FBI Tutup LeakBase, Ratusan Ribu Data Hacker Disita
- Istimewa
- Operasi internasional melibatkan 14 negara untuk melumpuhkan platform LeakBase.
- FBI menyita data 142.000 anggota dan 215.000 pesan internal forum tersebut.
- Tindakan hukum dilakukan terhadap 37 pengguna paling aktif di seluruh dunia.
Aparat penegak hukum internasional yang dipimpin oleh FBI dan Europol resmi melakukan aksi FBI Tutup LeakBase. Langkah ini melumpuhkan salah satu forum kejahatan siber terbesar di dunia pada awal Maret 2026. Penutupan ini bertujuan memutus rantai perdagangan data curian yang telah beroperasi secara masif sejak tahun 2021.
Detail Operasi dan Penyitaan Data LeakBase
Assistant Director Divisi Siber FBI, Brett Leatherman, mengonfirmasi penyitaan menyeluruh terhadap aset digital platform tersebut. Petugas berhasil mengamankan log alamat IP, detail kredit, serta pesan pribadi para pengguna. Langkah FBI Tutup LeakBase ini menjadi peringatan keras bagi pelaku peretasan global.
Data menunjukkan bahwa LeakBase menyimpan ratusan juta kredensial akun dan informasi perbankan sensitif. Forum ini menjadi pusat transaksi nomor kartu kredit serta alat peretasan canggih. Selain itu, basis data hasil peretasan diperbarui secara berkala oleh para anggotanya.
Operasi serentak selama dua hari tersebut melibatkan koordinasi ketat dari 14 negara berbeda. Penegak hukum menyinkronkan tindakan mereka untuk memastikan pengelola forum tidak bisa melarikan diri. Saat ini, domain situs telah beralih ke kendali pemerintah Amerika Serikat.
Dampak Penangkapan dan Identifikasi Tersangka
Investigasi mendalam ini menghasilkan 13 penangkapan resmi serta penggeledahan terhadap 33 tersangka utama. Europol mencatat setidaknya ada 100 tindakan penegakan hukum yang tersebar di berbagai belahan dunia. Polisi juga berhasil mengamankan seluruh basis data forum untuk kepentingan pembuktian.
Pihak berwenang memberikan perhatian khusus kepada 37 pengguna yang teridentifikasi paling aktif di platform tersebut. Langkah ini dilakukan guna memutus distribusi data curian yang sering menyasar aset kripto. Hal ini menunjukkan komitmen global dalam memerangi ekosistem kriminal di ruang digital.
Implikasi Terhadap Keamanan Siber Global
Assistant Attorney General DOJ, A. Tysen Duva, menegaskan bahwa tindakan ini mengganggu platform utama kriminal siber. Para pelaku biasanya menggunakan situs ini untuk mencari keuntungan dari data pribadi yang sensitif. Aksi FBI Tutup LeakBase ini mengikuti jejak jatuhnya Raidforums pada tahun 2022 silam.