kerapatan piksel. X300 memiliki tampilan yang sedikit lebih tajam berkat ppi yang lebih tinggi. Walaupun selisihnya tidak terlalu signifikan, pengguna yang sensitif terhadap detail mungkin bisa merasakannya.

Sementara itu, X300 FE memiliki rasio layar ke bodi sedikit lebih tinggi, sehingga tampilannya terasa lebih modern dan lega. Dari sisi desain, keduanya tetap membawa kesan premium khas seri X.

Mana yang Lebih Cocok untuk Anda?

Jika Anda menginginkan performa kelas atas, kamera superior, serta fitur lengkap termasuk wireless charging, maka Vivo X300 adalah pilihan paling ideal. Smartphone ini cocok bagi pengguna yang ingin pengalaman flagship tanpa kompromi.

Namun, apabila Anda lebih mengutamakan daya tahan baterai panjang, harga yang lebih ramah, serta performa yang tetap kencang untuk kebutuhan sehari-hari, maka Vivo X300 FE menjadi opsi yang sangat rasional.

Dengan harga Vivo X300 yang berada di kisaran Rp 13.917.000, perangkat ini jelas menyasar segmen premium. Sementara itu, X300 FE hadir sebagai alternatif lebih terjangkau dengan fitur inti yang tetap solid.

Pada akhirnya, pilihan kembali pada kebutuhan dan gaya penggunaan Anda. Keduanya sama-sama menarik, hanya fokusnya saja yang berbeda.