Vivo Patenkan Ponsel Rollable yang Memanjang ke Atas, Bukan ke Samping!
- Gizchina
Gadget – Di tengah persaingan ketat produsen ponsel dalam mengeksplorasi bentuk layar masa depan, Vivo tiba-tiba mengambil arah yang sama sekali berbeda. Alih-alih mengikuti tren rollable phone yang melebar ke samping seperti yang dikembangkan oleh LG, Oppo, atau Huawei, perusahaan asal Tiongkok ini justru mengajukan paten untuk ponsel rollable yang memanjang ke atas.
Ya, Anda tidak salah baca: layarnya tidak melebar tapi bertambah tinggi saat ditarik keluar.
Konsep ini terdengar aneh di permukaan, tapi justru mungkin lebih masuk akal daripada yang Anda kira. Artikel ini mengupas tuntas desain revolusioner tersebut, alasan di balik pendekatan vertikal, potensi penggunaannya sehari-hari, serta realistisnya kemungkinan ponsel ini benar-benar diproduksi.
Apa Itu Ponsel Rollable Vertikal Vivo?
Berdasarkan dokumen paten yang baru-baru ini ditemukan, Vivo merancang smartphone dengan mekanisme gulung internal vertikal. Dalam kondisi tertutup, ponsel ini terlihat seperti perangkat biasa ringkas dan mudah digenggam. Namun, saat pengguna menarik bagian atas layar, modul layar tambahan tergulung keluar dari dalam bodi, membuat ponsel menjadi jauh lebih tinggi, bukan lebih lebar.
Ilustrasi paten menunjukkan:
- Bentuk awal: kompak, mirip ponsel standar
- Bentuk terbuka: tinggi meningkat signifikan (estimasi +40–60%)
- Tidak ada perubahan lebar fokus hanya pada penambahan ruang vertikal
Ini adalah pertama kalinya sebuah perusahaan secara eksplisit mengeksplorasi ekspansi vertikal dalam kategori rollable phone, yang selama ini didominasi oleh desain horizontal.
Mengapa Vertikal Justru Lebih Masuk Akal?
Industri smartphone selama ini terobsesi dengan rasio layar lebar karena dianggap ideal untuk menonton video, multitasking, atau gaming. Tapi mari kita jujur: bagaimana Anda benar-benar menggunakan ponsel setiap hari?
Sebagian besar aktivitas harian bersifat vertikal:
- Scroll media sosial (Instagram, TikTok, X)
- Baca artikel berita atau blog
- Balas chat panjang di WhatsApp atau Telegram
- Jelajahi daftar produk di e-commerce
- Nonton Reels atau Shorts dalam mode portrait
Semua aktivitas ini tidak butuh lebar tapi butuh ruang vertikal. Dengan layar yang lebih tinggi, pengguna bisa melihat lebih banyak konten sekaligus tanpa scroll berlebihan, mengurangi kelelahan mata dan meningkatkan efisiensi.
“Horizontal rollables memaksa pengguna masuk ke mode lanskap. Tapi ponsel itu pada dasarnya adalah perangkat portrait-native. Vivo justru memperkuat identitas alami itu,” Analis Teknologi, Mobile Form Factor Report 2025.
Selain itu, aplikasi modern dari Twitter hingga YouTube sudah lama mengoptimalkan antarmuka untuk layar panjang. Bahkan rasio layar 20:9 atau 21:9 kini jadi standar di flagship. Ponsel rollable vertikal Vivo menyempurnakan tren ini, bukan melawannya.
Keunggulan Potensial Desain Ini
1. Pengalaman Membaca Lebih Nyaman
Dengan tinggi layar tambahan, satu halaman artikel bisa muat hampir utuh mirip membaca di tablet, tapi tetap dalam genggaman ponsel.
2. Multitasking Vertikal
Bayangkan split-screen dengan chat di atas dan browser di bawah tanpa harus memperkecil jendela.
