Kenapa di iPhone Tanggal 5–14 Oktober 1582 'Hilang'? Ini Penjelasannya!

Kenapa di iPhone Tanggal 5–14 Oktober 1582 'Hilang'? Ini Penjelasannya!
Sumber :
  • IFLScience

Gadget – Jika Anda sedang iseng membuka aplikasi Kalender di iPhone dan menggulir jauh ke masa lalu tepatnya ke Oktober 1582 Anda mungkin akan terkejut. Tanggal 4 Oktober 1582 langsung diikuti oleh 15 Oktober 1582. Tidak ada tanggal 5, 6, 7... hingga 14.

Mengapa Rusia Tidak Rayakan Natal 25 Desember? Fakta Mengejutkan!

Jangan panik. Ini bukan bug sistem, bukan kesalahan Apple, dan apalagi bukan lelucon developer. Faktanya, 10 hari tersebut benar-benar tidak pernah terjadi dalam sejarah resmi dunia Barat.

Lalu, apa yang sebenarnya terjadi? Jawabannya terletak pada salah satu reformasi waktu paling radikal dalam sejarah manusia: transisi dari Kalender Julian ke Kalender Gregorian.

Bongkar Samsung Galaxy S26 Ultra: Pakai Pendingin Canggih Ala PC!

Asal-Usul Kalender Julian: Warisan Julius Caesar

Semua berawal pada tahun 45 SM, ketika Julius Caesar memperkenalkan Kalender Julian sebagai pengganti sistem penanggalan Romawi kuno yang kacau. Kalender ini dirancang oleh astronom Mesir Sosigenes dari Alexandria dan menjadi sangat canggih untuk zamannya.

Red Magic Cooler 8 Air Rilis: Dingin Ekstrem -20°C & Ringan!

Kalender Julian menetapkan:

  • Satu tahun = 365 hari
  • Setiap 4 tahun, ditambahkan 1 hari kabisat di bulan Februari
  • Rata-rata panjang tahun = 365,25 hari

Namun, ada masalah kecil tapi krusial: satu tahun tropis (waktu Bumi mengelilingi Matahari) sebenarnya hanya 365,2422 hari lebih pendek 11 menit 14 detik dari perhitungan Julian.

Selisih ini tampak sepele, tapi terakumulasi sekitar 1 hari setiap 128 tahun. Dalam 16 abad, selisih itu mencapai sekitar 10 hari.

Masalah Besar bagi Gereja Katolik: Paskah Jadi Salah Waktu

Bagi masyarakat umum, pergeseran 10 hari mungkin tak terasa. Tapi bagi Gereja Katolik, ini adalah krisis teologis.
Sejak Konsili Nicea tahun 325 M, Gereja menetapkan bahwa Paskah harus dirayakan pada Minggu pertama setelah bulan purnama pertama setelah ekuinoks musim semi (21 Maret).

Namun, karena akumulasi kesalahan kalender, pada abad ke-16, ekuinoks musim semi jatuh pada 11 Maret bukan 21 Maret. Akibatnya, tanggal Paskah semakin menjauh dari waktu yang ditetapkan secara liturgis.

  • Gereja menyadari: jika dibiarkan, dalam beberapa abad lagi, Paskah bisa dirayakan di musim dingin!
  • Solusi Radikal: Hapus 10 Hari Sekaligus

Pada tahun 1582, Paus Gregorius XIII mengambil langkah berani. Ia memperkenalkan Kalender Gregorian revisi permanen terhadap sistem penanggalan.

Perubahan utamanya:

  • Tetap 365 hari per tahun, dengan kabisat tiap 4 tahun
  • Tapi: tahun yang habis dibagi 100 tidak kabisat, kecuali juga habis dibagi 400
    → Contoh: 1900 bukan kabisat, tapi 2000 adalah kabisat

Untuk menyelaraskan kalender dengan musim, 10 hari harus dihapus agar ekuinoks kembali ke 21 Maret.

Dan Oktober 1582 dipilih sebagai bulan koreksi karena:

  • Tidak ada hari raya besar Kristen di pertengahan Oktober
  • Setelah Hari Raya Santo Fransiskus dari Assisi (4 Oktober), tidak ada konflik liturgis

Maka, setelah Kamis, 4 Oktober 1582, hari berikutnya adalah Jumat, 15 Oktober 1582.

Ya 10 hari itu benar-benar "hilang" dari sejarah resmi.

Tidak Semua Negara Langsung Mengikuti

Yang menarik, tidak semua negara langsung beralih ke Kalender Gregorian. Banyak yang menolak karena alasan politik atau agama.

  • Protestan & Ortodoks: menolak awalnya karena dianggap “perintah Paus”
  • Inggris baru beralih pada 1752 dan saat itu, 11 hari dihapus (karena selisih sudah bertambah)
  • Rusia tetap pakai Julian hingga Revolusi 1918
  • Alaska (1867): saat dialihkan dari Rusia ke AS, wilayah ini melompat dari Jumat, 6 Oktober (Julian) ke Jumat, 18 Oktober (Gregorian) artinya, 12 hari "hilang" dalam satu malam!

Inilah mengapa revolusi Bolshevik disebut "Revolusi Oktober" meski menurut kalender modern, ia terjadi pada November 1917.

Mengapa iPhone Menampilkan Ini?

Apple (dan sistem operasi modern lainnya seperti iOS, macOS, Windows, Android) menggunakan standar kalender Gregorian universal yang mencakup koreksi historis. Artinya, sistem mereka secara akurat mereproduksi lompatan 10 hari di Oktober 1582.

Jadi, jika Anda melihat kalender iPhone dan tanggalnya "lompat", itu bukan kesalahan itu dokumentasi sejarah yang akurat.

Fakta Unik: Apa yang Terjadi pada Orang yang Lahir di Tanggal "Hilang"?

Secara teknis, tidak ada orang yang lahir pada 5–14 Oktober 1582 di wilayah yang menerapkan reformasi ini. Namun, di negara yang belum beralih (seperti Rusia), tanggal tersebut tetap ada tapi tidak sinkron dengan Eropa.

Bayangkan dua saudara kembar lahir di Roma dan Moskow pada "10 Oktober 1582". Di Roma, tanggal itu tidak eksis. Di Moskow, itu hari biasa. Mereka merayakan ulang tahun pada "tanggal yang sama", tapi berbeda 10 hari dalam realitas global.

Kesimpulan: Sejarah yang Tersembunyi di Balik Kalender Digital

Fitur sederhana di iPhone ternyata menyimpan jejak sejarah peradaban saat agama, astronomi, dan politik bersatu untuk mengatur waktu umat manusia.

Jadi, lain kali Anda membuka Kalender dan melihat "lompatan aneh" di 1582, ingatlah:

Anda sedang menyaksikan momen langka ketika dunia sepakat untuk "menghapus" 10 hari demi menyelaraskan waktu dengan alam semesta.

Bukan bug. Bukan glitch. Tapi sejarah yang hidup di ujung jari Anda.

Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Anime, Game, Tech dan Berita lainnya setiap hari melalui social media Gadget VIVA. Ikuti kami di :
Instagram@gadgetvivacoid
FacebookGadget VIVA.co.id
X (Twitter)@gadgetvivacoid
Whatsapp ChannelGadget VIVA
Google NewsGadget