Strategi Vivo V70 Series: Bawa Fitur Flagship ke Kelas Menengah

Strategi Vivo V70 Series: Bawa Fitur Flagship ke Kelas Menengah
Sumber :
  • Istimewa

7 Konsol Game Retro Terbaik 2026 Saingi Konsol Modern
  • Vivo mengusung konsep 'flagship-feel' pada Vivo V70 Series untuk menyasar segmen harga Rp7 juta ke atas.
  • Perangkat terbaru ini mengadopsi fitur premium dari X Series seperti lensa telephoto zoom dan teknologi AI Stage Mode.
  • Persaingan pasar kelas menengah semakin sengit melawan dominasi Xiaomi, Oppo, Samsung, hingga Poco.

Game Viral Your AI Slop Bores Me: Saat Manusia Meniru AI

Produsen teknologi asal China, Vivo, resmi memperkuat posisi di pasar Indonesia melalui peluncuran Vivo V70 Series. Perusahaan mengandalkan strategi khusus bertajuk ‘flagship-feel’ untuk memenangkan persaingan di segmen smartphone mid-range yang kian agresif. Langkah ini diambil guna mempertahankan pangsa pasar pada rentang harga strategis, terutama untuk kategori Rp7 juta ke atas.

Inovasi Premium pada Vivo V70 Series

7 Smartphone Baterai Besar Maret 2026: Tembus 10.000 mAh!

Vivo secara berani menurunkan teknologi kelas atas mereka ke lini menengah. Product Manager vivo Indonesia, Fendy Tanjaya, menjelaskan bahwa persaingan ponsel di harga Rp6 juta ke atas kini memasuki fase yang sangat berat. Oleh karena itu, diferensiasi produk menjadi kunci utama agar tetap relevan di mata konsumen.

Perusahaan menyematkan fitur kamera canggih berupa telephoto zoom dan AI Stage Mode pada Vivo V70 Series. Sebelumnya, teknologi mutakhir tersebut hanya tersedia secara eksklusif pada lini premium mereka, yakni Vivo X Series. Selain sektor kamera, Vivo juga memperbarui aspek keamanan dengan sensor sidik jari ultrasonik yang lebih responsif.

Desain Mewah dan Target Pasar Profesional

Selain fitur internal, sisi eksterior Vivo V70 Series juga mengalami peningkatan signifikan. Fendy menekankan penggunaan material metal yang memberikan kesan mewah layaknya ponsel harga belasan juta rupiah. Desain elegan ini bertujuan menarik minat kaum profesional atau pekerja kerah putih sebagai target pasar utama.

Vivo membidik manajer hingga supervisor yang membutuhkan perangkat penunjang produktivitas tinggi. Melalui sistem operasi OriginOS, pengguna bisa memanfaatkan fitur Drag & Go serta Vivo Office Kit. Sementara itu, varian Vivo V70 FE hadir untuk menjangkau kreator konten muda yang aktif di media sosial.

Peta Persaingan dan Posisi Vivo di Indonesia

Pasar smartphone Indonesia saat ini sedang dipadati oleh berbagai model tangguh dari kompetitor. Xiaomi hadir dengan Redmi Note 15 Pro+ yang membawa kamera 200 MP, sementara OPPO mengandalkan seri Reno 15. Di sisi lain, Poco F7 tetap konsisten mengancam sebagai "flagship killer" dengan chipset performa tinggi.

Berdasarkan data riset Canalys kuartal I/2025, Vivo masih berada di posisi kelima dengan pangsa pasar 15,7 persen. Angka ini menempatkan Vivo di bawah Xiaomi, Transsion, Oppo, dan Samsung. Dengan peluncuran Vivo V70 Series, Vivo optimistis mampu memperbaiki peringkat dan memenuhi ekspektasi kelas menengah yang mendambakan pengalaman premium dengan budget kompetitif.