3. Navigasi Satu Tangan Tetap Terjaga
Karena lebar tidak berubah, ponsel tetap nyaman digunakan dengan satu tangan sesuatu yang sering hilang di ponsel lipat atau rollable horizontal.
4. Desain Lebih Simetris & Estetis
- Tanpa modul mekanis di sisi kiri/kanan, bodi bisa lebih simetris dan minim tonjolan.
- Tantangan Teknis yang Harus Dipecahkan
Meski menarik, konsep ini bukan tanpa risiko:
- Mekanisme gulung vertikal lebih kompleks karena gravitasi bisa memengaruhi kelancaran tarik-ulur.
- Keseimbangan ponsel saat terbuka bisa jadi tidak stabil (terlalu tinggi = mudah jatuh).
- Daya tahan layar fleksibel di area atas rentan terhadap tekanan berulang.
- Penempatan kamera depan jadi dilema: apakah tetap di atas, atau berpindah saat layar diperluas?
Vivo belum mengungkap solusi teknis untuk tantangan ini dan itu wajar, karena ini masih sekadar paten, bukan prototipe fungsional.
Apakah Ponsel Ini Akan Benar-Benar Dirilis?
Jawabannya: belum pasti.
Perlu diingat bahwa pengajuan paten ≠ rencana produksi. Banyak ide brilian di dunia teknologi hanya berakhir sebagai dokumen di kantor paten tidak pernah menyentuh rak toko.
Namun, fakta bahwa Vivo meluangkan waktu dan sumber daya untuk mendokumentasikan desain ini secara rinci menunjukkan bahwa tim R&D mereka serius mengevaluasi pendekatan alternatif terhadap form factor ponsel.
Jika dikombinasikan dengan roadmap Vivo yang agresif di bidang inovasi seperti peluncuran OriginOS 6 dan eksperimen dengan mixed reality bukan mustahil konsep ini bisa menjadi kenyataan pada 2026 atau 2027.
Konteks Lebih Luas: Masa Depan Form Factor Ponsel
Industri smartphone sedang dalam fase transisi pasca-era layar notch dan punch-hole. Produsen kini bereksperimen dengan:
- Foldable (lipat dalam/lipat luar)
- Rollable horizontal (Oppo X 2021, LG Rollable)
- Slideable modular (Motorola Razr+ secondary screen)
- Dan kini, rollable vertikal
Vivo jelas ingin tidak ikut arus. Dengan pendekatan vertikal, mereka menawarkan solusi yang berpusat pada perilaku pengguna nyata, bukan sekadar spektakuler teknis.
Kesimpulan: Lebih dari Sekadar Ide Aneh Ini Bisa Jadi Masa Depan
Ponsel rollable vertikal Vivo mungkin terdengar seperti eksperimen aneh di awal. Tapi semakin Anda memikirkannya, semakin masuk akal: kenapa memaksa ponsel jadi tablet, jika yang dibutuhkan hanyalah layar yang sedikit lebih panjang?
Jika Vivo berhasil mengatasi tantangan teknis dan membawa konsep ini ke pasar, mereka bisa menciptakan kategori baru ponsel yang benar-benar dirancang untuk cara manusia modern menggunakan teknologi: scroll, baca, dan jelajah semuanya dalam orientasi portrait.
Untuk sekarang, kita hanya bisa menunggu. Tapi satu hal pasti: masa depan ponsel tidak lagi datar ia bisa tumbuh, melipat, bergulung… bahkan menjulang tinggi.
| Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Anime, Game, Tech dan Berita lainnya setiap hari melalui social media Gadget VIVA. Ikuti kami di : | |
|---|---|
| @gadgetvivacoid | |
| Gadget VIVA.co.id | |
| X (Twitter) | @gadgetvivacoid |
| Whatsapp Channel | Gadget VIVA |
| Google News | Gadget |