Ancaman Siber Naik 132%, Kaspersky Perkuat Fokus di Asia Pasifik
- Istimewa
Beberapa tren ancaman spesifik yang patut diwaspadai meliputi:
1. Lonjakan 132% deteksi pencuri kata sandi (password stealer) di Asia Pasifik.
2. Peningkatan 32% dalam deteksi spyware di kawasan regional.
3. Kenaikan deteksi backdoor secara global sebesar 6% dibanding tahun 2024.
Adrian Hia, Managing Director Asia Pasifik di Kaspersky, menegaskan bahwa isu ini bukan lagi sekadar fungsi TI. Keamanan siber kini memengaruhi keberlangsungan bisnis dan keunggulan kompetitif di pasar global.
Proyeksi Keamanan dan Keberlangsungan Bisnis Masa Depan
Organisasi di seluruh wilayah APAC terus melakukan modernisasi infrastruktur dan ekspansi digital. Oleh karena itu, Kaspersky memperkuat komitmen untuk menghadirkan solusi yang cerdas, transparan, dan siap pakai.
Keamanan siber yang tangguh menjadi fondasi utama dalam menjaga kepercayaan pelanggan dan stabilitas operasional. Fokus pada solusi yang disesuaikan dengan pasar regional akan menjadi penentu keberhasilan transformasi digital di tahun-tahun mendatang.
Kaspersky memastikan bahwa setiap inovasi yang mereka luncurkan bertujuan untuk memitigasi risiko di tengah lanskap ancaman yang terus berevolusi. Keandalan sistem keamanan kini menjadi aset strategis yang tidak bisa ditawar lagi oleh perusahaan modern.